MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 4 BAB 4 : MELIUK DAN MENERJANG

 

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM) DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA

BAB 4 : MELIUK DAN MENERJANG

 

A. IDENTITAS MODUL

Nama Sekolah                    : SDN NO. 135/VI PULAU RAMAN

Nama Penyusun                 : M.ABDUL HARIS, S.Pd

Mata Pelajaran                  : Bahasa Indonesia

Kelas / Fase / Semester      : IV / B / I (Ganjil)

Alokasi Waktu                   : 12 JP (6 kali pertemuan @2 JP)

Tahun Pelajaran                : 2026 / 2027

 

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK

●     Pengetahuan Awal: Peserta didik memiliki pengalaman bergerak aktif melalui permainan dan olahraga. Sebagian mungkin mengenal beberapa tarian daerah atau seni bela diri secara umum. Mereka juga memiliki pengalaman bertanya jawab dalam percakapan sehari-hari.

●     Minat: Peserta didik memiliki minat pada aktivitas fisik, tarian, olahraga populer seperti bulu tangkis, dan cerita-cerita inspiratif tentang atlet atau seniman.

●     Latar Belakang: Latar belakang peserta didik dalam mengenal budaya tari dan olahraga sangat beragam, memberikan kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman yang berbeda.

●     Kebutuhan Belajar:

○     Visual: Peserta didik akan dibantu dengan gambar-gambar gerakan tari, poster persuasif, dan ilustrasi dalam teks wawancara.

○     Auditori: Pembelajaran didukung melalui kegiatan menyimak teks tentang tarian, diskusi kelompok, dan praktik wawancara.

○     Kinestetik: Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan meniru dan melakukan gerakan tari sederhana, serta bermain peran saat latihan wawancara.

 

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN

●     Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai

○     Konseptual: Memahami konsep ide pokok dan ide pendukung, kalimat persuasif, struktur wawancara, dan majas personifikasi.

○     Prosedural: Mengidentifikasi ide pokok dan pendukung dalam teks informatif, membuat poster dengan kalimat persuasif, menyusun daftar pertanyaan wawancara, dan menulis karangan narasi berdasarkan unsur 5W+1H (ADiKSiMBa).

●     Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi sangat relevan karena mendorong peserta didik untuk lebih aktif bergerak, mengenali kekayaan budaya Indonesia (tari dan pencak silat), serta melatih keterampilan komunikasi penting seperti wawancara dan berbicara di depan umum.

●     Tingkat Kesulitan: Sedang. Konsep membedakan ide pokok dan ide pendukung serta memahami majas personifikasi memerlukan bimbingan. Praktik wawancara menjadi tantangan yang membangun kepercayaan diri.

●     Struktur Materi: Dimulai dari pengenalan keragaman gerak melalui tarian, dilanjutkan dengan analisis teks (ide pokok), penulisan kreatif (kalimat persuasif), pengembangan keterampilan komunikasi (wawancara), pengenalan gaya bahasa (majas), dan diakhiri dengan penulisan narasi pengalaman.

●     Integrasi Nilai dan Karakter: Menanamkan nilai apresiasi terhadap budaya bangsa, sportivitas, disiplin, rasa ingin tahu, dan keberanian untuk berekspresi.

 

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN

●     Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia: Menghargai tubuh sebagai anugerah Tuhan dengan cara menjaganya tetap aktif dan sehat.

●     Kewargaan: Mengenal dan bangga terhadap keragaman budaya Indonesia, khususnya seni tari dan pencak silat, sebagai bagian dari identitas bangsa.

●     Penalaran Kritis: Menganalisis teks untuk menemukan ide pokok dan ide pendukung, serta menyusun pertanyaan wawancara yang relevan dan mendalam.

●     Kreativitas: Menghasilkan poster persuasif yang menarik dan merancang tarian sederhana berdasarkan imajinasi.

●     Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk merancang tarian dan membuat poster.

●     Kemandirian: Melakukan wawancara dan menuliskan laporannya secara mandiri.

