Resume Ekstremisme (KB 1)

 

PENDALAMAN MATERI

(Lembar Kerja Resume Modul)

 

A.   Judul Modul              : PAI Kontemporer

B.   Kegiatan Belajar      : Ekstremisme (KB 1)

C.   Refleksi

 

NO

BUTIR REFLEKSI

RESPON/JAWABAN

1.

Peta Konsep (Beberapa istilah dan definisi) di modul bidang studi


 


 

 

A.   Ekstremisme

           Definisi Ekstemisme

           Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia ekstrimisme memiliki makana yaitu paling ujung (paling tinggi, paling keras, teguh dan fanatic). Dalam pandangan Islam ekstrimesme agama ini sering dikaitkan dengan fundamentalisme Islam yang berasal dari Barat, yang pada perkembangannya disamakan dengan  istilah bahasa arab kontemporer yaitu kata at-tatharuf yang berarti ujung atau pinggir.  Berdasarkan kesepakatan diantara para ahli untuk menggambarkan radikal muncullah banyak terminologi, salah satunya menurut Azyumardi Azra radikalisme merupakan respons terhadap kondidsi yang sedang berlangsung yang muncul dalam bentuk evaluasi, penolakan, atau bahkan perlawanan terhadap ide, asumsi, kelembagaan, atau nilai

B.   Sejarah Ekstremisme

Dalam perkembangan sejarahnya, setelah jauh dari zaman Rasulullah SAW dan para sahabat penafsiran pemahaman tentang Islam semakin beragam . Dalam situasi banyaknya penafsiran timbullah fanatisme yang menimbulkan persoalan yang cukup serius salah satu diantaranya adalah terbukannya peluang kepada siapa saja yang mempunyai kepentingan khusus untuk menafsirkan teks keagamaan sesuai ideologi dan kepentingan masing-masing. Sebagaimana  yang dilakukan oleh sebagian kelompok yang menafsirkan ayat-ayat Al-Quran untuk melegalkan aksi-aksi kekerasan atas nama agama.

Gamal Al-Banna mengungkapakan untuk memahami ayat qur’an dan bagaimana penerapannya tidak akan tercapai dengan baik tanpa memahami kondisi dan sebab yang melatarbelakangi ayat tersebut diturunkan. Dapat dilihat dari sejarah Islam masa lampau, gerakan kaum Khawarij yang muncul dengan prinsip-prinsip radikal dan ekstrim, selain sejarah khawarij di sepanjang perjalanan Islam banyak ditemukan pemalsuan teks-teks keagamaan (Al-Qur’an) untuk kepentingan politik yang ujung-ujungnya memicu ekstremisme dalam beragama. Adapun beberapa karakteristik eksremisme Islam yang membedakannya dengan kelompok lain.

1.    Skripturalisme atau pemahaman harfiah dan tekstualis atas ayat Al-Qur’an

2.    Penolakan terhadap pluralism dan relativisme yang dianggp akan merusak kesucian teks

3.    Penolakan terhadap pendekatan historis dan sosiologis yang dipandang akan membawa manusia melenceng jauh dari doktrin literal kitab suci

4.    Memonopoli kebenaran atas tafsir agama, dimana mereka menganggap dirinya yang paling berwenag dalam menafsirkan kitab suci dan memandang yang lainnya sebagai kelompok sesat

 

Dari uraian diatas dapat kita ketahui eksremisme bukanlah hal yang baru. Ekstremisme bukan hanya memonopoli agama semata tetapi juga cenderung bersifat keras, kaku dan konservatif. Orang-orang Yahudi dan nasrani tercatat dalam Al-Qur’an bersifat ekstrem dalam mengagungkan pemimpin mereka.

Sejarah islam pun tidak terbebas dari sikap ekstrem. Bibit-bibit sifat ekstremisme sudah muncu sejak Rasulullah masih hidup, yang diawali dari generasi para sahabat. Karena kita ketahui para sahabat juga manusia biasa yang berpotensi keliru dan subyektif dalam memahami pesan hadis

 

 

C.   Contoh Sikap Ekstremisme

b. Takfiri

Takfiri adalah sebutan bagi seorang Muslim yang menuduh Muslim lainnya sebagai kafir dan murtad. Istilah ini ditujukan kepada orang yang mengaku seorang Muslim tetapi dinyatakan tidak murni islamnya dan diragukan keimanannya. Ulama islam mengkasifikasikan kekufuran menjadi 2 kategori

1.kufur akbar, yang mengeluarkan manusia dari islam

2. kufur asghar, tidak mengeluarkan islam, meskipun tidak      disilahkan kufur

            c. Akidah Al-Wala dan Bara

Wala’ wal bara merupakan salah satu di antara tuntutan syahadat yang di ikrarkan oleh seorang mukmin. Ia adalah bagiandari makna kalimat tauhid, yaitu berlepas diri dari setiap sesuatu yang diibadahi selain Allah. Bagi seorang mukmin, ikatan wala wal bara merupakan ikatan iman yang paling kokoh. Siapapun yang berada dalam jamaahnya maka harus didekati dan dicintai. Sebalikknya siapapun yang berada diluar jamaahnya makana berhak untuk dimusuhi dan dijauhi.  

            d. Bom Bunuh diri

Bom bunuh diri merupakan sebuah senjata modern yang digunakan untuk berperang dan dapat membunuh banyak nyawa. Bom bunuh diri merupakan sebutan atas tindakan yang dilakukan seseorang yang meledakkan dirinya dengan mengguanakan bom. Serangan bunuh diri adalah suatu serangan yang dilakukan dengan maksud untuk embunuh orang lain dan bermaksud untuk turut mati dalam proses serangannnya, misalnya dengan sebuah ledakan bom atau tabrakan yang dilakukan oleh si penyerang.

Aksi bom bunuh diri ini dilakukan oleh sebagian orang yang mengatasnamakan jihad yang merupakan sebuah penyimpangan atau pelanggaran syariat. Adapun fatwah sebagian ulama mengenai bolehnya melakukan bom bunuh diri apabila dalam kondisi terdesak seperti dalam peperangan. Bukan dalam kondisi aman atau dinegeri-negeri yang tidak sedang terjadi perang.      

 

 

2.

Daftar materi bidang studi yang sulit dipahami pada modul

1.Karateristik ekstremisme

2. Akidah Al-Wala’ dan bara

 

 

3.

Daftar materi yang sering mengalami miskonsepsi dalam pembelajaran

1.    Takfiri

2.    Bom Bunuh Diri

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK