PRINSIP PEMBELAJARAN DAN ASESMEN Menerapkan Prinsip Pembelajaran Understanding By Design Pada Pembelajaran

 

JURNAL PEMBELAJARAN

MODUL 1

                                                      PRINSIP PEMBELAJARAN DAN ASESMEN

( Menerapkan Prinsip Pembelajaran Understanding By Design Pada Pembelajaran )

 

 

 

 

Disusun Oleh :

WINDA LASMAWATI, S.Pd

NO UKG :

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

PILOTING PPG TERTENTU TAHAP 3

 

PEMBELAJARAN UNDERSTANDING By DESIGN

A.    Pengertian Understanding by design

Understanding by Design (UbD) adalah suatu pendekatan dalam perancangan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan pemahaman  mendalam  pada peserta didik. Dalam UbD, proses pembelajaran dimulai dengan   menentukan  hasil  belajar yang  ingin dicapai, kemudian merancang pengalaman belajar  yang  akan  membawa  peserta  didik  menuju  hasil tersebut

 

B.     Konsep Dasar UbD

 sMulai dari Akhir: UbD membalikkan proses tradisional.  Alih-alih memulai dengan memilih materi pelajaran, UbD dimulai dengan menentukan pemahaman  mendalam  yang  ingin dicapai oleh peserta didik setelah menyelesaikan pembelajaran.

 

• Tiga Tahap Utama:

1.      Identifikasi Hasil Belajar: Menentukan pemahaman esensial yang ingin dicapai, biasanya dinyatakan dalam bentuk pertanyaan mendalam yang menuntut pemikiran tingkat tinggi.

 

2.      Perencanaan Pembelajaran dan Asesmen: Merancang pengalaman belajar yang akan membantu peserta didik mencapai pemahaman tersebut, serta mengembangkan instrumen asesmen yang mengukur pencapaian pemahaman.

 

3.      Menyusun Rencana Pembelajaran: Merinci kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan strategi pengajaran yang akan digunakan.

C. Prinsip-prinsip Utama UbD

1. Mulai dari Akhir (Backward Design):

·         Proses perancangan pembelajaran dimulai dengan menentukan hasil belajar yang ingin dicapai terlebih dahulu.

·         Guru merumuskan pertanyaan esensial yang ingin dijawab oleh peserta didik setelah menyelesaikan pembelajaran.

·         Pertanyaan esensial ini menjadi acuan dalam merancang seluruh kegiatan pembelajaran.

 2. Fokus pada Pemahaman:

·         UbD lebih menekankan pada pemahaman konsep daripada sekadar menghafal fakta.

 

·         Peserta didik didorong untuk menghubungkan konsep-konsep yang telah dipelajari dengan situasi nyata.

 

·         Asesmen lebih berorientasi pada kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan.

3.      Beragamnya Asesmen:

·         Asesmen tidak hanya terbatas pada tes tertulis, tetapi juga mencakup berbagai bentuk penilaian seperti proyek, portofolio, presentasi, dan diskusi.

 

·         Asesmen dilakukan secara berkelanjutan untuk memantau perkembangan belajar peserta didik.

 4. Relevansi dengan Dunia Nyata:

·         Materi pembelajaran dihubungkan dengan konteks kehidupan nyata peserta didik

·         Peserta didik diajak untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam situasi yang relevan.

5. Kolaborasi:

·         UbD mendorong kolaborasi antara guru, peserta didik, dan komunitas belajar lainnya.

·         Peserta didik diajak untuk bekerja sama dalam menyelesaikan tugas dan proyek.

 6. Refleksi:

·         Proses pembelajaran bersifat reflektif, baik bagi guru maupun peserta didik.

·         Guru dan peserta didik secara bersama-sama mengevaluasi proses pembelajaran dan hasil yang dicapai.

D. Manfaat Menerapkan UbD

 • Pembelajaran yang Bermakna: Peserta didik lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam pembelajaran.

 • Peningkatan Kualitas Pembelajaran: Guru dapat merancang pembelajaran yang lebih efektif dan efisien.

 • Peningkatan Hasil Belajar: Peserta didik mencapai pemahaman yang lebih mendalam dan berkelanjutan.

 • Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa: Kebutuhan dan gaya belajar peserta didik lebih diperhatikan.

 E. Langkah-langkah Merancang Pembelajaran dengan Prinsip Ubd

 Merancang kegiatan pembelajaran yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang tujuan pembelajaran, karakteristik siswa, dan materi yang akan diajarkan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk merancang kegiatan pembelajaran:

1.      Menentukan Tujuan Pembelajaran

Terdapat 4 unsur pokok dalam menyusun tujuan pembelajaran

1.      Audience

Siswa yang akan mengikuti pembelajaran

2.      Behavour

 Perlakuan yang diberikan oleh guru kepada siswa untuk mencapai tujuan

3.      Condition

Kondisi siswa terkait tujuan yang ingin dicapai

                    4. Degree Tingkat keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan

2. Menentukan Asesmen Pembelajaran

                 Terdapat 3 asesmen yang dapat digunakan oleh guru

a.       Asesmen awal

Asesmen yang dilakukan sebelum guru melakukan pembelajaran

b.      Asesmen formatif

Aseemen yang dilakukan untuk mengetahuii perkembangan kompetensi siswa.

c.       Asesmen sumatif

Asesmen yang dilakukan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran secara keseluruhan.

3.Menentukan Kegiatan Pembelajaran

Dalam menetukan kegiatan pembelajaran guru dapat merancang kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana siswa berperan sebagai subjek pembelajaran, guru hanya berperan sebagai pendamping atau fasilitator dalam pembelajan

 AKSI NYATA (Menerapkan Prinsip Pembelajaran Understanding By Design pada Pembelajaran)

MODUL AJAR INFORMASI UMUM

. REFLEKSI Menurut saya perencanaan pembelajaran yang relevan dan efektif diterapkan dalam pembelajaran adaalah pembelajaaran dengan rpinsip Ubd. Dengan mengawali Langkah menentukan tujuan pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan menentukan asesmen, dan diakhiri dengan menentukan kegiatan pembelajaran. Pembelajaran dengan prinsip Ubd ini perlu dikembangkan dan diterapkan oleh guru, agar pembelajaran berpusat pada siswa dapat tercipta. Dengan menerapkan pembelajaran dengan prinsip Ubd ini akan membantu siswa untuk mendapatkan pemahaman yang bermakna dan mendalam sesuai yang menjadi tujuan akhir dari pembelajaran.

Adapun tantangan yang saya hadapi dalam merancang dan menerappak pembelajaran dengan prinsip Ubd ini adalah masih kurangnya pemahaman yang saya miliki terkait prinsip Ubd ini, saya masih perlu banyak belajar agar saya mampu merancang pembelajaran yang betulbetul mampu mengakomodasi setiap kebutuhan belajar siswa.namun hal tersebut, dapat saya atasi dengan berkoloborasi bersama teman sejawat yang lebih memahami, seperti rekan yang sudah menjadi guru penggerak.

 Dampak dari pembelajaran dengan prinsip Ubd ini adalah hasil belajar siswa meningkat dan siswa mampu mendapatkan pemahaman yang mendalam sesuai tujuan pembelajaran yang direncanakan. Harapan kami pembelajaran lebih efektif dan bermakna dengan menerapkan pembelajaran dengan prinsip Ubd.

Dokumetasi Umpan Balik Dari Teman Sejawat Dokumetasi Umpan Balik Dari Teman Sejawats

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK