LK-5: Penyusunan Modul Ajar (MA-1) berbasis PBL
LK-5: Penyusunan Modul Ajar (MA-1) berbasis PBL (Pilihan 1)
Modul Ajar Format
Lengkap (Model 1) Modul Ajar PAIBP
Informasi Umum
Nama Penyusun : Husna, S.Pd.I
Institutsi : SDN No. 098/VI Bangko VI
Tahun Penyusunan : 2024
Jenjang Sekolah : SD
Kelas : 4
Alokasi
Waktu : 70 Menit (35x2JP)
Kompetensi Awal :
1. Peserta didik mampu memahami
makna saling menghargai, sudah mampu berdiskusi
bersama kelompok.
Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Rahmatan lil Alamin :
· Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah :
·
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dengan cara peserta didik berdoa sebelum dan sesudah belajar,
hafala surat-surat pendek pilihan setelah berdoa pada awal pelajaran.
·
Berkebinekaan global dengan cara membiasakan peserta
didik tidak membeda-bedakan teman dalam kegiatan
belajar di kelas.
·
Gotong royong dengan cara melatih peserta didik bekerja sama dalam kelompok saat mengerjakan tugas, berdiskusi, dan mengeluarkan pendapat.
·
Mandiri dengan cara tidak bergantung pada teman atau guru ketika melaksanakan tugas
atau dalam kegiatan pembelajaran.
·
Kreatif dengan melatih peserta didik berinovasi dan berkreasi dalam
mengerjakan tugas-tugas baik
tugas mandiri maupun tugas kelompok.
·
Bernalar kritis mendorong peserta didik untuk berpikir kritis dengan memberikan pertanyaan- pertanyaan yang relevan dengan materi dan kehidupan sehari-hari.
Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin yang ingin dicapai
1. Berkeadaban (ta’addub) dengan
membiasakan peserta didik
bersikap baik pada saat pembelajaran
2.
Kewarganegaraan dan kebangsaan (muwatanah) dengan membiasakan peserta didik menyanyikan lagu-lagu nasionalis sebelum
memulai pembelajaran
3.
Musyawarah (syura) dengan mengajarkan peserta didik berdiskusi
dalam mengambil keputusan
dalam kelompok
4.
Toleransi (tasamuh) dengan cara
mau bekerjasama dalam kelompok yang anggotanya berbeda- beda tanpa memilih-milih atau membeda-bedakan.
·
Sarana prasana : :
1. · Ruang kelas
2. Alat dan bahan :
1. Kertas HVS
2. Ppt
3. LCD pproyektor
4. Laptop
5. Speaker
3. Materi dan sumber ajar :
1. Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V
Target Peserta Didik : 25 siswa
Model Pembelajaran : PBL
Kompetensi Inti
3. Tujuan Pembelajaran
3.1. Meyakini makna hidup
indah saling menghargai dan tugas utama sebagai khalifah dengan benar.
3.2.
Membiasakan perilaku terpuji sebagai bukti wujud implementasi dari makna hidup indah saling menghargai dan tugas utama sebagai khalifah
dengan benar.
3.3.
Menjelaskan makna hidup indah saling menghargai dan tugas utama sebagai khalifah dengan benar.
3.4.
Menyebutkan makna saling menghargai dan tugas utama manusia sebagai khalifah dengan benar
3.5.
Menampilkan contoh-contoh perilaku saling menghargai dan tugas utama sebagai khalifah dengan benar
3.6.
Menemukan perilaku-perilaku manusia sebagai khalifah dalam kehidupan sehari hari di lingkungan terdekat dengan benar
4. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
3.1.1. Menjelaskan makna hidup saling menghargai dengan benar
3.1.2. Menyebutkan contoh-contoh perilaku
saling menghargai dengan benar
3.1.3.
Menampilkan contoh-contoh perilaku saling
menghargai dengan benar
5.
Pemahaman Bermakna
1.
Islam adalah agama
sempurna yang didalamnya mengajarkan kepada kita akhlak mulia,
salah satunya saling menghargai.
2. Saling menghargai adalah kunci untuk hidup berdampingan dengan damai. Hormati
orang lain sebagaimana kamu ingin dihormati
6. Pertanyaan Pemantik
1. Apakah kalian
memiliki teman yang berbeda
tempat tinggal?
2. Apakah kalian
memiliki teman yang berbeda
suku?
3.
Apakah kalian memiliki
teman yang berbeda
keyakinan?
7.
