ANALISA BAHAN AJAR DARI VIDEO “RISALAH - AL QUR'AN MENGAKUI KESETARAAN GENDER - SAID AQIL SIRADJ” (KB 3)

 

 

ANALISIS BAHAN AJAR

Nama Siswa:  

Judul Modul

PAI KOMTEMPORER

Judul Kegiatan Belajar (KB )

ANALISA BAHAN AJAR DARI VIDEO “RISALAH - AL QUR'AN MENGAKUI KESETARAAN GENDER - SAID AQIL SIRADJ” (KB 3)

 

Bahan Ajar yang dianalisis

Video/jurnal/Artikel*

Video KB 3

No

Butir Pertanyaaan

Respon/Jawaban

1

 

Tuliskan minimal 3 (tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan ajar;

a)      Kedudukan Wanita dalam Islam?

Tidak ada agama yang memberikan kesetaraan gender seperti agama Islam. Tidak ada kitab suci agama lain yang seperti kitab sucinya umat Islam yakni Al-Qur’an yang secara jelas secara eksklusif menghormati kedudukan wanita sebagaimana tercantum dalam QS. An-Nisa [4] : 1 yang artinya : “Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu”

Dalam agama Islam wanita diberikan kedudukan yang setara persis dengan laki-laki dan yang membedakan hanya kodratinya dan tingkat ketakwaannya di hadapan Allah Swt.

 

b)      Bagaimana seorang wanita sampai harus bekerja mencari nafkah?

Wanita dalam Islam diperbolehkan mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya asal tetap menjaga kehormatan baik dirinya, suaminya dan keluarganya, dan tentunya atas izin suami.

 

c)      Apa yang membedakan Pria dan Wanita menurut Islam?

            Islam mengakui kesetaraan gender antara pria dan wanita dan yang membedakan hanya dalam kodratnya saja seperti wanita yang mengalami haid, hamil, nifas yang tidak ada pada diri seorang pria. Selebihnya baik wanita maupun pria memiliki hak yang sama seperti hak menuntut ilmu, hak mendapatkan kekayaan, hak untuk berkarir dan lain sebagainya.

 

d)     Bagaimana apabila penghasilan sang istri lebih besar daripada suami yang dapat menimbulkan kecemburuan?

Dalam berumah tangga itu yang penting mu’asyarah bil ma’ruf artinya ada pergaulan hubungan antara suami istri yang harmonis. Asalkan itu tetap mendatangkan keharmonisan, ketakwaan, dan ketentraman dalam berkeluarga tetap sah saja. Akan tetapi idealnya dijadikan motivasi bagi suami untuk lebih baik lagi sebagai pemimpin atau kepala keluarga dan yang paling penting saling menghormati baik istri maupun suami meski penghasilan antar keduanya ada perbedaan.

 

e)      Bagaimana memahami suatu ayat al-Qur’an dari QS An-Nisa ayat 34 “Kaum Laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum Wanita”

Kata Qawwamun dalam pemaknaan ayat tersebut maksudnya ialah meluruskan atau mencari jalan keluar bagi keluarganya, ibunya, maupun istrinya. Yang memang laki-laki itu idealnya sebagai pemimpin atau kepala rumah tangga yang bertanggung jawab, membimbing keluarganya ke jalan yang diridhai oleh Allah Swt.

 

2

Lakukan kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas sosial;

 

Apapun keadaannya khususnya di dalam membina rumah tangga, asalkan peran keduanya melahirkan atau mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah insyaallah akan terjalin hubungan keharmonisan di antara keduanya baik suami maupun istri sehingga tidak terjadi perbedaan yang berdasarkan atas kedudukan suami jauh di atas istri ataupun sebaliknya karena Islam telah memberikan kedudukan yang sama baik laki-laki maupun perempuan. Disitulah pentingnya mu’syawarah bil ma’ruf dalam membina kehidupan berkeluarga agar terlahir sikap saling menghargai dan menghormati satu sama lain.

Setelah mempelajari dan menelaah video tersebut dapat menjadi motivasi khususnya untuk kaum perempuan untuk terus belajar menuntut ilmu, menggapai cita-cita setinggi langit karena Islam telah memberikan kedudukan yang sama baik laki-laki maupun perempuan.

 

 

1.      KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BAHAN AJAR JURNAL

Kelebihan :

-          Bahasa yang diterangkan pada video tentu mudah dipahami masyarakat secara umum terutama bagi masyarakat yang tergolong masih awam

-          Menambah wawasan keilmuan khususnya peran wanita dalam kehidupan

 

Kekurangan :

Tampilan video dalam menayangkan dalil-dalilnya kurang diperbanyak untuk meyakinkan materi dengan dalil-dalil yang shahih,

akan mampu melahirkan generasi muslim yang.

 

3

Merefleksikan hasil kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna

Kaitannya dengan Konstekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelaajaran Bermakna pada video tersebut sangatlah berhubungan. Yakni pada video tersebut menjelaskan kedudukan wanita dan peran wanita di dalam membina rumah tangga, disitu terdapat nilai-nilai moderasi beragama diantaranya adalah nilai syura’, tasamuh, maupun qudwah yang dilakukan baik oleh istri maupun suami sebagai teladan yang baik dalam membina rumah tangga. Islam sangat menjunjung tinggi kehormatan perempuan sampai dituliskan dalam nama Surat khusus yaitu QS An-Nisa yang artinya nilai moderasi beragama sudah jelas tersirat disitu

                                                                                               

                                                                                                Mahasiswa

 

                                                                                               

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK