Siklus 1 PTK PPL 1
BAB IV
HASIL
PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hubungan Pembelajaran Model PAKEM dengan Ketuntasan
Belajar
Suatu pokok bahasan atau sub pokok bahasan dianggap tuntas secara
klasikal jika siswa yang mendapat nilai 65 lebih dari atau sama dengan 85%, sedangkan
seorang siswa dinyatakan tuntas belajar pada pokok bahasan atau sub pokok
bahasan tertentu jika mendapat nilai minimal 65.
1. Siklus
I
a. Tahap
Perencanaan
Pada
tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari
rencana pelajaran 1, soal tes formatif 1 dan alat-alat pengajaran yang
mendukung. Selain itu juga dipersiapkan lembar observasi pengelolaan model
pembelajaran PAKEM, dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa.
b. Tahap
Kegiatan dan Pelaksanaan
Pelaksanaan
kegiatan belajar mengajar untuk siklus I dilaksanakan pada tanggal 4 November 2024 di Kelas 4 SDN No. 08/Lubuk Gaung I Kecamatan Batang
Masumai jumlah
siswa 15 siswa.
Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai pengajar. Adapun proses belajar
mengajar mengacu pada rencana pelajaran yang telah dipersiapkan. Pengamatan
(observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar.
Pada
akhir proses belajar mengajar siswa diberi tes formatif I dengan tujuan untuk mengetahui
tingkat keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar yang telah dilakukan.
Adapun data hasil penelitian pada siklus I adalah sebagai berikut.
Tabel
4.1. Rekapitulasi Hasil Tes Formatif Siswa Pada Siklus I
|
No |
Uraian |
Hasil
Siklus I |
|
1 2 3 |
Nilai
rata-rata tes formatif Jumlah
siswa yang tuntas belajar Persentase
ketuntasan belajar |
70,00 15 68,18 |
Dari tabel
di atas dapat dijelaskan bahwa dengan menerapkan pembelajaran model PAKEM
diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 70,00 dan ketuntasan
belajar mencapai 68,18% atau ada 15 siswa dari 22 siswa sudah tuntas belajar.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa
belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ³ 65 hanya
sebesar 68,18% lebih kecil dari persentase ketuntasan yang dikehendaki yaitu
sebesar 85%. Hal ini disebabkan karena siswa masih merasa baru dan belum
mengerti apa yang dimaksudkan dan digunakan guru dengan menerapkan pembelajaran
model PAKEM.
c. Refleksi
Dalam
pelaksanaan kegiatan belajar mengajar diperoleh informasi dari hasil pengamatan
sebagai berikut:
1) Guru
kurang maksimal dalam memotivasi siswa dan dalam menyampaikan tujuan
pembelajaran
2) Guru
kurang maksimal dalam pengelolaan waktu
3) Siswa
kurang aktif selama pembelajaran berlangsung
d. Refisi
Pelaksanaan
kegiatan belajar mengajar pada siklus I ini masih terdapat kekurangan, sehingga
perlu adanya revisi untuk dilakukan pada siklus berikutnya.
1)
Guru perlu lebih terampil dalam
memotivasi siswa dan lebih jelas dalam menyampaikan tujuan pembelajaran. Dimana
siswa diajak untuk terlibat langsung dalam setiap kegiatan yang akan dilakukan.
2)
Guru perlu mendistribusikan waktu
secara baik dengan menambahkan informasi-informasi yang dirasa perlu dan
memberi catatan.
Guru harus lebih terampil dan bersemangat
dalam memotivasi siswa sehingga siswa bisa lebih antusias.
Komentar
Posting Komentar