Kegiatan Pembelajaran (mencerminkan penerapan pendekatan PBL)
Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
1.
Guru membuka pembelajaran dengan
salam dan berdoa,
dipimpin oleh salah satu peserta
didik
2.
Guru memeriksa kehadiran.membangkitkan semangat
dengan tepuk anak soleh, melakukan
pembiasaan membaca surat pendek pilhan.
3. Guru mengajak siswa menyanyikan lagu nasional “Dari Sabang Sampai
Merauke”
4.
Guru dapat melakukan kegiatan
aprsepsi dengan menanyakan materi pada pertemuan selanjutnya, menyampaikan
cakupan materi, tujuan pembelajaran.
5. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan atau dialog sekitar perbedaan yang ditemukan
Siswa
Kegiatan Inti (50 menit)
1.
Guru
mengantarkan pembelajaran diawali dengan mengamati gambar (gambar 3.3) sebagai
stimulus. Dapat pula guru memberikan
stimulus pembelajaran yang berhubungan dengan materi yang akan disajikan
2. Selanjutnya guru dapat memberikan kepada
siswa untuk menyampaikan pendapat dalam bentuk
lisan sebagai respon yang tertulis pada kotak aktivitasku
3. Guru menyampaikan materi
secara singkat.
4. Guru membagi dalam
beberapa kelompok.
5. Guru menyiapkan beberapa
permasalahan yang terjadi
di dalam masyarakat.
6.
Masalah ke-1
7. Arman tinggal di daerah yang masyarakatnya heterogen.
8.
Mereka ada yang berasal
dari suku A, suku B, dan suku C, dan Arman sendiri
berasal dari suku C. Ketiga
suku ini hidup secara baik. Tetapi mereka hanya akrab dan dekat dengan
masyarakat yang satu suku. Tentu ini membuat
Arman tidak nyaman.
9. Masalah ke-2 tentang
perbedaan keyakinan.
10. Masalah ke-3 tentang
perbedaan pendapat.
11. Masalah ke-4 tentang
menerima perbedaan
12. Guru dapat mengembangkan permasalahan yang aktual
dan menarik peserta
didik untuk mencari
tahu jawabannya.
13. Guru membuat masalah
yang faktual.
14. Siswa mendapat satu kasus.
15. Setiap kelompok mendiskusikan dan membuat pertanyaan yang sesuai dengan
masalah agar dapat mengungkap masalah yang diberikan guru.
16.
Siswa menemukan solusi dan memaparkan di depan kelas.
17.
Guru memberikan penguatan
Kegiatan Penutup (10 menit)
1. Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam satu pembelajaran.
2. Tanya jawab tentang
materi yang telah dipelajari untuk mengetahui hasil yang dicapai
dalam proses pembelajaran
3. Guru menyampaikan informasi
materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya
4. Guru dan peserta
didik bersama-sama mengucapkan hamdalah dan salam.
.
8. Asesmen
Sikap
|
KISI KISI SOAL |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
NASKAH
SOAL |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kunci Jawaban :
Nilai : Jumlah Jawaban benar x 100
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
III. ASSESMEN /PENILAIAN KETERAMPILAN |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
A.
MELAKUKAN DISKUSI DAN KERJA KELOMPOK
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Keterangan
Pedoman Skor
12 |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B.
Rubrik Penilaian Kelompok
Keterangan
:
|
9. Pengayaan dan Remidial
1. Kegiatan remidial:
• Remedial dapat diberikan kepada
peserta didik yang capaian kompetensi dasarnya (KD) belum tuntas.
• Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum
tuntas.
•
Guru akan memberikan tugas bagi
peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan
tutor sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
2. Kegiatan pengayaan:
•
Pengayaan diberikan untuk menambah
wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai kompetensi dasar (KD).
• Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta
didik.
•
Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai
ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan atau pendalaman
materi.
.
10. Glosarium
Sunatullah : hukum Allah Swt. yang disampaikan kepada umat manusia
melalui para rasul, undang-undang keagamaan yang diterapkan oleh Allah Swt.
yang termaktub di dalam Al-Qur’an, hukum (kejadian dan sebagainya) alam yang
berjalan secara tetap dan otomatis.
· Toleran : bersifat atau bersikap menenggang
(menghargai, membolehkan, membiarkan) pendirian (pendapat, pandangan,
kepercayaan, kebiassaan, kelakuan dan sebagainya) yang berbeda atau
bertentangan dengan pendirian sendiri.
