Analisis BAhan Ajar Penerapan Teori Belajar Behavioristik Dalam Proses Pembelajaran
Nama :,
S.Pd.I
Pilih Bahan Ajar : Materi Dosen
Tema : buatlah analisa
bahan ajar dengan bahan analisa Artikel yang berjudul
Penerapan Teori Belajar Behavioristik Dalam
Proses Pembelajaran
|
Tuliskan
minimal 3 (tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan
ajar; |
1. Teori
behaviorisme merupakan teori yang berkonsentrasi pada studi tentang tingkah
laku yang dapat di amati dan di ukur setelah diberikan stimulus. 2. Teori
kognitivisme merupakansuatu bentuk teori belajar yang didasarkan pada proses
berfikir di balik tingkah laku yang terjadi. 3. Teori
kontruktivisme merupakan teori yang mengusung
pembangunan kompetensi, keterampilan, atau pengetahuan secara mandiri oleh
peserta didik yang difasilitasi oleh pendidik melalui berbagai macam
rancangan pembelajaran serta tindakan yang dibutuhkan untuk menghasilkan
perubahan yang diperlukan oleh peserta didik. |
|
Lakukan
kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas
sosial; |
Teori belajar
memiliki beberapa fungsi dalam proses pembelajaran, antara lain fungsi
pemahaman, fungsi prediktif, fungsi kontrol, dan fungsi rekomendatif. Melalui
fungsi rekomendatif, teori behavioristik dapat merekomendasikan pedoman
instruksional kepada pendidik, yang berupa stimulus-stimulus yang tepat dalam
proses pembelajaran sehingga memunculkan respon peserta didik yang merupakan
hasil belajar yang diinginkan. Teori belajar
behavioristik menjelaskan bahwa belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai
akibat dari adanya interaksi antara stimulus dan respon. Dari beberapa teori
belajar behavioristik yang dikembangkan dapat disimpulkan bahwa untuk
memunculkan respon yang diharapkan dibutuhkan penguatan |
|
Merefleksikan
hasil kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna |
Teori belajar
behavioristik sangat cocok untuk perolehan kemampaun yang membutuhkan praktek
dan pembiasaan yang mengandung unsur-unsur seperti: Kecepatan, spontanitas,
kelenturan, reflek, daya tahan dan sebagainya sehingga model yang paling
cocok adalah Drill dan Practice, contohnya: dimanfaatkan di pendidikan anak
usia dini, TK untuk melatih kebiasaan baik, karena anak-anak sangat mudah
meniru perilaku yang ada dilingkungannya dan sangat suka dengan pujian dan
penghargaan. Sedangkan untuk pendidikan menengah dan pendidikan tinggi teori
behavioristik ini banyak digunakan antara lain untuk melatih percakapan
bahasa asing, mengetik, menari, menggunakan komputer, berenang, olahraga dan
sebagainya. |
Komentar
Posting Komentar