●     Kesehatan: Memahami pentingnya bergerak aktif melalui menari, olahraga, atau bela diri untuk kesehatan fisik dan mental.

●     Komunikasi: Berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat saat berdiskusi dan melakukan wawancara.


 

DESAIN PEMBELAJARAN

 

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Pada akhir Fase B, peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut:

·         Menyimak

Memahami ide pokok suatu informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan memahami isi teks sastra berbentuk teks aural.

·         Membaca dan Memirsa

Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan memahami ide pokok, ide pendukung, pesan, dan informasi dalam teks sastra dan nonsastra berbentuk cetak dan/atau elektronik.

·         Berbicara dan Mempresentasikan

Menyajikan pendapat dengan pilihan kata dan sikap tubuh/gestur yang sesuai, menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks; menanggapi diskusi sesuai tata cara; dan menceritakan kembali isi dan/atau informasi dari berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar.

·         Menulis

Menulis berbagai tipe teks sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam; dan menggunakan kaidah kebahasaan dan kosakata baru yang memiliki makna denotatif untuk menulis teks sesuai dengan konteks.

 

B. LINTAS DISIPLIN ILMU

●     Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Keterkaitan dengan konsep gerak dasar, kebugaran jasmani, dan pengenalan cabang olahraga (bulu tangkis) serta bela diri (pencak silat).

●     Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Apresiasi dan praktik seni tari, serta elemen desain visual dalam pembuatan poster.

●     Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Mengenal keragaman suku dan budaya di berbagai provinsi di Indonesia.

 

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

●     Pertemuan 1: Peserta didik mampu memahami ide pokok dari teks informatif tentang tarian daerah yang dibacakan/didengarkan. (2 JP)

●     Pertemuan 2: Peserta didik mampu mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung pada setiap paragraf dari teks informatif. (2 JP)

●     Pertemuan 3: Peserta didik mampu memahami dan membuat kalimat persuasif untuk dituangkan dalam sebuah poster. (2 JP)

●     Pertemuan 4: Peserta didik mampu memahami isi laporan wawancara dan menyusun daftar pertanyaan untuk sebuah wawancara. (2 JP)

●     Pertemuan 5: Peserta didik mampu memahami dan mengidentifikasi majas personifikasi dalam teks. (2 JP)

●     Pertemuan 6: Peserta didik mampu menulis karangan narasi tiga paragraf berdasarkan pengalaman dengan unsur ADiKSiMBa. (2 JP)

 

D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

1.    Peserta didik dapat menyebutkan nama tarian dan daerah asalnya dari teks "Dikenal karena Menari".

2.    Peserta didik dapat menunjukkan kalimat yang merupakan ide pokok dan ide pendukung dalam minimal dua paragraf.

3.    Peserta didik dapat membuat sebuah poster yang berisi minimal satu kalimat persuasif yang kuat dan relevan dengan tema.

4.    Peserta didik dapat menyusun minimal 5 pertanyaan yang relevan berdasarkan topik wawancara yang ditentukan.

5.    Peserta didik dapat menunjukkan minimal dua contoh kalimat bermajas personifikasi dari teks "Tepuk Bulu".

6.    Peserta didik dapat menulis sebuah karangan pengalaman menonton olahraga yang menjawab semua unsur ADiKSiMBa.

 

E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL

Ekspresi Diri Melalui Gerak, Seni, dan Olahraga.

 

F. KERANGKA PEMBELAJARAN

PRAKTIK PEDAGOGIK

●     Model Pembelajaran: Project-Based Learning (Poster), Inquiry-Based Learning (Wawancara).

●     Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)

○     Mindful Learning: Peserta didik diajak merasakan gerakan tubuh saat menari dan merefleksikan nilai-nilai luhur dalam pencak silat.

○     Meaningful Learning: Menghubungkan tarian daerah dengan peta budaya Indonesia, dan menghubungkan olahraga bulu tangkis dengan prestasi bangsa yang membanggakan.

○     Joyful Learning: Pembelajaran dikemas melalui kegiatan meniru gerakan tari, membuat poster berwarna, dan bermain peran wawancara.

●     Metode Pembelajaran: Diskusi, demonstrasi, kerja kelompok, bermain peran, penugasan, presentasi.

●     Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

○     Diferensiasi Konten: Menyediakan berbagai pilihan tema untuk poster persuasif. Memberikan pilihan narasumber untuk diwawancarai (di lingkungan sekolah).

○     Diferensiasi Proses: Peserta didik dapat memilih peran dalam kelompok saat membuat poster. Bimbingan individual diberikan saat menyusun pertanyaan wawancara.

○     Diferensiasi Produk: Laporan wawancara dapat disajikan dalam bentuk tulisan narasi atau format tanya-jawab. Karangan narasi dapat dilengkapi dengan gambar.

KEMITRAAN PEMBELAJARAN

●     Lingkungan Sekolah: Bekerja sama dengan guru SBdP atau PJOK untuk demonstrasi gerakan tari atau olahraga. Mewawancarai warga sekolah (guru, penjaga sekolah, petugas perpustakaan).

●     Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Kemitraan dengan orang tua untuk menonton video tarian daerah atau pertandingan olahraga sebagai bahan cerita.

●     Mitra Digital: Menggunakan YouTube untuk melihat contoh pertunjukan tari Seudati atau pertandingan bulu tangkis.

LINGKUNGAN BELAJAR

●     Ruang Fisik: Menata ruang kelas menjadi lebih luas untuk kegiatan meniru gerakan tari. Memajang poster-poster hasil karya peserta didik.

●     Ruang Virtual: Menampilkan video tarian atau cuplikan wawancara inspiratif melalui proyektor.

●     Budaya Belajar: Mendorong budaya menghargai ekspresi diri, berani mencoba hal baru (menari/wawancara), dan mendukung teman.

PEMANFAATAN DIGITAL

●     Menonton video pertunjukan tari dari berbagai daerah di Indonesia.

●     Mencari contoh-contoh poster persuasif yang efektif di internet sebagai inspirasi.

 

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Memahami Ide Pokok dari Teks "Dikenal karena Menari"

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi (Joyful): Guru mengajak peserta didik berdiri dan menirukan beberapa gerakan sederhana (meliuk seperti pohon, menerjang seperti ombak).

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan mengenal berbagai tarian hebat dari Indonesia.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Menyimak (Mindful): Guru membacakan teks "Dikenal karena Menari". Peserta didik diminta menyimak sambil membayangkan gerakannya.

●     Tanya Jawab Pemahaman: Guru mengajukan pertanyaan untuk memeriksa pemahaman ide pokok: "Teks ini bercerita tentang apa secara umum?", "Sebutkan satu desa dan tarian khasnya!".

●     Diskusi Kelompok (Meaningful): Peserta didik dalam kelompok kecil mencocokkan nama tarian, asal daerah, dan tujuan tarian berdasarkan teks.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi: "Tarian mana yang paling ingin kalian lihat secara langsung? Mengapa?".

●     Rangkuman: Guru menyimpulkan bahwa Indonesia kaya akan budaya tari yang unik dan beragam.

●     Tindak Lanjut: Guru memberi petunjuk bahwa pada pertemuan berikutnya akan dibedah lebih dalam isi dari setiap paragraf.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Ide Pokok dan Ide Pendukung

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menampilkan kembali satu paragraf dari teks "Dikenal karena Menari" dan bertanya, "Kalimat mana yang menjadi inti dari paragraf ini?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar membedakan ide pokok dan ide pendukung.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Penjelasan Konsep (Meaningful): Guru menjelaskan bahwa ide pokok adalah gagasan utama, sedangkan ide pendukung adalah informasi tambahan yang menjelaskan ide pokok.

●     Analisis Terbimbing: Guru bersama peserta didik menganalisis paragraf pertama dan kedua dari teks untuk menemukan ide pokok dan ide pendukungnya.

●     Latihan Kelompok: Setiap kelompok bertanggung jawab menganalisis satu paragraf yang berbeda dari sisa teks, lalu menuliskannya dalam tabel.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Proses): Guru memberikan bimbingan lebih kepada kelompok yang kesulitan.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Presentasi Hasil: Setiap kelompok membacakan hasil analisisnya.

●     Refleksi: "Menurut kalian, mengapa penting mengetahui ide pokok sebuah tulisan?".

●     Rangkuman: Guru menegaskan kembali cara menemukan ide pokok dalam paragraf.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 3 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Kalimat Persuasif dan Poster

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menunjukkan contoh iklan atau poster sederhana (misal: "Ayo, buang sampah pada tempatnya!") dan bertanya, "Apa tujuan kalimat ini?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar membuat kalimat ajakan (persuasif) dan menuangkannya dalam poster.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Penjelasan Konsep: Guru menjelaskan ciri-ciri kalimat persuasif (mengajak, menggunakan kata 'ayo'/'mari', memakai tanda seru).

●     Kerja Kelompok (Joyful & Meaningful): Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok dan memilih satu tema (menjaga kebersihan, suka membaca, rajin menari, dll).

●     Proses Kreatif: Setiap kelompok merancang sebuah poster yang berisi gambar dan kalimat persuasif sesuai tema yang dipilih.

○     Pembelajaran Berdiferensiasi (Produk): Peserta didik bebas berkreasi dengan desain, warna, dan tata letak poster.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Galeri Karya (Gallery Walk): Setiap kelompok memajang posternya dan kelompok lain berkeliling untuk melihat dan memberi apresiasi.

●     Refleksi: "Poster kelompok mana yang kalimatnya paling mengajak menurut kalian? Mengapa?".

●     Rangkuman: Guru merangkum ciri-ciri kalimat persuasif yang efektif.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 4 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Memahami dan Merancang Wawancara

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: "Jika kalian bertemu seorang juara pencak silat, apa yang ingin kalian tanyakan?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan belajar tentang wawancara dari sebuah teks dan berlatih menyusun pertanyaan.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Membaca Teks: Peserta didik membaca teks laporan wawancara "Kuat untuk Melindungi".

●     Diskusi Isi: Guru memandu diskusi tentang nilai-nilai yang disampaikan dalam wawancara (silat bukan untuk berkelahi, pentingnya disiplin).

●     Analisis Struktur (Meaningful): Guru menjelaskan langkah-langkah wawancara (persiapan, pelaksanaan, pelaporan) dan pentingnya daftar pertanyaan.

●     Latihan Menyusun Pertanyaan: Secara berpasangan, peserta didik memilih satu topik (misal: mewawancarai guru tentang hobinya) dan menyusun 5-7 pertanyaan wawancara.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Bermain Peran Singkat: Beberapa pasangan mempraktikkan wawancara singkat menggunakan pertanyaan yang telah dibuat.

●     Refleksi: "Apa hal yang paling penting saat menyiapkan sebuah wawancara?".

●     Tindak Lanjut: Mempersiapkan diri untuk materi gaya bahasa pada pertemuan selanjutnya.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 5 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Majas Personifikasi

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Guru menulis kalimat "Angin berbisik lembut" dan bertanya, "Apakah angin benar-benar bisa berbisik? Apa maksud kalimat ini?".

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tentang gaya bahasa yang membuat benda mati seolah-olah hidup (majas personifikasi).

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Membaca Teks: Peserta didik membaca teks "Tepuk Bulu".

●     Identifikasi Majas (Meaningful): Guru membimbing peserta didik menemukan kalimat-kalimat yang menggunakan majas personifikasi dalam teks (misal: "Badminton tumbuh dan berkembang...", "Olahraga tepuk bulu ini perlahan meniti tangga...").

●     Latihan Kreatif (Joyful): Peserta didik diminta membuat 3 kalimat personifikasi mereka sendiri tentang benda-benda di dalam kelas (misal: "Papan tulis itu tersenyum melihat jawaban benar kami.").

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Berbagi Karya: Beberapa peserta didik membacakan kalimat personifikasi yang mereka buat.

●     Refleksi: "Bagaimana perasaanmu saat membaca kalimat yang menggunakan majas personifikasi? Apakah lebih menarik?".

●     Rangkuman: Guru merangkum fungsi majas personifikasi untuk membuat tulisan lebih hidup dan imajinatif.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

PERTEMUAN 6 (2 JP : 70 MENIT)

Topik: Menulis Karangan Narasi (ADiKSiMBa)

KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)

●     Pembukaan: Salam, doa, presensi.

●     Apersepsi: Peserta didik berbagi pengalaman singkat menonton pertandingan olahraga.

●     Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa pengalaman tersebut akan ditulis menjadi sebuah karangan lengkap.

KEGIATAN INTI (50 MENIT)

●     Penjelasan Unsur ADiKSiMBa: Guru mengingatkan kembali unsur-unsur cerita: Apa, Siapa, di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana.

●     Menulis Draf: Peserta didik membuat kerangka karangan tentang pengalaman menonton bulu tangkis (atau olahraga lain) berdasarkan unsur-unsur ADiKSiMBa.

●     Menulis Karangan: Peserta didik mengembangkan kerangka tersebut menjadi karangan narasi sebanyak tiga paragraf.

●     Swasunting (Self-Editing): Peserta didik memeriksa kembali tulisannya, memastikan semua unsur terjawab dan ejaannya benar.

KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)

●     Refleksi Bab 4 (Mindful): "Dari semua kegiatan di bab ini (menari, wawancara, menulis), mana yang paling kalian nikmati? Mengapa?".

●     Rangkuman: Guru merangkum seluruh materi Bab 4.

●     Apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas hasil karangan peserta didik.

●     Penutup: Doa dan salam.

 

H. ASESMEN PEMBELAJARAN

ASESMEN DIAGNOSTIK

●     Tanya Jawab: Di awal bab, guru bertanya tentang tarian atau olahraga yang diketahui peserta didik untuk mengukur pengetahuan awal.

●     Observasi: Mengamati diskusi awal untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam bertanya.

ASESMEN FORMATIF

●     Tanya Jawab: Seputar materi, seperti “Apa itu ide pendukung?", "Apa ciri kalimat persuasif?".

●     Diskusi Kelompok: Penilaian keaktifan dan kerja sama saat merancang tarian atau poster.

●     Latihan Soal/Tugas Tulis:

○     Tabel identifikasi ide pokok dan ide pendukung.

○     Daftar pertanyaan wawancara.

○     Latihan membuat kalimat personifikasi.

●     Observasi: Pengamatan sikap saat bermain peran wawancara (kesopanan, intonasi).

●     Produk (Proses):

○     Draf poster persuasif.

○     Draf karangan narasi.

ASESMEN SUMATIF

●     Produk (Proyek):

○     Poster Persuasif: Penilaian berdasarkan kreativitas visual, kekuatan kalimat persuasif, dan kesesuaian dengan tema.

○     Karangan Narasi: Penilaian berdasarkan kelengkapan unsur ADiKSiMBa, struktur paragraf, dan penggunaan kaidah ejaan.

●     Praktik (Kinerja):

○     Wawancara Singkat: Kemampuan mengajukan pertanyaan dengan jelas dan sopan saat bermain peran.

○     Presentasi Kelompok: Menyampaikan hasil diskusi atau mempresentasikan poster.

●     Tes Tertulis: Soal singkat di akhir bab yang berisi:

○     Menentukan ide pokok dari sebuah paragraf singkat.

○     Membuat satu contoh kalimat persuasif dan satu kalimat personifikasi.

○     Menjawab pertanyaan pemahaman dari sebuah teks wawancara singkat.

 

 

Mengetahui,                                                                            Pulau Raman,   Juli 2026

Kepsek SDN NO.135/VI Pulau Raman                                 Guru Kelas 4

 

 

 

 

 


SALABIAH, S.Pd                                                                 M.ABDUL HARIS, S.Pd

NIP. 19680801 200701 2010                                                 NIP. 19790410 199909 1001

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

Tugas 2 - Pengembangan Materi, LKPD dan Media Digital