Analisis Bahan Ajar Analisis Video Penjelasan Terjamahan, tafsir dan Takwil

 

 

ANALISIS BAHAN AJAR KEGIATAN BELAJAR:

Dosen : Dra. Hj, Huda, M.Pd.I

Nama Siswa: , S.Pd.I

Judul Modul

Al -Qur,an Hadist

Judul Kegiatan Belajar (KB)

Analisis Video Penjelasan Terjamahan, tafsir dan Takwil

Bahan ajar yang dianalsis

Video

No

Butir Pertanyaan

Respon/jawaban

1.

Tuliskan minimal 3 (tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan ajar;

A. 3 konsep dan deskripsinya

1. Pengertian Terjemah Secara etimologi, artinya menyalin atau memindahkan sesuatu pembicaraan atau bahasa dari satu bahasa kepada bahasa lainSecara singkat Terjemah berarti mengalihbahasakan agar bisa difahami. Beda dengan Terjemahan yaitu salinan bahasa, atau alih bahasa dari suatu bahasa ke bahasa yang lain. Dalam literatur arab, terjemah berarti menerangkan  atau menjelaskan. Adz-Dzahabi menjelaskan setidaknya terjemah digunakan untuk dua macam pengertian, yaitu :

a)      Mengalihkan atau memindahkan suatu pembicaraan dari suatu bahasa ke Bahasa yang lain tanpa menerangkan makna dari bahasa asal yang diterjemahkan.

b)     Menasirkan suatu pembicaraan dengan menerangkan maksud yang terkandung di dalamnya, dengan menggunakan bahasa yang lain.

2. Menurut Husein Adz-Dzahabi Terjemah dibagi menjadi dua, yaitu pertama Terjemah Harfiyah yang diartikan dengan memindahkan pengertian dari satu bahasa ke bahasa lain sambil tetap memelihara susunannya dan sekalian makna asli yang terkandung dalam apa yang diterjemahkan, terjemah ini juga disebut sebagai terjemah lafdziyah. kedua Terjemah Maknawiyah yaitu menjelaskan makna pembicaraan dengan bahasa lain tanpa terikat dengan tertib kata-kata bahasa asal atau memperhatikan susunan kalimatnya. terjemah ini juga disebut sebagai terjemah Tafsiriyah.

 

 

 

3.  Makna Tafsir dalam Pandangan Mufasir, tafsir berarti penjelasan terhadap satu kalimat (eksplanasi dan klarifikasi) yang juga mengandung pengertian penyingkapan, penunjukan dan keterangan dari maksud dari satu ucapan atau kalimat.' Para pakar 'Ulumul Qur'an seperti Imam as-Suydthi dalam al-Itqan mengatakan kata tafsir terbentuk dari pola "tafil" dari kata al-fasr yang berarti penjelasan (al-bayan) dan pengungkapan (al-kasyf) atau at-tafsirah yang berarti urine sebagai indikator diagnosa penyakit’. Sementara itu, az-Zarkasyi dalam al-Burhan menjelaskan tafsir menurut bahasa adalah memperlihatkan dan menyingkap. Tafsir merupakan bentuk mashdar dari kata fassara yufassiru tafsiran yang berarti air urine yang dijadikan sampel diagnosa dokter. Seorang mufassir dengan mengungkap redaksi ayat al-Qur'an dan sebab-sebab turunnya bisa dengan mudah baginya memahami maksud dari ayat tersebut, sama halnya dengan seorang dokter yang dapat menemukan dan mendeteksi penyakit si pasien melalui sampel urinenya. Ada perbedaan diantara ahli bahasa mengenai asal usul etimologis kata tafsir, apakah ia berasal dari fasara atau dari kata safara

 

2

Lakukan kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas sosial;

 

Pada mulanya tafsir dan ta'wil dipahami sebagai dua kata yang memiliki makna sinonim, kemudian keduanya dibedakan seiring dengan perkembangan ilmu-ilmu al-Qur'an pada kurun awal hijriah. Kedua istilah ini dipahami sebagai sebuah kegiatan dalam rangka menggali dan menjelaskan kandungan ayat-ayat al-Qur'an. Pada masa Rasulullah, tafsir dan ta'wil dianggap sama (mutaradif), karena memang yang memiliki otoritas penuh dalam menjelaskan isi al-Qur'an adalah Rasulullah. Akan tetapi, seiring perjalanan waktu istilah tafsir dan ta'wil memiliki pengertian dan wilayah masing-masing. Walaupun dalam prakteknya, masih ada para ulama yang menganggap keduanya sama. Perbedaan, dalam menyikapi dan memberi makna terhadap kata tafsir, ta’wil dan terjemah, bukan berarti untuk memberi petunjuk terhadap ummat akan makna yang keliru. Yang jelas perbedaan pandagan yang digagas oleh para mufasir merupakan sebuah analisa yang mencari makna yang lebih jelas.

 

3

1.     Merefleksikan hasil kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna.

 

Terjemah, Tafsir dan takwil merupakan rangkaian untuk bisa memaknai Al-qur’an. Kaitan dari bahan ajar di atas dengan konsep Moderasi Beragama, maka pengetahuan mengenai Tafsir dan Ta’wil menjadi hal yang sangat penting. Seringkali ayat-ayat al-qura’n dijadikan dalil dan senjata bagi sebagian golongan bahkan masih banyak orang yang memaknai Al-quran tanpa memahami ilmu-ilmu nya terlebih dahulu, terkadang mereka memahami ayat al-qura’n tanpa memahami sebab turunnya ayat tersebut, dalam konteks seperti apa ayat itu berlaku, kapan dan dimana ayat itu diturunkan yang menjadi hal penting diketahui dalam memahami satu ayat.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK