MODUL AJAR IPAS KELAS 4 BAB 6 : PERANKU DI LINGKUNGAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT
RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM)DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN
SOSIAL (IPAS)
BAB 6 : PERANKU DI LINGKUNGAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SDN NO. 135/VI PULAU RAMAN
Nama Penyusun : M. ABDUL HARIS, S.Pd
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan
Sosial (IPAS)
Kelas / Fase / Semester : IV / B / Genap
Alokasi Waktu : 12 JP (6 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2026 / 2027
B. IDENTIFIKASI
KESIAPAN PESERTA DIDIK
●
Pengetahuan
Awal:
Peserta didik telah mempelajari konsep peran, tugas, dan tanggung jawab dalam
lingkup keluarga di kelas III. Mereka memahami adanya aturan dasar di rumah.
●
Minat:
Peserta didik tertarik untuk memahami dinamika sosial di lingkungan yang lebih
luas seperti sekolah dan lingkungan bermain. Mereka penasaran tentang
"aturan main" dalam pertemanan dan kegiatan kelompok.
●
Latar
Belakang: Semua peserta didik adalah bagian dari komunitas sekolah dan
masyarakat, sehingga mereka memiliki pengalaman langsung dalam berinteraksi,
mengikuti peraturan (seperti jadwal piket), dan mengamati berbagai peran orang
dewasa di sekitar mereka.
●
Kebutuhan
Belajar:
○
Visual:
Pembelajaran menggunakan gambar-gambar situasi sosial, diagram alur tanggung
jawab, dan video tentang kerja sama tim.
○
Auditori:
Melalui diskusi kelompok, studi kasus, bermain peran (simulasi), dan
mendengarkan cerita tentang interaksi sosial.
○
Kinestetik:
Melalui permainan peran, kegiatan kerja kelompok, dan proyek sosial sederhana
di lingkungan sekolah.
C. KARAKTERISTIK
MATERI PELAJARAN
●
Jenis
Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○
Konseptual:
Memahami bahwa setiap individu memiliki peran yang berbeda di lingkungan yang
berbeda (sebagai murid, teman, anggota masyarakat). Memahami fungsi peraturan
untuk menciptakan ketertiban. Memahami interaksi sosial sebagai kebutuhan dasar
manusia.
○
Prosedural:
Mengidentifikasi peran dan tugas diri sendiri di sekolah. Menganalisis akibat
dari melanggar peraturan. Mempraktikkan cara berinteraksi yang baik dalam
kelompok.
●
Relevansi
dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini sangat
relevan karena langsung membahas pengalaman sehari-hari peserta didik di
sekolah dan lingkungan sekitar, membantu mereka menavigasi hubungan sosial dan
memahami pentingnya tanggung jawab bersama.
●
Tingkat
Kesulitan: Sedang. Konsep peran dan interaksi sosial bersifat abstrak,
namun dikonkretkan melalui contoh-contoh nyata, studi kasus, dan simulasi yang
mudah dipahami.
●
Struktur
Materi: Dimulai dari identifikasi peran dan tugas individu, kemudian
diperluas menjadi peraturan dan tanggung jawab bersama, dan diakhiri dengan
pemahaman tentang interaksi sosial sebagai perekat kehidupan bermasyarakat.
●
Integrasi
Nilai dan Karakter: Menanamkan nilai tanggung
jawab, disiplin, empati, gotong royong, dan saling menghargai dalam interaksi
dengan orang lain.
D. DIMENSI PROFIL
LULUSAN
●
Keimanan
dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia:
Menunjukkan akhlak yang baik dalam berinteraksi dengan teman dan guru, seperti
berkata sopan dan menghargai pendapat.
●
Kewargaan:
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelas dan sekolah, serta memahami
pentingnya mematuhi peraturan demi kebaikan bersama.
●
Penalaran
Kritis: Menganalisis mengapa sebuah peraturan dibuat dan apa
konsekuensi jika peraturan tersebut tidak dipatuhi.
●
Kreativitas:
Menghasilkan ide-ide untuk menyelesaikan konflik atau masalah dalam kelompok
secara damai dan konstruktif.
●
Kolaborasi:
Bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas,
menghargai peran setiap anggota.
●
Kemandirian:
Melaksanakan tugas dan tanggung jawab pribadi (misalnya, piket kelas) tanpa
harus selalu diingatkan.
●
Kesehatan:
Memahami bahwa interaksi sosial yang positif dan lingkungan yang bersih (hasil
tanggung jawab bersama) berkontribusi pada kesehatan mental dan fisik.
●
Komunikasi:
Mempraktikkan keterampilan komunikasi yang efektif dan santun saat berdiskusi,
bertanya, dan menyampaikan pendapat.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN
PEMBELAJARAN (CP)
Pada
akhir Fase B, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
·
Pemahaman IPAS
Menjelaskan
bentuk dan fungsi pancaindra; menganalisis siklus hidup makhluk hidup dan upaya
pelestariannya; menghasilkan solusi untuk masalah yang berkaitan dengan
pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;
menyimpulkan proses perubahan wujud zat; menjelaskan sumber dan bentuk energi,
serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari; membedakan
jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; menjelaskan
peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar
tempat tinggal dan sekolah; mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat
tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital; mengklasifikasikan
ragam bentang alam dan keterkaitannya dengan profesi masyarakat, ragam budaya
serta upaya untuk melestarikannya; menganalisis sejarah masyarakat di
lingkungan tempat tinggal; menjelaskan nilai mata uang dan fungsinya, serta
cara mengelola keuangan secara bijak.
·
Keterampilan Proses
Mampu
menerapkan keterampilan proses yang meliputi:
●
Mengamati
Murid
mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana, mencatat hasil pengamatannya
● Mempertanyakan
dan Memprediksi
Secara
mandiri, murid mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang ingin diketahui saat
melakukan pengamatan dan membuat prediksi berdasarkan pengetahuan yang dimiliki
sebelumnya.
● Merencanakan
dan Melakukan Penyelidikan
Dengan
panduan pendidik, murid membuat rencana dan melakukan langkah-langkah
operasional untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Murid melakukan observasi
menggunakan alat bantu pengukuran sederhana..
● Memproses,
Menganalisis Data dan Informasi
Dengan
panduan pendidik, murid mengorganisasikan data dalam bentuk turus dan diagram
gambar untuk menyajikan dan mengidentifikasi pola. Murid membandingkan antara
hasil pengamatan dengan prediksi dan memberikan penjelasan..
● Mengevaluasi
dan Refleksi
Murid
melakukan refleksi terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan.
● Mengomunikasikan
Hasil
Murid
mengomunikasikan hasil penyelidikan secara lisan dan tertulis dalam berbagai
media.
B. LINTAS DISIPLIN
ILMU
●
Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn): Memperkuat pemahaman
tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga sekolah dan
masyarakat.
●
Bahasa
Indonesia: Menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam diskusi dan
presentasi, serta memahami teks narasi tentang situasi sosial.
●
Seni
(Drama): Menggunakan metode bermain peran untuk mensimulasikan berbagai
situasi interaksi sosial.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
●
Pertemuan
1-2:
Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik mampu mengidentifikasi beragam
peran dan tugas di lingkungan sekolah dan masyarakat. (4 JP)
●
Pertemuan
3-4:
Melalui studi kasus dan refleksi, peserta didik mampu menjelaskan pentingnya
peraturan dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. (4 JP)
●
Pertemuan
5-6:
Melalui simulasi dan kerja kelompok, peserta didik mampu menganalisis
syarat-syarat terjadinya interaksi sosial yang baik. (4 JP)
D. INDIKATOR
KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
1.
Menyebutkan minimal tiga peran
yang ada di sekolah (murid, guru, kepala sekolah) beserta tugas utamanya.
2.
Menjelaskan bahwa peran seseorang
bisa berbeda-beda tergantung lingkungannya.
3.
Memberikan contoh peraturan
tertulis dan tidak tertulis di sekolah.
4.
Menjelaskan akibat jika sebuah
peraturan (misalnya, membuang sampah pada tempatnya) tidak dipatuhi.
5.
Mengidentifikasi tanggung jawab
pribadi sebagai murid di sekolah.
6.
Menjelaskan manfaat dari bekerja
sama dalam sebuah kelompok.
7.
Mendemonstrasikan cara
menyampaikan pendapat yang baik saat berdiskusi.
E. TOPIK PEMBELAJARAN
KONTEKSTUAL
Jadwal
piket kelas, tata tertib sekolah, kegiatan kerja bakti di lingkungan sekitar,
musyawarah untuk menentukan tujuan karya wisata, dan cara menyelesaikan
perbedaan pendapat saat bermain.
F. KERANGKA
PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
●
Model
Pembelajaran: Cooperative Learning, Role
Playing, Problem-Based Learning.
●
Pendekatan:
Deep Learning (Mindful, Meaningful,
Joyful Learning)
○
Mindful
Learning: Peserta didik secara sadar merefleksikan peran dan tanggung
jawabnya sendiri, serta mengamati dinamika interaksi saat kerja kelompok.
○
Meaningful
Learning: Peserta didik menghubungkan konsep abstrak
"peraturan" dan "interaksi sosial" dengan pengalaman nyata
mereka dalam konflik, kerja sama, dan kehidupan sehari-hari di sekolah.
○
Joyful
Learning: Pembelajaran dikemas melalui permainan peran yang
menyenangkan, debat seru, dan kegiatan kolaboratif yang membangun kebersamaan.
●
Metode
Pembelajaran: Diskusi, bermain peran, studi
kasus, simulasi, debat.
●
Strategi
Pembelajaran Berdiferensiasi:
○
Diferensiasi
Konten: Menyediakan skenario atau studi kasus dengan tingkat
kompleksitas yang berbeda untuk dianalisis kelompok.
○
Diferensiasi
Proses: Memberikan pilihan peran yang berbeda dalam aktivitas simulasi
sesuai dengan kenyamanan dan minat peserta didik.
○
Diferensiasi
Produk: Kesimpulan atau hasil diskusi dapat disajikan dalam bentuk
drama singkat, poster aturan kelas, atau cerita bergambar.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
●
Lingkungan
Sekolah: Melibatkan petugas kebersihan atau penjaga sekolah sebagai
narasumber untuk menceritakan peran dan tanggung jawab mereka.
●
Lingkungan
Luar Sekolah/Masyarakat: Peserta didik melakukan
wawancara sederhana dengan ketua RT/RW atau tokoh masyarakat tentang kegiatan
gotong royong.
●
Mitra
Digital: Menonton video animasi tentang pentingnya kerja sama dan
menghargai perbedaan.
LINGKUNGAN BELAJAR
●
Ruang
Fisik: Mengatur ruang kelas menjadi fleksibel untuk mendukung
kegiatan bermain peran dan diskusi kelompok dalam format lingkaran.
●
Ruang
Virtual: Penggunaan proyektor untuk menampilkan gambar atau video studi
kasus.
●
Budaya
Belajar: Menciptakan "zona aman" di mana peserta didik berani
menyampaikan pendapat, bahkan yang berbeda sekalipun. Membangun budaya kelas
yang inklusif dan menghargai setiap peran individu.
PEMANFAATAN DIGITAL
●
Menggunakan platform jajak
pendapat (polling) sederhana untuk
mengambil keputusan kelas secara demokratis.
●
Merekam kegiatan bermain peran
untuk dievaluasi dan direfleksikan bersama.
G. LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PERTEMUAN 1 (2
JP : 70 MENIT)
Topik : Peran
dan Tugasku di Sekolah
KEGIATAN PENDAHULUAN
(10 MENIT)
●
Apersepsi:
Guru bertanya, "Siapa saja orang-orang yang kalian temui di sekolah setiap
hari? Apa yang mereka lakukan?".
●
Koneksi:
Guru mengaitkan jawaban peserta didik (guru mengajar, murid belajar) dengan
konsep peran dan tugas.
●
Tujuan:
Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mengidentifikasi berbagai peran dan tugas
yang ada di lingkungan sekolah.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
●
Observasi
(Mindful): Dalam kelompok, peserta didik melakukan "tur
observasi" di lingkungan sekolah. Mereka mencatat siapa saja yang mereka
temui dan apa aktivitas yang sedang dilakukan.
●
Diskusi
Kelompok (Meaningful): Kembali ke kelas, kelompok
mendiskusikan hasil temuan dan mengelompokkannya dalam tabel "Peran"
dan "Tugas Utama". (Contoh: Peran: Petugas Perpustakaan, Tugas:
Melayani peminjaman buku).
●
Presentasi:
Setiap kelompok mempresentasikan dua peran yang mereka temukan.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
●
Refleksi:
Setiap peserta didik menyebutkan satu tugas terpenting dari perannya sebagai
seorang murid.
●
Rangkuman:
Guru menyimpulkan bahwa sekolah dapat berjalan dengan baik karena setiap orang
menjalankan peran dan tugasnya masing-masing.
●
Penutup:
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
PERTEMUAN 2 (2
JP : 70 MENIT)
Topik : Peranku
Bisa Berbeda-beda
KEGIATAN
PENDAHULUAN (10 MENIT)
●
Review:
Guru mengingatkan kembali tentang peran dan tugas di sekolah.
●
Pemantik:
Guru bertanya, "Apakah peran kalian di rumah sama dengan peran kalian di
sekolah? Saat bermain sepak bola, apa peran kalian?".
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
●
Diskusi
(Meaningful): Guru memandu diskusi tentang
bagaimana peran satu orang bisa beragam. Contoh: Bu Guru di sekolah berperan
sebagai guru, di rumah berperan sebagai ibu, di masyarakat berperan sebagai
warga.
●
Aktivitas
Individu: Peserta didik membuat "Peta Peran Diri". Mereka
menggambar diri mereka di tengah, lalu membuat cabang-cabang peran yang mereka
jalani (misal: di rumah sebagai anak/kakak, di sekolah sebagai murid/teman, di
lingkungan sebagai anggota karang taruna/pemain bola).
●
Pembelajaran
Berdiferensiasi (Produk): Peserta didik dapat menambahkan
tugas-tugas utama di setiap cabang perannya.
●
Berbagi
(Joyful): Beberapa peserta didik secara sukarela membagikan "Peta
Peran Diri" mereka kepada teman sekelas.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
●
Refleksi:
Guru bertanya, "Peran apa yang paling menantang untuk kalian jalani?
Mengapa?".
●
Rangkuman:
Guru menyimpulkan bahwa setiap manusia memiliki banyak peran yang berbeda
tergantung pada lingkungan dan situasi.
●
Penutup:
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
PERTEMUAN 3 (2
JP : 70 MENIT)
Topik : Mengapa
Perlu Ada Peraturan?
KEGIATAN
PENDAHULUAN (10 MENIT)
●
Simulasi
(Joyful): Guru mengajak peserta didik bermain game sederhana (misal:
estafet kelereng) tanpa memberikan aturan apa pun. Amati kekacauan yang
terjadi.
●
Pemantik:
Setelah simulasi pertama, guru bertanya, "Mengapa permainan tadi
kacau?". Kemudian, permainan diulang dengan aturan yang jelas. Guru
bertanya lagi, "Apa bedanya permainan pertama dan kedua?".
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
●
Studi
Kasus (Meaningful): Guru menyajikan beberapa
situasi di sekolah: "Apa yang akan terjadi jika tidak ada aturan datang
tepat waktu?", "Apa yang akan terjadi jika tidak ada aturan dilarang
berlari di koridor?".
●
Diskusi
Kelompok: Peserta didik mendiskusikan akibat dari tidak adanya peraturan
pada setiap kasus.
●
Identifikasi:
Kelompok membuat daftar peraturan tertulis (tata tertib) dan tidak tertulis
(mengantre, berkata sopan) yang ada di sekolah.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
●
Refleksi:
Peserta didik diminta menyebutkan satu peraturan sekolah yang menurut mereka
paling penting.
●
Rangkuman:
Guru menyimpulkan bahwa peraturan dibuat untuk menciptakan keamanan,
ketertiban, dan keadilan bagi semua orang.
●
Penutup:
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
PERTEMUAN 4 (2
JP : 70 MENIT)
Topik :
Tanggung Jawabku
KEGIATAN
PENDAHULUAN (10 MENIT)
●
Koneksi:
Guru mengaitkan materi peraturan dengan tanggung
jawab. "Jika ada peraturan 'Buanglah sampah pada tempatnya', maka apa
tanggung jawab kita?".
●
Tujuan:
Guru menyampaikan bahwa hari ini akan membahas tentang tanggung jawab kita di
sekolah dan masyarakat.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
●
Refleksi
Diri (Mindful): Peserta didik diberikan waktu
untuk merenung dan membuat daftar tanggung jawab yang sudah mereka lakukan dan
yang kadang masih lupa dilakukan (misal: mengerjakan PR, piket kelas, menjaga
kebersihan lingkungan).
●
Tantangan
Konsistensi: Guru meluncurkan
"Tantangan Tanggung Jawab". Setiap peserta didik memilih satu
tanggung jawab yang ingin mereka tingkatkan selama seminggu ke depan dan
mencatatnya setiap hari.
●
Diskusi:
Peserta didik berbagi tantangan yang mungkin mereka hadapi dalam menjalankan
tanggung jawab tersebut secara konsisten.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
●
Komitmen:
Peserta didik secara bersama-sama mengucapkan janji untuk berusaha menjalankan
tanggung jawabnya dengan lebih baik.
●
Refleksi:
Guru bertanya, "Apa perasaanmu ketika berhasil menyelesaikan sebuah
tanggung jawab?".
●
Penutup:
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
PERTEMUAN 5 (2
JP : 70 MENIT)
Topik :
Berinteraksi dengan Baik
KEGIATAN
PENDAHULUAN (10 MENIT)
●
Pemantik:
Guru menunjukkan dua gambar: satu gambar anak-anak berdiskusi dengan rukun,
satu lagi gambar anak-anak sedang berdebat dan saling marah. "Apa
perbedaan dari kedua gambar ini? Mana yang lebih kalian sukai?".
●
Tujuan:
Guru menyampaikan bahwa hari ini akan belajar cara berinteraksi atau
berhubungan dengan orang lain secara baik.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
●
Bermain
Peran (Joyful & Kinestetik): Dalam kelompok,
peserta didik mendapatkan skenario sederhana, misalnya: "Kelompokmu harus
memutuskan warna hiasan kelas, tetapi setiap anggota punya pendapat berbeda.
Bagaimana cara kalian menyelesaikannya?".
●
Praktik:
Kelompok mempraktikkan diskusi sesuai skenario. Guru mengamati dan memberikan
masukan.
●
Diskusi
(Meaningful): Guru memandu diskusi tentang
syarat-syarat interaksi yang baik: mendengarkan, tidak memotong pembicaraan,
menghargai pendapat, mencari jalan tengah (musyawarah).
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
●
Refleksi:
Peserta didik menyebutkan satu hal yang akan mereka coba lakukan agar diskusi
kelompok berikutnya lebih baik.
●
Rangkuman:
Guru menyimpulkan bahwa interaksi yang baik membutuhkan kerja sama dan saling
menghargai.
●
Penutup:
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
PERTEMUAN 6 (2
JP : 70 MENIT)
Topik :
Interaksi dengan Lingkungan
KEGIATAN
PENDAHULUAN (10 MENIT)
●
Review:
Guru mengingatkan kembali tentang interaksi antarmanusia.
●
Pemantik:
Guru menunjukkan gambar orang menanam pohon dan gambar orang membuang sampah ke
sungai. "Apakah ini juga bentuk interaksi? Interaksi dengan siapa/apa? Apa
bedanya?".
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
●
Analisis
Gambar (Meaningful): Peserta didik menganalisis
beberapa gambar yang menunjukkan interaksi manusia dengan alam (positif dan
negatif).
●
Diskusi
Kelompok: Kelompok mendiskusikan dampak dari setiap interaksi pada
gambar tersebut terhadap lingkungan dan manusia.
●
Pembelajaran
Berdiferensiasi (Produk): Setiap kelompok membuat poster
sederhana dengan tema "Interaksi Positif dengan Alam di Sekolahku",
berisi gambar dan slogan ajakan (misal: "Siram Aku Setiap Hari!",
"Jangan Injak Rumput!").
●
Gallery
Walk:
Poster dipajang di dinding kelas dan diapresiasi bersama.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
●
Refleksi:
Peserta didik menyebutkan satu contoh interaksi positif dengan alam yang bisa
mereka lakukan sepulang sekolah.
●
Rangkuman:
Guru menyimpulkan bahwa interaksi tidak hanya terjadi dengan manusia, tetapi
juga dengan alam, dan kita bertanggung jawab untuk menjaganya.
●
Penutup:
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
H. ASESMEN
PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
●
Tanya
Jawab: Di awal bab, guru menanyakan, "Apa yang kamu lakukan jika
temanmu punya pendapat berbeda saat bermain?" dan "Apa saja aturan
yang ada di kelas kita?".
ASESMEN FORMATIF
●
Tanya
Jawab: Selama pembelajaran, seperti, "Mengapa kita harus
menghormati peran petugas kebersihan?".
●
Diskusi
Kelompok: Mengamati kemampuan peserta didik dalam berkolaborasi,
mendengarkan teman, dan menyampaikan ide saat bermain peran dan diskusi.
●
Latihan
Soal/LKPD:
○
Membuat "Peta Peran
Diri".
○
Daftar peraturan tertulis dan
tidak tertulis di sekolah.
●
Observasi:
Guru membuat catatan anekdot tentang perilaku peserta didik saat berinteraksi
dalam kelompok.
●
Produk
(Proses):
○
Hasil diskusi kelompok tentang
akibat melanggar peraturan (Pertemuan 3).
○
Poster "Interaksi Positif
dengan Alam" (Pertemuan 6).
ASESMEN SUMATIF
●
Praktik
(Kinerja):
○
Bermain
Peran: Menilai kemampuan peserta didik dalam mempraktikkan interaksi
sosial yang baik (menghargai pendapat, mencari solusi) berdasarkan skenario
yang diberikan.
○
Kriteria
Penilaian: Keterampilan komunikasi, kemampuan kerja sama, dan pemecahan
masalah.
●
Produk
(Proyek):
○
Laporan
"Tantangan Tanggung Jawab": Menilai catatan
harian dan refleksi peserta didik tentang pengalamannya menjalankan satu
tanggung jawab secara konsisten selama seminggu.
○
Kriteria
Penilaian: Konsistensi, kejujuran, dan kedalaman refleksi.
●
Tes
Tertulis: Tes singkat di akhir bab, berisi soal studi kasus:
○
Kelasmu akan mengadakan lomba
kebersihan. Ada temanmu yang tidak mau ikut bekerja sama. Sebagai ketua kelas,
apa peranmu dan bagaimana caramu berinteraksi dengannya agar ia mau ikut serta?
○
Jelaskan mengapa peraturan
"mengantre" penting di lingkungan seperti kantin sekolah! Apa
tanggung jawabmu saat mengantre?
Mengetahui,
Pulau
Raman, Juli 2026
Kepsek SDN NO.135/VI Pulau Raman Guru Kelas 4


SALABIAH,
S.Pd M.ABDUL
HARIS, S.Pd
NIP.
19680801 200701 2010 NIP.
19790410 199909 1001
Komentar
Posting Komentar