MODUL AJAR KELAS 4 BAB 1 : SUDAH BESAR


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM)

KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Sekolah                      :      SDN NO, 135/VI PULAU RAMAN

Nama Penyusun                   :      M. ABDUL HARIS, S.Pd

NIP                                        :      19790410 199909 1001

Mata pelajaran                     :      Bahasa Indonesia

Fase B, Kelas / Semester      :      IV (Empat)  / I (Ganjil)

  

 

 


RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM ) DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

BAB 1 : SUDAH BESAR

 

A. IDENTITAS MODUL

Nama Sekolah                    : SDN NO. 135/VI PULAU RAMAN

Nama Penyusun                 : M. ABDUL HARIS, S.Pd

Mata Pelajaran                  : Bahasa Indonesia

Kelas / Fase / Semester      : IV / B / I (Ganjil)

Alokasi Waktu                   : 12 JP (6 kali pertemuan @2 JP)

Tahun Pelajaran                : 2026 / 2027

 

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

●     Pengetahuan Awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang struktur kalimat (subjek, predikat), dapat membaca dan menulis kalimat sederhana, serta memiliki pengalaman pribadi terkait pertumbuhan fisik dan perubahan kemampuan diri.

●     Minat: Peserta didik memiliki minat yang beragam terhadap cerita, permainan, dan kegiatan kreatif yang berhubungan dengan pengalaman pribadi mereka.

●     Latar Belakang: Peserta didik berasal dari lingkungan keluarga yang beragam, memiliki pengalaman yang berbeda tentang hubungan persaudaraan, kepemilikan barang, serta hobi dan ketakutan.

●     Kebutuhan Belajar:

○     Visual: Peserta didik yang belajar melalui visual akan dibantu dengan gambar-gambar dalam cerita, contoh penulisan kalimat, dan poster/kartu kamus yang dibuat.

○     Auditori: Peserta didik dengan gaya belajar auditori akan terfasilitasi melalui kegiatan menyimak cerita yang dibacakan guru, diskusi kelompok, dan pembacaan nyaring.

○     Kinestetik: Peserta didik kinestetik akan terlibat aktif dalam permainan di awal pembelajaran, kegiatan menulis tegak bersambung, dan proyek membuat kamus kartu.

 

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

●     Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai

○     Konseptual: Memahami konsep perubahan diri (fisik dan non-fisik), perbedaan kalimat transitif dan intransitif, makna denotatif, dan konsep fobia.

○     Prosedural: Mengidentifikasi kalimat transitif dan intransitif dalam teks, menulis kalimat dengan tulisan tegak bersambung, mencari arti kata dalam kamus, dan membuat kamus kartu pribadi.

●     Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi sangat relevan karena membahas tentang pertumbuhan diri, hubungan dengan saudara dan teman, serta mengenali hobi dan ketakutan, yang merupakan bagian dari pengalaman sehari-hari peserta didik.

●     Tingkat Kesulitan: Sedang. Materi ini memperkenalkan konsep kebahasaan baru (kalimat transitif/intransitif) yang memerlukan analisis, namun disajikan melalui cerita yang dekat dengan dunia anak-anak.

●     Struktur Materi: Materi disusun secara sistematis, dimulai dari pengenalan topik melalui pengalaman personal, dilanjutkan dengan pemahaman teks narasi, pendalaman kaidah bahasa, pengayaan kosakata, dan diakhiri dengan penerapan dalam bentuk tulisan kreatif dan proyek.

●     Integrasi Nilai dan Karakter: Mengajarkan nilai empati (berbagi dengan adik), menghargai perbedaan (hobi dan ketakutan), kesabaran (menulis tegak bersambung), dan kemandirian (mengelola barang pribadi).

 

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

●     Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Menunjukkan sikap empati dan kasih sayang terhadap saudara seperti yang dicontohkan dalam cerita.

●     Kewargaan: Menghargai perbedaan hobi, kesukaan, dan ketakutan teman sebagai bentuk kebinekaan dalam lingkungan pertemanan.

●     Penalaran Kritis: Menganalisis teks bacaan untuk menemukan kalimat transitif dan intransitif, serta menjawab pertanyaan pemahaman yang membutuhkan inferensi.

●     Kreativitas: Menghasilkan karya tulis berupa surat pribadi dan membuat kamus kartu yang dihias secara kreatif.

●     Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok saat berdiskusi tentang hubungan kakak-adik dan perubahan diri.

●     Kemandirian: Mengambil inisiatif untuk mencari arti kata baru di kamus dan bertanggung jawab menyelesaikan tugas menulis individu.

●     Kesehatan: Memahami pentingnya mengenali perubahan fisik sebagai bagian dari pertumbuhan yang sehat.

●     Komunikasi: Menyampaikan pendapat secara lisan saat berdiskusi dan secara tertulis melalui surat dengan menggunakan kaidah bahasa yang baik.


 

DESAIN PEMBELAJARAN

 

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

·         Menyimak

Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.

·         Membaca dan Memirsa

Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan memahami ide pokok, ide pendukung, pesan, dan informasi dalam teks sastra dan nonsastra berbentuk cetak dan/atau elektronik.

·         Berbicara dan Mempresentasikan

Menyajikan pendapat dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang sesuai, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks; menanggapi diskusi sesuai tata cara; dan menceritakan kembali isi dan/atau informasi dari berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar.

·         Menulis

Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.

 

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

●     Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Keterkaitan dengan konsep pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup (manusia).

●     Pendidikan Pancasila: Menghargai perbedaan individu dan keragaman dalam pertemanan.

●     Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Keterampilan menulis tegak bersambung sebagai bentuk seni dan kreativitas dalam membuat kamus kartu.

 

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

●     Pertemuan 1: Peserta didik mampu memaknai teks narasi yang dibacakan dan menyampaikan kembali isinya dalam beberapa kalimat. (2 JP)

●     Pertemuan 2: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan kalimat transitif dan intransitif dalam sebuah teks. (2 JP)

●     Pertemuan 3: Peserta didik mampu memaknai kosakata baru dari teks yang dibaca dan memperkirakan artinya berdasarkan konteks. (2 JP)

●     Pertemuan 4: Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru dengan makna denotatif dalam kalimat dan memahami cara mencari kata di dalam kamus. (2 JP)

●     Pertemuan 5: Peserta didik mampu menulis kalimat dalam bentuk surat dengan tulisan tegak bersambung. (2 JP)

●     Pertemuan 6: Peserta didik mampu membuat kamus kartu untuk memahami arti dari kosakata yang baru dipelajari. (2 JP)

 

D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

1.    Peserta didik dapat menceritakan kembali isi teks narasi "Tak Muat Lagi" dengan runtut.

2.    Peserta didik dapat menunjukkan minimal 3 contoh kalimat transitif dan 3 contoh kalimat intransitif dari teks.

3.    Peserta didik dapat menjelaskan arti dari kosakata baru seperti polkadot, favorit, mengoleksi, fobia, dan berkonsultasi.

4.    Peserta didik dapat membuat kalimat yang benar menggunakan kosakata baru yang telah dipelajari.

5.    Peserta didik dapat menulis surat pribadi minimal satu paragraf menggunakan tulisan tegak bersambung yang rapi.

6.    Peserta didik dapat menghasilkan produk berupa kartu-kartu kamus dari kata-kata baru yang ditemukan.

 

E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Perubahan Diri dan Menghargai Perbedaan di Lingkungan Sekitar.

 

F. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

●     Model Pembelajaran: Discovery Learning (Penemuan Terbimbing), Project-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Proyek).

●     Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)

○     Mindful Learning: Peserta didik diajak untuk sadar akan perubahan pada diri sendiri dan teman-temannya, serta merefleksikan perasaan saat membaca cerita.

○     Meaningful Learning: Materi dihubungkan dengan pengalaman nyata peserta didik (bertambah besar, punya adik, hobi) sehingga menjadi lebih bermakna.

○     Joyful Learning: Pembelajaran dikemas melalui permainan, diskusi interaktif, dan kegiatan kreatif membuat proyek kamus kartu.

●     Metode Pembelajaran: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi, penugasan, demonstrasi, proyek.

●     Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

○     Diferensiasi Konten: Menyediakan teks dengan kompleksitas yang bervariasi (teks utama dan teks pendukung/fobia), serta memberikan pilihan kata untuk dibuat kalimat.

○     Diferensiasi Proses: Memberikan pilihan kepada peserta didik untuk bekerja secara individu, berpasangan, atau kelompok. Memberikan bimbingan yang berbeda sesuai tingkat pemahaman saat belajar kalimat transitif/intransitif.

○     Diferensiasi Produk: Peserta didik dapat membuat surat dengan panjang yang bervariasi. Proyek kamus kartu dapat dihias sesuai kreativitas masing-masing.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

●     Lingkungan Sekolah: Pemanfaatan perpustakaan untuk mencari contoh cerita atau kamus.

●     Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Kemitraan dengan orang tua untuk mendukung peserta didik dalam mengenali perubahan diri dan hobi.

●     Mitra Digital: Penggunaan KBBI daring untuk mencari arti kata.

LINGKUNGAN BELAJAR

●     Ruang Fisik: Pengaturan tempat duduk yang fleksibel (klasikal, berkelompok) untuk mendukung berbagai metode pembelajaran. Pemanfaatan halaman sekolah untuk permainan.

●     Ruang Virtual: Penggunaan proyektor untuk menampilkan contoh kalimat atau gambar dari cerita. Akses internet untuk KBBI daring.

●     Budaya Belajar: Menciptakan suasana kelas yang aman dan nyaman untuk berpendapat, menghargai perbedaan, dan mendorong rasa ingin tahu.

PEMANFAATAN DIGITAL

●     Mengakses Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring melalui gawai atau komputer sekolah untuk mencari makna kata.

●     Menampilkan video atau audio cerita (jika tersedia) untuk variasi kegiatan menyimak.

 

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Memaknai Cerita "Tak Muat Lagi"

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran.

●     Apersepsi (Mindful): Guru mengajak peserta didik mengamati teman sebangkunya dan menyebutkan satu perubahan yang mereka lihat dibandingkan tahun lalu.

●     Motivasi (Joyful): Guru mengadakan permainan "Berbaris Sesuai Perintah" (berdasarkan tinggi badan atau tanggal lahir) untuk menunjukkan keragaman dan perubahan.

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu memahami sebuah cerita tentang menjadi lebih besar.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Menyimak (Meaningful): Guru membacakan cerita "Tak Muat Lagi" dengan intonasi dan ekspresi yang menarik. Peserta didik diminta menyimak dengan saksama.

●     Tanya Jawab: Guru mengajukan pertanyaan pemantik terkait isi cerita untuk memeriksa pemahaman awal ("Siapa saja tokohnya?", "Apa yang terjadi dengan baju Lala?").

●     Diskusi Kelompok (Meaningful): Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan pertanyaan pemahaman yang lebih dalam ("Mengapa Lala kesal?", "Bagaimana perasaan Kiki?").

●     Presentasi: Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara singkat.

●     Penguatan: Guru memberikan penguatan dan mengajak peserta didik merangkum isi cerita dalam 3 kalimat sederhana secara lisan.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi (Mindful): Peserta didik diajak merefleksikan pengalaman memiliki barang kesayangan yang sudah tidak muat atau memberikan barangnya kepada adik/saudara.

●     Rangkuman: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pesan moral dari cerita.

●     Tindak Lanjut: Guru memberikan gambaran materi untuk pertemuan berikutnya tentang struktur kalimat dalam cerita tersebut.

●     Penutup: Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

 

PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Kalimat Transitif dan Intransitif

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, dan presensi.

●     Apersepsi: Guru mengingatkan kembali cerita "Tak Muat Lagi" dan meminta beberapa peserta didik menyebutkan kalimat yang mereka ingat dari cerita itu.

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar tentang dua jenis kalimat yang ada di dalam cerita tersebut.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Penjelasan Konsep (Meaningful): Guru menjelaskan perbedaan kalimat transitif (membutuhkan objek) dan intransitif (tidak butuh objek) dengan contoh sederhana di luar teks. (Contoh: "Adi menendang bola" vs "Adi menangis").

●     Identifikasi Terbimbing: Guru menampilkan beberapa kalimat dari cerita "Tak Muat Lagi" di papan tulis. Bersama-sama, peserta didik mengidentifikasi mana yang transitif dan intransitif.

●     Latihan Individu/Kelompok: Peserta didik diminta mencari 5 kalimat transitif dan 5 kalimat intransitif lainnya dari teks cerita "Tak Muat Lagi".

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Peserta didik boleh bekerja sendiri atau berpasangan. Guru memberikan bimbingan lebih intensif kepada peserta didik yang masih kesulitan.

●     Menulis Kreatif: Peserta didik diminta menulis sebuah paragraf singkat tentang pengalaman memberikan barang bekas kepada orang lain, dengan menggunakan minimal 2 kalimat transitif dan 2 kalimat intransitif.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi: Guru bertanya, "Apa hal baru yang kalian pelajari tentang kalimat hari ini?"

●     Rangkuman: Guru menegaskan kembali perbedaan utama antara kalimat transitif dan intransitif.

●     Tindak Lanjut: Guru menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnya akan membaca cerita baru yang seru.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 3 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Membaca dan Menemukan Kosakata Baru

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi (Joyful): Guru bertanya kepada beberapa peserta didik, "Apa hobi kalian?" dan "Apa sesuatu yang kalian takuti?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan membaca cerita tentang hobi dan rasa takut, serta akan berburu kata-kata baru.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Membaca Nyaring (Meaningful): Peserta didik membaca cerita "Suka dan Tidak Suka" secara bergantian dengan suara nyaring. Guru memperbaiki pelafalan yang kurang tepat.

●     Diskusi Isi Cerita: Guru memandu diskusi tentang isi cerita ("Siapa saja tokohnya?", "Apa hobi mereka?", "Apa yang ditakuti Rio?").

●     Jelajah Kata (Meaningful): Peserta didik diminta memperhatikan kata-kata yang ditandai dalam teks. Mereka diminta membuat tabel di buku dan mencoba memperkirakan arti kata-kata tersebut.

●     Diskusi Kelompok: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil untuk membandingkan perkiraan arti kata yang mereka tulis.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi (Mindful): Guru bertanya, "Apakah kalian pernah merasa takut seperti Rio? Apakah normal memiliki rasa takut?".

●     Rangkuman: Guru menyimpulkan bahwa setiap orang punya kesukaan dan ketakutan yang berbeda dan kita harus menghargainya.

●     Tindak Lanjut: Memberi tugas kepada peserta didik untuk membawa kamus (jika punya) atau menyiapkan akses KBBI daring untuk pertemuan berikutnya.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 4 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Makna Denotatif dan Penggunaan Kamus

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menampilkan satu kata baru dari pertemuan sebelumnya (misal: fobia) dan bertanya, "Siapa yang masih ingat perkiraan arti kata ini?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini adalah memastikan arti kata yang benar menggunakan kamus dan berlatih menggunakannya dalam kalimat.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Demonstrasi (Meaningful): Guru mendemonstrasikan cara mencari arti kata di KBBI (cetak atau daring). Guru menjelaskan bahwa arti kata di kamus adalah makna denotatif (makna sebenarnya).

●     Praktik Terbimbing: Peserta didik secara individu atau kelompok mencari arti kata-kata baru dari cerita "Suka dan Tidak Suka" menggunakan kamus dan melengkapi tabel yang telah mereka buat.

●     Latihan Membuat Kalimat: Peserta didik memilih 5 dari kata-kata baru tersebut dan membuat kalimat yang benar di buku tulis.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Peserta didik yang sudah mahir dapat diminta membuat kalimat yang lebih kompleks atau sebuah paragraf pendek.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi: Guru bertanya, "Apa manfaat kamus dalam belajar?".

●     Rangkuman: Guru menegaskan pentingnya memahami makna kata yang sebenarnya agar tidak salah dalam berkomunikasi.

●     Tindak Lanjut: Guru memperkenalkan proyek kamus kartu yang akan dibuat pada pertemuan selanjutnya.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 5 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Menulis Surat dengan Tulisan Tegak Bersambung

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru bertanya, "Siapa yang pernah berkirim surat? Kepada siapa?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini peserta didik akan berlatih menulis surat untuk teman atau saudara menggunakan tulisan tegak bersambung.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Analisis Contoh: Guru menampilkan contoh surat dan mengajak peserta didik menganalisis bagian-bagiannya (tanggal, salam pembuka, isi, salam penutup).

●     Demonstrasi Menulis: Guru mengingatkan kembali dan mencontohkan cara menulis beberapa huruf tegak bersambung yang benar di papan tulis, memperhatikan ukuran dan kerapian.

●     Menulis Draf: Peserta didik diminta menulis draf surat di buku tulis yang menceritakan hobi dan hal yang tidak mereka sukai, ditujukan kepada teman atau saudara. Mereka dianjurkan menggunakan beberapa kosakata baru yang telah dipelajari.

●     Menulis Final (Joyful): Setelah draf diperiksa guru, peserta didik menyalinnya dengan rapi menggunakan tulisan tegak bersambung.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Guru menyediakan kertas bergaris tiga untuk peserta didik yang masih kesulitan menjaga ukuran huruf.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi: Beberapa peserta didik diminta membacakan suratnya di depan kelas.

●     Rangkuman: Guru memberikan apresiasi atas hasil kerja peserta didik dan menekankan manfaat menulis tegak bersambung untuk melatih kesabaran dan kerapian.

●     Tindak Lanjut: Mengingatkan untuk membawa alat dan bahan untuk proyek kamus kartu.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 6 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Proyek Kamus Kartu

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa kartu kamus sebagai contoh jadi.

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan langkah-langkah pembuatan proyek kamus kartu.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Persiapan: Peserta didik menyiapkan alat dan bahan yang telah dibawa (kertas/karton, gunting, lem, alat tulis).

●     Proses Pembuatan (Joyful & Meaningful): Peserta didik membuat kartu-kartu kamus dari kata-kata baru yang telah mereka kumpulkan di Bab 1. Setiap kartu berisi kata, kelas kata, arti, dan boleh dihias dengan gambar.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Peserta didik bebas berkreasi dalam menghias kartu dan kotaknya. Jumlah kartu yang dibuat bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

●     Presentasi Karya: Beberapa peserta didik menunjukkan hasil kamus kartu mereka dan menjelaskan salah satu kata favoritnya.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi Bab 1 (Mindful): Guru memandu refleksi akhir Bab 1 dengan bertanya, "Apa saja hal penting yang telah kita pelajari di bab ini?".

●     Rangkuman: Guru merangkum seluruh materi Bab 1, mulai dari perubahan diri, jenis kalimat, kosakata baru, hingga menulis kreatif.

●     Tindak Lanjut: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik selama pembelajaran Bab 1.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

H. ASESMEN PEMBELAJARAN

ASESMEN DIAGNOSTIK

●     Tanya Jawab: Di awal bab, guru bertanya tentang perubahan yang dirasakan peserta didik untuk mengukur pemahaman awal tentang konsep "bertambah besar".

●     Kuis Singkat: Kuis lisan singkat untuk mengetahui pengetahuan awal tentang hobi dan ketakutan.

ASESMEN FORMATIF

●     Tanya Jawab: Seputar materi yang sedang dibahas, seperti “Apa ciri kalimat transitif?”, “Apa arti kata mengoleksi?”.

●     Diskusi Kelompok: Penilaian keaktifan, kemampuan berpendapat, dan kerja sama saat diskusi kelompok.

●     Latihan Soal/Tugas Tulis:

○     Mengidentifikasi kalimat transitif dan intransitif dalam teks.

○     Membuat kalimat menggunakan kosakata baru.

●     Observasi: Pengamatan sikap peserta didik (rasa ingin tahu, kemandirian, kolaborasi) selama proses pembelajaran.

●     Produk (Proses):

○     Draf surat pribadi.

○     Kerapian tulisan tegak bersambung.

○     Kelengkapan tabel "Jelajah Kata".

ASESMEN SUMATIF

●     Produk (Proyek):

○     Kamus Kartu: Penilaian berdasarkan kelengkapan informasi pada kartu (kata, arti, kelas kata) dan kreativitas.

○     Surat Pribadi: Penilaian berdasarkan kesesuaian struktur surat, penggunaan bahasa, kerapian tulisan tegak bersambung, dan penggunaan kosakata baru.

●     Praktik (Kinerja):

○     Membaca Nyaring: Penilaian kelancaran, intonasi, dan pelafalan saat membaca teks "Suka dan Tidak Suka".

○     Presentasi Kelompok: Kemampuan menyampaikan hasil diskusi dengan jelas dan percaya diri.

●     Tes Tertulis: Soal esai singkat di akhir bab yang mencakup:

○     Menjelaskan perbedaan kalimat transitif dan intransitif.

○     Menjelaskan makna dari beberapa kosakata baru.

○     Menjawab pertanyaan pemahaman dari sebuah teks narasi singkat yang baru.

 

Mengetahui,                                                                            Pulau Raman,   Juli 2026

Kepsek SDN NO.135/VI Pulau Raman                                 Guru Kelas 4

 

 

 

 

 


SALABIAH, S.Pd                                                                 M.ABDUL HARIS, S.Pd

NIP. 19680801 200701 2010                                                 NIP. 19790410 199909 1001

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

Tugas 2 - Pengembangan Materi, LKPD dan Media Digital

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK