Analisis Bahan Ajar Pendampingan Penyusunan Soal Berorientasi Hots Bagi Para Guru SMAA. 5 Sebastianus Menggo*1 , Leonardus Par2 , Tabias Gunas3 , Stanislaus Guna4
|
Nama |
|
||
|
Kelas |
PAI |
||
|
Judul Modul |
Evaluasi Pembelajaran |
||
|
Bahan Ajar yang dianalisis |
Pendampingan Penyusunan Soal
Berorientasi Hots Bagi Para Guru SMAA. 5 Sebastianus Menggo*1 , Leonardus
Par2 , Tabias Gunas3 , Stanislaus Guna4 |
||
|
No |
Butir Pertanyaaan |
Respon/Jawaban |
|
|
1 |
Tuliskan
minimal 3 (tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan
ajar; |
1.
Higher Order Thinking Skill (HOTS)
adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi yangberada pada tingkat kemampuan
berpikir analisis, evaluatif, dan menciptakan (C4-C6dalam taksonomi Bloom)
(Ahmad, 2019). Penyusunan soal-soal dalam setiap matapelajaran tetap
mempertimbangkan komposisi yang proporsional antara kemampuanberpikir tingkat
rendah (lower order thinking skill), yaitu mengingat dan memahami (C1dan C2),
dan kemampuan berpikir tingkat sedang (medium order thinking skill),
yaitumengaplikasikan (C3) 2.
.Asesmen merupakan salah satu
kompetensi pedagogik, berfokus pada pendidik mampumenerapkan ilmu komponen
penting dalam suatu proses pembelajaran. Jenis asesmenyang diberikan harus
sesuai dengan karateristik mata pelajaran dan capaian pembelajaran
dari setiap target keterampilan yang hendak dicapai. Pendidik dituntutuntuk
mampu menerapkan jenis asesmen yang benar, tepat, dan berterima dalammendukung
keberhasilan belajar para peserta didik. Pendidik memberikan asesmenuntuk
merefleksikan kekurangan dalam pembelajarannya dan menilai pencapaianbelajar
setiap peserta didik 3.
Berpikir kritis dan mengatasi masalah
merupakan salah satu keterampilan yang harusdikuasai oleh peserta didik pada
pendidikan abad ke-21. Pendidik mengerahkan empatkompetensi yang ada pada
dirinya untuk mendesain kegiatan-kegiatan pembelajaranyang menantang peserta
didik untuk mampu berpikir kritis, sistematis, terutama dalamkonteks
pemecahan masalah, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan teman sebayadan
berbagai pihak, sehingga mereka mampu menghadapi persaingan global yangmakin
kompleks. |
|
|
2 |
Lakukan kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam
bahan ajar dengan realitas sosial; |
pembelajaran
dari setiap target keterampilan yang hendak dicapai. Pendidik dituntut untuk mampu menerapkan jenis asesmen
yang benar, tepat, dan berterima dalammendukung keberhasilan belajar para
peserta didik. Pendidik memberikan asesmen untuk
merefleksikan kekurangan dalam pembelajarannya dan menilai pencapaianbelajar
setiap peserta didik..Berpikir kritis dan mengatasi masalah merupakan salah
satu keterampilan yang harusdikuasai oleh peserta didik pada pendidikan abad
ke-21. Pendidik mengerahkan empatkompetensi yang ada pada dirinya untuk
mendesain kegiatan-kegiatan pembelajaranyang menantang peserta didik untuk
mampu berpikir kritis, sistematis, terutama dalam konteks
pemecahan masalah, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan teman sebayadan
berbagai pihak, sehingga mereka mampu menghadapi persaingan global yangmakin
kompleks.4.Diskusi adalah suatu interaksi komunikasi yang terjadi antara dua
orang atau secaraberkelompok dimana tujuannya untuk membahas suatu tema atau
topik tertentusehingga menghasilkan suatu kesepakatan pendapat. Pendapat lain
mengatakanpengertian diskusi adalah proses pertukaran pikiran, gagasan, dan
pendapat, yangdilakukan oleh dua orang atau lebih, untuk mendapatkan suatu
kesimpulan atau kesepakatan
bersama |
|
|
3 |
Merefleksikan
hasil kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna |
Digitalisasi
yang saat ini sangat berkembang, menyebabkan manusia semakin dimanjakan
olehteknologi, manusia semakin berfikir dengan serba instan, dan sebagian
karakter manusiasemakin tergerus oleh zaman Untuk itu, kemampuan berpikir
juga harus ditingkatkan gunamengikuti perkembangan dan tantangan dunia.
Melalui pembelajaran berbasis HOTSdiharapkan para pendidik dapat
mempersiapkan anak didiknya agar memiliki skill berpikir tingkat tinggi. Kemampuan
analisis dan berpikir kritis dari peserta didik sangatdiperlukan. Peserta
didik bisa diarahkan atau dibimbing untuk berdiskusi tentang hal-hal
yangmengemuka belakangan ini. Misalnya tentang toleransi antar umat beragama,
penanggulanganradikalisme, dan sejenisnya. Peserta didik bisa diarahkan untuk
bisa lebih kritis melihatfenomena tersebut, dan kemudian merumuskan solusi
yang mengarah pada penerapan Pembelajaran
Bermakna. |
|
Mahasiswa
1
4.Diskusi adalah suatu interaksi komunikasi yang terjadi
antara dua orang atau
secaraberkelompok dimana tujuannya untuk membahas suatu tema atau topik tertentusehingga menghasilkan suatu kesepakatan pendapat. Pendapat lain mengatakanpengertian diskusi adalah proses pertukaran pikiran, gagasan, dan pendapat, yangdilakukan oleh dua orang atau lebih, untuk mendapatkan suatu kesimpulan ataukesepakatan
bersama.
Komentar
Posting Komentar