11. Daftar Pustaka
Agus Suprijono. (2009). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Anita
Lie. (2010). Cooperative Learning Mempraktikkan Cooperative Learning Di
Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo.
B
.Uno, Prof. Dr. Hamzah. 2011. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Daradjat, Zakiah.
1995. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta:
Bumi Aksara. Dimyati dan Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Isjoni. (2010). Pembelajaran Kooperatif Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik.
Yogyakarta : Pustaka
Pelajar.
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2011. Materi Peningkatan
Guru Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam.
Kementerian Agama Republik Indonesia. 2015. Modul Metode Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam.
Muhibbin Syah. (2008). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nana Sudjana. (2010). Dasar-Dasar Proses
Belajar Mengajar. Bandung:
Sinar Baru Algensindo.
Nasution, Prof.
Dr. MA. 1982.
Teknologi Pendidikan. Bandung:
C.V. Jemmars. Oemar Hamalik. (2004). Proses Belajar
Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Sardiman A. M. (2011). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif
Berorientasi Konstruktivistik.
Jakarta: Prestasi Pustaka
Publisher
Mengetahui, Bangko, 4 Desember
2024
Kepala SDN No. 098/VI Bangko VI
HETTI OKTAVIANI, S.Pd
NIP. 19821001 200604 2 023

Guru PAIBP



Husna, S.Pd.I
Atau (pilihan 2)
Modul Ajar Format Lengkap (Model 2)
Modul Ajar PAIBP
Madrasah : SDN No. 098/VI Bangko VI
Mata Pelajaran : PAIBP
Tema : Aku anak Saleh
Fase/Kelas : C/4.
Alokasi
Waktu : 140 Menit (4 JPx
35 Menit)
Tahun Pelajaran : 2024
Nama Penyusun : Husna. S.Pd.I

|
Tujuan Pembelajaran |
Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran |
|
3.1 Meyakini makna hidup indah saling menghargai dan tugas utama sebagai khalifah
dengan benar. 3.2 Membiasakan perilaku terpuji sebagai
bukti wujud implementasi dari makna
hidup indah saling menghargai dan
tugas utama sebagai khalifah dengan benar. 3.3 Menjelaskan makna hidup indah
saling menghargai dan tugas utama
sebagai khalifah dengan benar. 3.4 Menyebutkan makna saling menghargai
dan tugas utama manusia sebagai
khalifah dengan benar 3.5 Menampilkan contoh-contoh perilaku
saling menghargai dan tugas utama
sebagai khalifah dengan benar 3.6 Menemukan perilaku-perilaku manusia
sebagai khalifah dalam kehidupan
sehari hari di lingkungan terdekat denganbenar |
1. Menjelaskan makna
hidup saling menghargai dengan benar 2.
Menyebutkan contoh-contoh perilaku saling menghargai dengan benar 3.
Menampilkan contoh-contoh perilaku saling menghargai dengan benar |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
Pemahaman Bermakna:
1.
Islam adalah agama
sempurna yang didalamnya mengajarkan kepada kita akhlak mulia,
salah satunya saling menghargai.
2. Saling menghargai adalah
kunci untuk hidup berdampingan dengan
damai. Hormati orang lain sebagaimana kamu ingin dihormati
2.
Pertanyaan Pemantik:
1.
Apakah kalian memiliki
teman yang berbeda tempat
tinggal?
2.
Apakah kalian memiliki
teman yang berbeda suku?
3.
Apakah kalian memiliki
teman yang berbeda
keyakinan?
3.
Kegiatan Pembelajaran:
|
Langkah-langkah persiapan: Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti: 1. Laptop 2. LCD projector 3. Speaker 4. Power point
interaktif |
|||||||||||||||||||
|
Urutan Kegiatan Pembelajaran (mencerminkan penerapan pendekatan PBL) |
Alokasi Waktu |
||||||||||||||||||
|
Pembelajaran ke-1 |
4 JP
(4x35’) |
||||||||||||||||||
|
Kegiatan pembukaan: • Guru membuka pembelajaran dengan salam
dan berdoa, dipimpin
oleh salah satu peserta didik • Guru memeriksa kehadiran.membangkitkan semangat dengan
tepuk anak soleh,
melakukan pembiasaan membaca
surat pendek pilhan. • Guru mengajak siswa menyanyikan lagu
nasional “Dari Sabang
Sampai Merauke” • Guru dapat
melakukan kegiatan aprsepsi dengan menanyakan materi
pada pertemuan selanjutnya, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran. • Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan atau dialog
sekitar perbedaan yang ditemukan |
15’ |
||||||||||||||||||
|
Kegiatan Inti: •
Guru mengantarkan pembelajaran diawali dengan
mengamati gambar (gambar 3.3) sebagai stimulus. Dapat pula guru memberikan stimulus pembelajaran yang
berhubungan dengan materi yang akan •
2. Selanjutnya guru
dapat memberikan kepada
siswa untuk menyampaikan pendapat dalam bentuk
lisan sebagai respon yang
tertulis pada kotak
aktivitasku 3. Guru menyampaikan materi secara singkat. 4. Guru membagi
dalam beberapa kelompok. 5. Guru menyiapkan beberapa permasalahan yang
terjadi di dalam
masyarakat. 6. Masalah ke-1 7. Arman tinggal
di daerah yang masyarakatnya heterogen. 8. Mereka ada yang berasal
dari suku A, suku B, dan suku C, dan
Arman sendiri berasal
dari suku C. Ketiga suku ini hidup secara baik. Tetapi mereka hanya
akrab dan dekat dengan masyarakat yang satu suku.
Tentu ini membuat Arman tidak nyaman. 9. Masalah ke-2
tentang perbedaan keyakinan. 10. Masalah ke-3
tentang perbedaan pendapat. 11. Masalah ke-4
tentang menerima perbedaan 12. Guru dapat
mengembangkan permasalahan yang
aktual dan menarik peserta didik untuk
mencari tahu jawabannya. 13. Guru membuat
masalah yang faktual. 14. Siswa mendapat satu kasus. 15. Setiap kelompok
mendiskusikan dan membuat
pertanyaan yang sesuai
dengan masalah agar dapat mengungkap masalah yang
diberikan guru. 16. Siswa menemukan solusi dan memaparkan di depan kelas. 17. Guru memberikan penguatan |
110’ |
||||||||||||||||||
|
Kegiatan Penutup: Penyimpulan: 1. Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam
satu pembelajaran. 2. Tanya jawab
tentang materi yang
telah dipelajari untuk
mengetahui hasil yang
dicapai dalam proses
pembelajaran 3. Guru menyampaikan informasi materi yang
akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya 4. Guru dan peserta didik
bersama-sama mengucapkan hamdalah dan salam. 5. Refleksi Peserta Didik:
|
15’ |
||||||||||||||||||
|
Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran |
|||||||||||||||||||
|
Sikap • Teknik penilaian : observasi, penilaian antarteman, penilaian refleksi • Instrumen penilaian : jurnal, rubrik Pengetahuan •
Teknik penilaian : tes tertulis, lisan, penugasan •
Instrumen penilaian : soal Keterampilan • Teknik penilaian : presentasi, proyek,
portofolio •
Instrumen penilaian : soal, rubrik |
|||||||||||||||||||
|
Refleksi Guru |
|||||||||||||||||||
|
•
1.Bagaimana
menurut saya kelas ini berlangsung? •
2. Apa
yang menurut saya berjalan dengan sangat baik di kelas ini? •
3. Bagaimana
saya dapat menerapkan apa yang berjalan dengan baik di kelas saya berikutnya? •
4.
Apakah strategi pengajaran yang dipilih memenuhi target pembelajaran siswa? |
|||||||||||||||||||
|
Pembelajaran ke-2 |
4 JP (4x35’) |
||||||||||||||||||
|
Kegiatan pembukaan: 1. Guru membuka pembelajaran dengan salam
dan berdoa, dipimpin
oleh salah satu peserta didik 2. Guru memeriksa kehadiran.membangkitkan semangat dengan
tepuk anak soleh,
melakukan pembiasaan membaca
surat pendek pilhan. 3. Guru mengajak siswa menyanyikan lagu
nasional “Dari Sabang
Sampai Merauke” 4. Guru dapat
melakukan kegiatan aprsepsi dengan menanyakan materi
pada pertemuan selanjutnya, menyampaikan cakupan materi, tujuan pembelajaran. 5. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan atau dialog
sekitar perbedaan yang ditemukan siswa |
15’ |
||||||||||||||||||
|
dst. |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Inti: § Guru
mengantarkan pembelajaran diawali dengan mengamati gambar (gambar 3.3)
sebagai stimulus. Dapat pula guru
memberikan stimulus pembelajaran yang berhubungan dengan materi yang akan disajikan 3.
Selanjutnya guru dapat
memberikan kepada siswa
untuk menyampaikan pendapat dalam bentuk lisan sebagai respon yang tertulis pada kotak aktivitasku 4.
Guru menyampaikan materi
secara singkat. 5.
Guru membagi dalam
beberapa kelompok. 6.
Guru menyiapkan beberapa permasalahan yang terjadi
di dalam masyarakat. 7. Masalah ke-1 8.
Arman tinggal di daerah yang masyarakatnya heterogen. 9.
Mereka ada yang berasal
dari suku A, suku B, dan suku C, dan
Arman sendiri berasal
dari suku C. Ketiga suku ini hidup secara baik. Tetapi mereka hanya
akrab dan dekat dengan masyarakat yang satu suku.
Tentu ini membuat Arman tidak nyaman. 10. Masalah ke-2
tentang perbedaan keyakinan. 11. Masalah ke-3
tentang perbedaan pendapat. 12. Masalah ke-4
tentang menerima perbedaan 13. Guru dapat
mengembangkan permasalahan yang
aktual dan menarik peserta didik untuk
mencari tahu jawabannya. 14. Guru membuat
masalah yang faktual. 15. Siswa mendapat satu kasus. 16. Setiap kelompok
mendiskusikan dan membuat
pertanyaan yang sesuai
dengan masalah agar dapat mengungkap masalah yang
diberikan guru. 17. Siswa menemukan solusi dan memaparkan di depan kelas. § Guru memberikan penguatan |
110’ |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Penutup: Penyimpulan: 1.
Guru membuat kesimpulan atau rangkuman dari materi yang disampaikan dalam
satu pembelajaran. 2.
Tanya jawab tentang materi yang telah
dipelajari untuk mengetahui hasil yang dicapai dalam proses pembelajaran 3.
Guru menyampaikan informasi materi yang akan dipelajari pada
pertemuan selanjutnya
5.
Guru dan peserta
didik bersama-sama mengucapkan hamdalah dan salam. Refleksi Peserta Didik: |
15’ |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Asesmen/Penilaian Pencapaian Tujuan Pembelajaran |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Remidial dan Pengayaan |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan remidial: Kegiatan remidial: 1.
Remedial dapat
diberikan kepada peserta didik yang capaian kompetensi dasarnya (KD) belum
tuntas. 2.
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang
belum tuntas. 3.
Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang
belum tuntas dalam bentuk pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok,
pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan
belajar sesuai hasil analisis
penilaian. Kegiatan
pengayaan: 1.
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta
didik mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai kompetensi dasar (KD). 2.
Pengayaan dapat
ditagihkan atau tidak
ditagihkan, sesuai
kesepakatan dengan peserta didik. 3.
Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik
yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi
kegiatan pembelajaran
pengayaan untuk perluasan atau pendalaman
materi. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Sumber/Referensi/Daftar Pustaka |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Agus Suprijono. (2009). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Anita
Lie. (2010). Cooperative Learning Mempraktikkan Cooperative Learning Di
Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: Grasindo. B .Uno, Prof. Dr. Hamzah. 2011. Model Pembelajaran. Jakarta: Bumi
Aksara. Daradjat, Zakiah. 1995. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara. Dimyati dan Mudjiono. (2009).
Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Isjoni. (2010). Pembelajaran Kooperatif
Meningkatkan Kecerdasan Komunikasi Antar Peserta Didik.
Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Kementerian Agama Republik Indonesia. 2011.
Materi Peningkatan Guru Pendidikan Agama
Islam. Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam. Kementerian Agama Republik Indonesia. 2015. Modul Metode Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Pendidikan Agama Islam. Muhibbin
Syah. (2008). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nana Sudjana. (2010).
Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar
Baru Algensindo. Nasution, Prof.
Dr. MA. 1982.
Teknologi Pendidikan. Bandung: C.V. Jemmars. Oemar Hamalik. (2004). Proses Belajar Mengajar. Jakarta:
Bumi Aksara. Sardiman A. M. (2011).
Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. • Trianto. (2007).
Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka •
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Lampiran |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
A. MATERI
INDAHNYA SALING MENGHARGAI
Manusia memiliki kebutuhan untuk dihargai.
Seseorang tidak akan merasa senang jika ada orang lain yang merendahkan atau
melecehkan dirinya. Untuk menjaga perasaan orang lain serta kerukunan dalam
hubungan antar sesame manusia kita harus saling menghargai,
Menghargai artinya menghormati atau selalu
menganggap bahwa orang lain penting bagi kita, Manusia tidak bisa hidup
sediri.Manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya agar bisa
hidup dengan baik. Agar orang lain juga
merasakan manfaat hidup kita, maka seharusnya kita menghargai orang lain. Allah
SWT memberikan kepastian tentang nilai indah saling menghargai.
Firman Allah Q.S Al Qassas ayat : 77
|
Æ÷tGö/$#ur
!$yJÏù
9t?#uä ª!$#
u#¤$!$# notÅzFy$#
(
wur [Ys? y7t7ÅÁtR ÆÏB
$u÷R9$# ( `Å¡ômr&ur !$yJ2
z`|¡ômr& ª!$#
øs9Î) ( wur
Æ÷ö7s? y$|¡xÿø9$# Îû ÇÚöF{$#
(
¨bÎ) ©!$#
w =Ïtä
tûïÏÅ¡øÿßJø9$#
ÇÐÐÈ 77. dan carilah pada apa yang
telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan
janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat
baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu,
dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. |
Kita harus menerima dan mengakui orang lain yang
tidak sama dengan kita baik bahasa, suku, agama , ekonomi , budaya. Jika saling
menerima perbedaan maka akan tumbuh sikap saling menghargai.
Ada beberapa bentuk saling menghargai yang dapat
kita terapkan dalam kehidupan sehari –hari
|
1. |
Menghargai perbedaan suku dan budaya Apabila kita perhatikan bangsa Indonesia banyak
terdapat berbagai keberagaman seperti keberagaman agama, budaya, suku, bahasa
dan sebagainya. Keberagaman ini merupakan sudah menjadi ketentuan Allah ,
sesuai dengan Firman Allah Q.S Al Hujurat ayat 13 :
Ayat diatas menjelaskan tentang keragaman
ciptaan Allah. Termasuk diantaranya Allah telah menciptakan manusia dalam
berbagai perbedaan. Perbedaan ini adalah fitrah dari Allah.Sehingga semua
manusia harus menerimanya Gambar ilustrasi yang menunjukan perbedaan suku
dan budaya
Sebagai umat Islam kita harus berteman dengan
siapapun tanpa membedakan suku dan budaya. Keragaman yang dimiliki bangsa
Indonesia adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga. Setiap warga Negara wajib
menghormati dan menghargai keberagaman dan perbedaan yang ada . Sikap saling
menghargai dan menghormati akan menciptakan kedamaian, persatuan dan kesatuan
bangsa. Menghargai teman dapat dilakukan
dimanapun.Meskipun berbeda warna kulit, rambut dan postur tubuh seperti besar
dan kecil semua adalah ciptaan Allah SWT.Dengan sikap saling menghargai maka
hidup akan menjadi indah, rukun dan damai akan tercipta. |
|||
|
2. |
Menghargai Keyakinan Orang lain Menghargai keyakinan orang lain adalah sikap
terpuji dalam pergaulan sehari –hari.tetapi dalam batas yang telah ditetapkan
oleh syariat Islam. Kita harus menerima dan menyadari bahwa ada perbedaan
keyakinan. Meskipun berbeda kita tidak boleh mengejek dan menghina , Firman Allah Q.S Al An’am : 108
Ayat tersebut diatas menjelaskan larangan untuk
menghina dan mencela keyakinan orang lain.Kita harus hidup rukun , saling
menghargai dan saling menghormati agar tercipta Indonesia yang tenang dan
damai. Gambar ilustrasi yang menunjukan perbedaan
keyakinan
|
|||
|
3. |
Menghargai pendapat orang lain Menyampaikan pendapat merupakan hak setiap orang
. Jika ada perbedaan tentu harus diselesaikan secara adil dan bijaksana,Kita
harus menghindari perilaku menang sendiri atau menganggap pendapat sendiri
yang paling benar, sebab perilaku ini akan menyebabkan permusuhan dan
perpecahan. Oleh karena itu jika ada permasalahan sebaliknya diseesaikan
dengan jalan musyawarah. jalan musyawarah. Bermusyawarah dalam menyelesaikan
masalah merupakan masalah yang
diperintahkan oleh Allah seperti terdapat dalam Q.SAs Syura :38
Gambar ilustrasi yang menunjukan menghargai
pendapat orang lain
|
|||
|
|
Beberapa sikap menghargai perbedaan pendapat
antara lain :
|
|||
|
4. |
Menerima perbedaan Beberapa bentuk perilaku dalam menerima
perbedaan antara lain :
Yaitu sikap menghargai dan menerima perbedaan
suku, budaya, agama dan bahasa yang ada dinegeri ini. Karena perbedaan merupakan
pemberian Allah.
|
B. Contoh Media Pembelajaran


C. Lembar Kerja Peserta Didik



D. Rubrik dan Penilaian Kerja Kelompok
|
No |
Soal |
Nilai 4 |
Nilai 3 |
Nilai 2 |
Nilai 1 |
Kriteria |
|
1. |
Kejadian apa yang
kalian lihat di Video? |
Menjelaskan 3 kriteria dengan
tepat |
Menjelaskan 2 kriteria
dengan tepat |
Menjelaskan 1 kriteria dengan
tepat |
Menjelaskan kriteria dengan tidak tepat |
Kriteria : ·
Nama
Kejadian ·
Tempat
Kejadian ·
Waktu Kejadian |
|
2. |
Menurut kalian apakah perbuatan tersebut patut ditiru? Jelaskan! |
Menjawab kejadian tidak
patut untuk ditiru dan menjelaskan dengan rinci alasan tersebut |
Menjawab kejadian tidak patut untuk ditiru dengan penjelasan yang kurang terperinci |
Menjawab kejadian tidak
patut untuk ditiru dengan penjelasan yang kurang tepat |
Menjawab kejadian patut
untuk ditiru dengan penjelasan yang kurang tepat |
Kriteria
: Menjawab kejadian tidak patut
untuk ditiru dan menjelaskan dengan
rinci alasan tersebut |
|
3. |
Bagaimana agar hal tersebut tidak terjadi |
Menjelaskan 2 hal yang bisa mencegah
kejadian tersebut dengan benar. |
Menjelaskan 2 hal yang bisa mencegah
kejadian tersebut salah satunya kurang tepat |
Menjelaskan 1 hal yang bisa mencegah
kejadian tersebut dengan benar |
Menjelaskan 1 hal yang bisa mencegah
kejadian tersebut dengan kurang tepat |
Kriteria
: Menjelaskan 2 hal yang bisa mencegah
kejadian tersebut dengan benar. |
|
4. |
Masih Ingat dengan
Asmaul Husna yang kita pelajari minggu lalu? Coba ceritakan |
Menuliskan 2
kriteria dengan benar |
Menuliskan 2 kriteria
namun kurang lengkap |
Menuliskan 1 kriteria dengan benar |
Menuliskan 1
kriteria namun belum lengkap |
Kriteria: ·
Menuliskan
5 Nama Asmaul Husna
dan artinya ·
Menuliskan
makna 5 Asmaul Husna |
|
5. |
Menurut kalian sikap Asmaul Husna yang |
Menuliskan 2 kriteria dengan benar |
Menuliskan 2 kriteria
namun |
Menuliskan 1 kriteria dengan benar |
Menuliskan 1 kriteria namun tidak tepat |
Kriteria: ·
Menentukan Asma’ul Husna yang |
|
|
mana
yang paling tepat untuk menghindari
kejadian tersebut? Jelaskan |
|
penjelasannya kurang tepat |
|
|
sesuai dengan sikap untuk mencegah
kejadian. ·
Menjelaskan
kaitannya dengan benar |
Ket : Kebijakan guru ketepatan jawaban
sesuai dengan pertanyaan
Nilai Akhir : Jumlah skor yang diperoleh x 5
E.
Lembar Pengamatan Sikap
a.
Sikap Spiritual
-
Indikator Penilaian
a.
Menunjukan sikap Menahan Diri
b.
Menunjukan sikap menjaga kebersihan diri dan lingkungannya
c.
Menunjukan sikap hidup tertib
d.
Menunjukan sikap menjaga lisan
e.
Menunjukan hidup mandiri
-
Instrumen Penilaian

Pedoman penilaian
4 = Sangat Baik, 3 = Baik, 2 =
Cukup, 1 =kurang
2)
Sikap Sosial
-
Indikator Penilaian
a.
Menunjukan sikap Menahan Diri
b.
Menunjukan sikap menjaga kebersihan diri dan lingkungannya
c.
Menunjukan sikap hidup tertib
d.
Menunjukan sikap menjaga lisan
e.
Menunjukan hidup mandiri
-
Instrumen Penilaian

Pedoman penilaian
4 = Sangat
Baik, 3 = Baik, 2 = Cukup,
1 =kurang
F. Tes Tulis
- Instrumen
Penilaian
Nama : …………………………
Kelas : ………………………..
Jawablah pertanyaan dibawah
ini dengan benar!
1.
Berdasar pengalamanmu, bagaimana cara menahan diri ketika akan berbuat sesuatu
yang merugikan? Dan apa manfaatnya?
2.
Ayo temukan manfaat hidup mandiri supaya kalian lebih semangat lagi untuk membiasakannya!
3. Bagaimana menjaga kebersihan?
|
No |
Kebersihan |
Cara menjaganya |
|
1. |
Badan |
|
|
2. |
Lingkungan |
|
|
3. |
Hati |
|
4. Tulislah pengalamanmu hidup tertib!
|
Nama tempat |
Aturan |
Perilaku terhadap aturan |
|
|
|
|
- Kunci jawaban dan Pedoman Penskoran
|
No |
Kunci Jawaban |
Skor |
|||||||||
|
5 |
3 |
1 |
|||||||||
|
1. |
-
Cara menahan diri: menenangkan
diri, berfikir akibat buruk yang ditimbulkan dari perbuatan tersebut. -
Manfaatnya: hubungan baik tetap
terjaga, orang lain tidak tersakiti. |
Menjelasakan |
Menjelaskan |
Menjelaskan |
|||||||
|
|
cara menahan |
cara menahan |
cara |
||||||||
|
|
diri dan |
diri/manfaatnya |
menahan diri |
||||||||
|
|
manfaatnya |
saja |
dan |
||||||||
|
|
dengan tepat |
|
manfaatnya |
||||||||
|
|
|
|
namun |
||||||||
|
|
|
|
kurang tepat |
||||||||
|
2 |
Manfaat hidup
mandiri: -
Melatih tanggungjawab -
Tidak bergantung kepada orang
lain -
Menjadi kreatif -
Meningkatkan keterampilan |
Menguraikan |
Menguraikan 1-2 |
Menguraikan |
|||||||
|
|
3-4 manfaat |
manfaat hidup |
manfaat |
||||||||
|
|
hidup mandiri |
mandiri |
hidup mandiri |
||||||||
|
|
|
|
namun |
||||||||
|
|
|
|
kurang tepat |
||||||||
|
3 |
|
No |
Kebersihan |
Cara menjaganya |
|
Menuliskan 2 |
Menuliskan 1 |
Menuliskan |
|||
|
|
|
|
|
Cara menjaga Kebersihan |
Cara menjaga Kebersihan |
Cara menjaga Kebersihan |
|||||
|
1. |
Badan |
Mandi dengan teratur |
|||||||||
|
|
|
|
Menghindari tempat kotor |
Badan, |
Badan, |
Badan, |
|||||
|
|
|
|
|
Lingkungan |
Lingkungan dan |
Lingkungan |
|||||
|
|
2. |
Lingkungan |
Menyapu setiap hari |
dan hati |
hati dengan |
dan hati |
|||||
|
|
|
|
Membuang sampah pada tempatnya |
dengan benar |
benar |
namun kurang tepatr |
|||||
|
|
3. |
Hati |
Banyak zikir |
|
|
|
|||||
|
|
|
|
Berteman dengan
anak saleh |
|
|
|
|||||
|
4 |
|
Nama |
Aturan |
Perilaku terhadap |
|
Menuliskan 2 |
Menuliskan 1 |
Menuliskan |
|||
|
|
tempat |
|
aturan |
pengalaman |
pengalaman |
pengalaman |
|||||
|
|
Sekolah |
Berpakaian rapi |
Berpakaian rapi |
hidup tertib di dua tempt |
hidup tertib |
hidup tertib namun |
|||||
|
|
Masjid |
Dilarang bergurau |
Tidak bergurau |
berbeda |
|
kurang tepat |
|||||
Ket : Kebijakan guru ketepatan jawaban
sesuai dengan pertanyaan
Nilai Akhir : Jumlah skor yang diperoleh x 5
Mengetahui, Bangko, 4 Desember
2024
Kepala SDN No. 098/VI Bangko VI
HETTI OKTAVIANI, S.Pd
NIP. 19821001 200604 2 023

Guru PAIBP



Husna, S.Pd.I












































































Komentar
Posting Komentar