Lembar Kerja (LK) 1 : Identifikasi Masalah

 

TUGAS PENDALAMAN MATERI MODUL PEDAGOGIK POLA PBL

 

Lembar Kerja (LK) 1 : Identifikasi Masalah

Identifikasi Masalah adalah kegiatan melakukan perincian masalah yang berkaitan dengan belaajr dan pembelajaran (pedagogik) sesuai dengan mata pelajaran yang di ampu dengan memperhatikan  : (1) Visi-misi satuan pendidikan, (2) Talenta Peserta didik, (3) Local Wisdom, dan (4) ketersedian  sumberdaya  pendukung pembelajaran.  Rincian  masalah  dikelompokkan berdasarkan  satuan konsep  masalah. Seperti literasi,  numerasi,  motivasi, dan minat belajar,  srtategi Pembelajaran, media pembelajaran,  asesmen. Dan lain –lain.. (minimal 3 jenis permasalahan )

 

 

No.

Jenis Permasalahn

Masalah yang Diidentifikasi

Analisis Identifikasi Masalah

1

pedagogik, literasi, dan numerasi.

Pedagogik

1.    Peserta didik memiliki motivasi belajar yang rendah sehingga berimbas kepada hasil belajar yang belum optimal

2.    Peserta didik/siswa cenderung pasif di kelas (baik ketika diskusi dan tanya jawab)

 

 

 

 

 

 

 

Literasi

1.    Peserta didik memiliki kemampuan yang rendah dalam menemukan informasi pada pembelajaran.

 

 

Numerasi

1.    Kemampuan dasar berhitung masih rendah.

 

 

 

Pedagogik

1.    Peserta didik tidak memiliki fasilitas yang cukup untuk mendapatkan materi pembelajaran (buku, handphone dll)

2.    Rendahnya motivasi peserta didik (siswa tidak memiliki cita-cita, tidak percaya diri).

3.    Peserta didik tidak aktif bertanya atau menjawab ketika pembelajaran berlangsung.

 

Literasi

1.    Peserta didik tidak mampu menemukan jawaban atas materi pembelajaran yang diberikan (pencarian dari sumber lain).

 

Numerasi

1.    Peserta didik tidak banyak berlatih dengan teman atau mandiri untuk mengulang pembelajaran.

2

kesulitan belajar siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi) di kelas berdasarkan pengalaman mahasiswa saat menjadi guru.

1.    Tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang diberikan terkadang masih rendah.

2.    Ada peserta didik yang dalam kegiatan mencatat rendah dikarenakan tulisan kurang terbaca dengan baik.

 

 

1.    Kurangnya media pembelajaran yang menunjang sehingga materi yang akan disampaikan tidak semua peserta didik dapat memahami.

2.    Guru masih kesulitan mengenali kebutuhan belajar atau kemampuan belajar dari pada masing-masing peserta didik.

3.    Peserta didik terlambat dalam mengumpulkan tugas yang diberikan.

3

membangun relasi/hubungan dengan siswa dan orang tua siswa.

1.    Peserta didik masih sering terlambat ketika memasuki kelas.

2.    Belum optimalnya pemanfaatan paguyuban orang tua peserta didik yang sudah di bentuk.

3.    Peserta didik masih ada yang bolos saat jam pelajaran berlangsung.

1.    Tidak adanya bel masuk dan pergantian pelajaran sehingga peserta didik merasa tidak terlambat ketika datang ke sekolah.

2.    Kesibukan orang tua dirumah dan menyerahkan proses pembelajaran sepenuhnya terhadap sekolah.

3.    Ada sebagian peserta didik yang tidak tinggal dengan orang tuanya, tetapi tinggal dengan kakek atau neneknya atau dengan pamannya, sehingga sulit untuk melakukan komunikasi.

4.    Peserta didik belum banyak mengenal tentang perilaku sosial dan tanggung jawab.

4

pemahaman/ pemanfaatan model-model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan siswa.

1.    Penguasaan dan penerapan model-model pembelajaran inovatif yang masih kurang atau rendah.

2.    Belum mengetahui model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi kelas.

1.    Kurangnya kemampuan guru dalam memilih model pembelajaran yang sesuai.

2.    Penguasaan guru terhadap model-model pembelajaran inovatif masih rendah

3.    Kurangnya pendekatan guru terhadap siswa atau peserta didik  tentang perbedaan individu manusia.

4.    Guru masih menggunakan buku sebagai acuan sumber belajar.

5

Materi terkait Literasi numerasi, Advanced material, miskonsepsi, HOTS.

1.    Belum memahami apa itu HOTS sehingga berdampak pada perancangan dan pelaksanaan pembelajaran HOTS, begitu juga dengan pembuatan soal dengan membuat level HOTS

1.    Kurangnya sosialisasi tentang pembelajaran berbasis HOTS.

2.    Soal yang dibuat terkadang tidak sesuai dengan pembelajaran HOTS.

3.    Peserta didik masih belum bisa menguasi materi atau pembelajaran dengan HOTS.

6

pemanfaatan teknologi/inovasi dalam pembelajaran.

1.    Masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang berada di lingkungan sekolah, sehingga berdampak pada penggunaan media pembelajaran.

1.    Peralatan teknologi yang jumlahnya sangat terbatas.

2.    Dana BOS masih terbatas untuk memenuhi kebutuhan peralatan di sekolah.

3.    Guru jarang menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK