MODUL AJAR KELAS 4 BAB 5 : BERTUKAR DAN MEMBAYAR

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 MODUL AJAR

KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Sekolah                      :      SDN NO. 135/VI PULAU RAMAN

Nama Penyusun                   :      M. ABDUL HARIS, S.Pd

NIP                                        :      19790410 199909 1001

Mata pelajaran                     :      Bahasa Indonesia

Fase B, Kelas / Semester      :      IV (Empat)  / II (Genap)

  

 

 


RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM)  DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

BAB 5 : BERTUKAR DAN MEMBAYAR

 

A. IDENTITAS MODUL

Nama Sekolah                    : SDN NO. 135/VI PULAU RAMAN

Nama Penyusun                 : M. ABDUL HARIS, S.Pd

Mata Pelajaran                  : Bahasa Indonesia

Kelas / Fase / Semester      : IV / B / II (Genap)

Alokasi Waktu                   : 12 JP (6 kali pertemuan @2 JP)

Tahun Pelajaran                : 2026 / 2027

 

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

●     Pengetahuan Awal: Peserta didik telah menggunakan uang dalam kehidupan sehari-hari (jajan, membeli barang), memiliki pemahaman dasar tentang menabung (misalnya di celengan), dan pernah mendengar atau membaca cerita fabel.

●     Minat: Peserta didik tertarik pada cerita fabel, kegiatan kreatif seperti membuat celengan, dan topik yang berhubungan langsung dengan pengalaman mereka seperti uang saku dan menabung.

●     Latar Belakang: Peserta didik berasal dari latar belakang ekonomi yang beragam, dengan pengalaman dan kebiasaan yang berbeda terkait pengelolaan uang saku dan menabung.

●     Kebutuhan Belajar:

○     Visual: Peserta didik akan dibantu dengan infografik cara mencermati uang asli, ilustrasi dalam cerita fabel, dan contoh-contoh desain celengan.

○     Auditori: Pembelajaran didukung melalui kegiatan membaca nyaring cerita, diskusi kelompok tentang menabung, dan presentasi hasil karya.

○     Kinestetik: Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan praktik mencermati uang, bermain peran barter, dan proyek membuat celengan dari barang bekas.

 

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

●     Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai

○     Konseptual: Memahami konsep barter, evolusi uang, fungsi menabung, perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta struktur teks prosedur.

○     Prosedural: Merangkum isi cerita fabel, menuliskan nilai uang dengan angka dan huruf sesuai kaidah, menyusun langkah-langkah dalam teks prosedur, dan membuat celengan.

●     Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi sangat relevan karena membahas tentang uang dan menabung, yang merupakan keterampilan hidup mendasar. Cerita fabel tentang asal-usul uang membuat konsep ekonomi yang abstrak menjadi lebih mudah dipahami.

●     Tingkat Kesulitan: Sedang. Memahami konsep evolusi dari barter ke uang dan menulis teks prosedur yang runtut merupakan tantangan baru, namun disajikan melalui kegiatan yang menarik dan kontekstual.

●     Struktur Materi: Dimulai dengan konsep dasar pertukaran (barter) melalui cerita fabel, dilanjutkan dengan pengenalan uang modern, kaidah penulisannya, konsep menabung, penulisan teks prosedur, dan diakhiri dengan proyek kreatif yang aplikatif.

●     Integrasi Nilai dan Karakter: Menanamkan nilai hemat, disiplin, kesabaran, kreativitas, dan kemampuan untuk merencanakan masa depan (melalui menabung).

 

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

●     Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Menunjukkan sikap jujur dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang.

●     Kewargaan: Memahami sejarah dan fungsi uang Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dan simbol kedaulatan negara.

●     Penalaran Kritis: Menganalisis masalah dalam sistem barter, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memahami informasi dari infografik.

●     Kreativitas: Menghasilkan produk berupa celengan hias dari barang bekas dan menulis teks prosedur dengan bahasa sendiri.

●     Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk mendiskusikan cara menabung dan mencari informasi tentang prosedur menabung di bank.

●     Kemandirian: Mengambil inisiatif untuk menyisihkan uang saku dan membuat rencana menabung pribadi.

●     Kesehatan: Memahami bahwa kemampuan mengelola keuangan (tidak boros) dapat mengurangi kecemasan dan mendukung kesehatan mental.

●     Komunikasi: Menyampaikan pendapat secara santun saat berdiskusi tentang kelebihan dan kekurangan cara menabung.


 

DESAIN PEMBELAJARAN

 

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

·         Menyimak

Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.

·         Membaca dan Memirsa

Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan memahami ide pokok, ide pendukung, pesan, dan informasi dalam teks sastra dan nonsastra berbentuk cetak dan/atau elektronik.

·         Berbicara dan Mempresentasikan

Menyajikan pendapat dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang sesuai, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks; menanggapi diskusi sesuai tata cara; dan menceritakan kembali isi dan/atau informasi dari berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar.

·         Menulis

Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.

 

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

●     Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Keterkaitan dengan konsep kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi) dan sejarah perkembangan sistem pembayaran.

●     Matematika: Penerapan penulisan bilangan (nilai uang) dan perhitungan sederhana terkait tabungan.

●     Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Mendesain dan membuat karya fungsional (celengan) dari bahan bekas.

 

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

●     Pertemuan 1: Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang sistem barter dari teks fabel yang dibaca. (2 JP)

●     Pertemuan 2: Peserta didik mampu merangkum informasi dari teks narasi menggunakan kerangka ADiKSiMBa. (2 JP)

●     Pertemuan 3: Peserta didik mampu memahami informasi dari infografik dan menggunakan kaidah penulisan nilai uang dengan benar. (2 JP)

●     Pertemuan 4: Peserta didik mampu memahami manfaat menabung dan berdiskusi untuk membandingkan berbagai cara menabung. (2 JP)

●     Pertemuan 5: Peserta didik mampu memahami dan menulis teks prosedur sederhana berdasarkan informasi yang diperoleh. (2 JP)

●     Pertemuan 6: Peserta didik mampu membuat sebuah produk kreatif (celengan) dan mempresentasikannya di depan kelas. (2 JP)

 

 

D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

1.    Peserta didik dapat menjelaskan masalah yang muncul dalam sistem barter berdasarkan cerita "Ditukar dengan Apa?".

2.    Peserta didik dapat menulis rangkuman cerita minimal satu paragraf yang mencakup unsur-unsur ADiKSiMBa.

3.    Peserta didik dapat menuliskan minimal 5 nilai uang dalam bentuk angka dan huruf dengan benar.

4.    Peserta didik dapat menyebutkan minimal dua manfaat menabung serta kelebihan dan kekurangan menabung di celengan dan di bank.

5.    Peserta didik dapat menulis teks prosedur menabung di bank yang terdiri dari tujuan, persyaratan, dan langkah-langkah.

6.    Peserta didik dapat menghasilkan sebuah celengan dari barang bekas yang dihias secara kreatif.

 

E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Bijak Menggunakan Uang dan Merencanakan Masa Depan.

 

F. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

●     Model Pembelajaran: Storytelling, Project-Based Learning (Membuat Celengan), Inquiry-Based Learning.

●     Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)

○     Mindful Learning: Peserta didik diajak untuk merefleksikan kebiasaan jajan mereka dan membedakan antara keinginan sesaat dengan kebutuhan.

○     Meaningful Learning: Menghubungkan konsep menabung dengan impian atau tujuan pribadi peserta didik, sehingga kegiatan menabung menjadi lebih bermakna.

○     Joyful Learning: Pembelajaran dikemas melalui cerita fabel yang menarik, permainan peran, dan kegiatan berkreasi membuat celengan.

●     Metode Pembelajaran: Membaca nyaring, diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, penugasan, proyek.

●     Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

○     Diferensiasi Konten: Menyediakan berbagai sumber informasi tentang menabung (teks bacaan, infografik, diskusi).

○     Diferensiasi Proses: Peserta didik dapat memilih untuk merangkum cerita secara individu atau berpasangan. Saat proyek, mereka bebas memilih bahan dan teknik menghias celengan.

○     Diferensiasi Produk: Celengan yang dihasilkan akan beragam sesuai kreativitas. Teks prosedur dapat ditulis dengan tingkat kerincian yang berbeda sesuai kemampuan.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

●     Lingkungan Sekolah: Bekerja sama dengan koperasi sekolah (jika ada) sebagai contoh nyata tempat menabung.

●     Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Kemitraan dengan orang tua untuk mendukung praktik menabung di rumah dan membantu mencari bahan bekas untuk proyek celengan.

●     Mitra Digital: Mengakses situs OJK atau Bank Indonesia untuk melihat materi literasi keuangan untuk anak.

LINGKUNGAN BELAJAR

●     Ruang Fisik: Menata ruang untuk "pasar barter" mini saat bermain peran. Memajang hasil karya celengan peserta didik di pojok kelas.

●     Ruang Virtual: Menampilkan video animasi tentang sejarah uang atau cara membuat kerajinan dari barang bekas melalui proyektor.

●     Budaya Belajar: Mendorong budaya saling menghargai impian teman, berbagi tips menabung, dan mengapresiasi hasil karya.

PEMANFAATAN DIGITAL

●     Menggunakan QR Code yang ada di buku untuk mengakses sumber bacaan digital.

●     Menonton video tutorial membuat celengan dari barang bekas sebagai inspirasi.

 

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Memahami Konsep Barter melalui Cerita Fabel

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi (Joyful): Guru mengajak bermain peran singkat: "Jika kamu punya pensil tapi butuh penghapus, dan temanmu punya penghapus tapi butuh penggaris, bagaimana caranya agar kalian bisa saling bertukar?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan membaca cerita tentang bagaimana hewan-hewan di hutan melakukan tukar-menukar barang.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Membaca Nyaring (Meaningful): Peserta didik membaca cerita "Ditukar dengan Apa?" secara bergantian.

●     Diskusi Pemahaman: Guru memandu diskusi tentang isi cerita: "Apa masalah yang dialami Ela Pelatuk?", "Mengapa barter kadang-kadang sulit dilakukan?".

●     Identifikasi Masalah: Peserta didik secara berkelompok mendaftar kesulitan-kesulitan yang muncul dari sistem barter dalam cerita.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi (Mindful): "Menurut kalian, apakah sistem barter masih bisa digunakan sekarang? Untuk situasi apa?".

●     Rangkuman: Guru menyimpulkan bahwa barter adalah sistem pertukaran barang yang memiliki beberapa keterbatasan.

●     Tindak Lanjut: Guru memberi petunjuk bahwa pada pertemuan berikutnya akan belajar cara merangkum cerita tersebut.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Membuat Rangkuman dengan ADiKSiMBa

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru bertanya, "Siapa yang bisa menceritakan kembali secara singkat inti dari cerita 'Ditukar dengan Apa?'".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar cara merangkum cerita secara sistematis.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Penjelasan Konsep (Meaningful): Guru menjelaskan kembali kerangka ADiKSiMBa (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana) sebagai alat untuk menemukan informasi penting dalam teks.

●     Analisis Terbimbing: Guru bersama peserta didik menjawab pertanyaan ADiKSiMBa berdasarkan teks "Ditukar dengan Apa?".

●     Menulis Rangkuman: Berdasarkan jawaban-jawaban tersebut, peserta didik berlatih menulis rangkuman cerita dalam 1-2 paragraf di buku tulis.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Guru menyediakan kerangka kalimat bagi peserta didik yang membutuhkan bantuan untuk memulai rangkuman.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Berbagi Hasil: Beberapa peserta didik membacakan rangkuman yang telah dibuat.

●     Refleksi: "Apakah menggunakan ADiKSiMBa membantumu menemukan hal-hal penting dalam cerita?".

●     Rangkuman: Guru menegaskan bahwa ADiKSiMBa adalah cara mudah untuk memahami dan menceritakan kembali isi bacaan.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 3 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Mengenal Uang dan Cara Penulisannya

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa lembar uang (atau gambarnya) dan bertanya, "Apa saja yang kalian lihat pada selembar uang ini?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar cara mencermati uang asli dan aturan menulis nilainya.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Mengamati Infografik (Meaningful): Peserta didik mengamati infografik "Dilihat, Diraba, Diterawang" dan mendiskusikan tujuannya. Jika memungkinkan, mereka mempraktikkannya dengan uang yang dibawa.

●     Penjelasan Kaidah Penulisan: Guru menjelaskan aturan penulisan nilai uang dalam angka (Rp1.000,00) dan huruf (seribu rupiah).

●     Latihan Terstruktur: Peserta didik melengkapi tabel konversi nilai uang dari angka ke huruf dan sebaliknya.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Konten): Latihan dimulai dari nominal kecil hingga besar secara bertahap.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi: "Aturan penulisan uang mana yang paling penting untuk diingat?".

●     Rangkuman: Guru mengulas kembali kaidah penulisan Rp, tanda titik, dan koma dalam nilai uang.

●     Tindak Lanjut: Meminta peserta didik bertanya kepada orang tua di mana saja mereka biasa menabung.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 4 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Ayo, Menabung!

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: "Siapa yang punya celengan di rumah? Untuk apa kalian menabung?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan membahas manfaat dan berbagai cara menabung.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Membaca Teks: Peserta didik membaca teks "Ayo, Menabung".

●     Diskusi Kelompok (Meaningful): Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan: 1) Manfaat menabung, 2) Kelebihan dan kekurangan menabung di celengan, bank, dan sekolah, 3) Cara lain agar tabungan cepat terkumpul.

●     Presentasi Hasil Diskusi: Setiap kelompok berbagi satu poin menarik dari hasil diskusi mereka.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi (Mindful): "Setelah diskusi hari ini, apakah ada cara menabung baru yang ingin kalian coba?".

●     Rangkuman: Guru merangkum pentingnya menabung sebagai latihan disiplin dan untuk dana darurat.

●     Tindak Lanjut: Memberi gambaran tentang materi menulis teks prosedur.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 5 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Menulis Teks Prosedur

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru bertanya, "Jika temanmu ingin menabung di bank tapi tidak tahu caranya, langkah-langkah apa yang akan kamu jelaskan?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar menulis langkah-langkah tersebut dalam bentuk teks prosedur.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Penjelasan Konsep: Guru menjelaskan struktur teks prosedur (tujuan, alat/bahan/persyaratan, langkah-langkah) dan ciri-cirinya (menggunakan kalimat perintah, urut).

●     Mencari Informasi: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi tentang persyaratan dan prosedur menabung di bank (berdasarkan teks di buku dan diskusi).

●     Menulis Teks Prosedur: Setiap kelompok menulis sebuah teks prosedur singkat "Cara Menabung di Bank" berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Berbagi Hasil: Beberapa kelompok membacakan teks prosedur yang telah dibuat.

●     Refleksi: "Apa bagian tersulit dalam menulis teks prosedur?".

●     Tindak Lanjut: Mengingatkan peserta didik untuk membawa bahan-bahan untuk membuat celengan pada pertemuan berikutnya.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 6 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Proyek Kreatif: Membuat Celengan

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa contoh gambar celengan unik dari barang bekas.

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan proyek membuat celengan.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Proses Kreatif (Joyful & Meaningful): Peserta didik mengeluarkan alat dan bahan yang dibawa (botol plastik, kaleng bekas, kardus, alat hias). Mereka mulai membuat dan menghias celengan sesuai kreativitas masing-masing.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Bentuk, bahan, dan hiasan celengan sepenuhnya diserahkan pada kreativitas peserta didik.

●     Menulis Impian: Sambil menunggu lem kering, peserta didik menuliskan impian/tujuan menabung mereka di secarik kertas kecil untuk ditempel di celengan.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Presentasi Karya: Beberapa peserta didik maju ke depan untuk menunjukkan celengan mereka dan menceritakan tujuan mereka menabung.

●     Refleksi Bab 5 (Mindful): "Setelah belajar sebulan ini, apa satu hal baru tentang uang yang paling kalian ingat?".

●     Rangkuman: Guru merangkum seluruh materi Bab 5, dari barter hingga pentingnya menabung.

●     Apresiasi: Guru memberikan pujian untuk semua hasil karya celengan dan semangat belajar peserta didik.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

H. ASESMEN PEMBELAJARAN

ASESMEN DIAGNOSTIK

●     Tanya Jawab: Di awal bab, guru bertanya tentang pengalaman jajan dan menabung untuk mengetahui pemahaman awal tentang konsep uang.

●     Observasi: Mengamati permainan peran barter untuk melihat kemampuan logika dan negosiasi awal.

ASESMEN FORMATIF

●     Tanya Jawab: Seputar materi, seperti “Apa kekurangan barter?", "Bagaimana penulisan lima puluh ribu rupiah yang benar?".

●     Diskusi Kelompok: Penilaian keaktifan, kemampuan berpendapat, dan kerja sama saat diskusi tentang cara menabung.

●     Latihan Soal/Tugas Tulis:

○     Latihan menulis nilai uang dalam angka dan huruf.

○     Rangkuman cerita fabel.

●     Observasi: Pengamatan sikap peserta didik (disiplin, kreativitas) selama proses pembelajaran.

●     Produk (Proses):

○     Draf rangkuman ADiKSiMBa.

○     Draf teks prosedur.

ASESMEN SUMATIF

●     Produk (Proyek):

○     Celengan Kreatif: Penilaian berdasarkan kreativitas, kerapian, dan pemanfaatan barang bekas.

○     Teks Prosedur: Penilaian berdasarkan kelengkapan struktur (tujuan, syarat, langkah), keruntutan, dan penggunaan bahasa.

●     Praktik (Kinerja):

○     Membaca Nyaring: Penilaian kelancaran dan intonasi saat membaca cerita fabel.

○     Presentasi: Kemampuan mempresentasikan hasil karya celengan dan tujuannya.

●     Tes Tertulis: Soal singkat di akhir bab yang berisi:

○     Menjawab pertanyaan pemahaman dari sebuah teks singkat tentang keuangan.

○     Menuliskan nilai uang yang disebutkan dalam bentuk angka dan huruf.

○     Menyebutkan tiga manfaat menabung.

 

 

Mengetahui,                                                                            Pulau Raman,   Juli 2026

Kepsek SDN NO.135/VI Pulau Raman                                 Guru Kelas 4

 

 

 

 

 


SALABIAH, S.Pd                                                                 M.ABDUL HARIS, S.Pd

NIP. 19680801 200701 2010                                                 NIP. 19790410 199909 1001

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

Tugas 2 - Pengembangan Materi, LKPD dan Media Digital

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK