Resume Moderasi Beragama KB 4 Implementasi Moderasi Beragama Melalui P5- PPRA
Pendalaman Materi
A. Nama Mahasiswa :
B. Judul : Moderasi Beragama
C. KB 4 : Implementasi Moderasi Beragama melalui P5-PPRA
| No | Butir | Respon /Jawaban |
| 1 | Konsep | 1. Moderasii Beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat terlihat dari tingginya empat indikator utama berikut ini : a. Komitemen kebangsaan penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi : UUD 1945 dan regulasi dibawahnyaa b. toleransii menghornmati perbedaan dan memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan, mengeksfresikan keyakinannya, dan menyampaikan pendapat. menghargai kesetaraan dan sedia bekerjasama c. Anti kekerasan menolak tindakan sesorang atauu kelompok tertentu yangg menggunakan cara-cara kekerasan, baik secara fisik maupun verbal, dalam mengusung perubahan yang diinginkan d. penerimaan terhadap tradisi selalu terbuka dalam menerima tradisi dan budaya lokal dalam perilaku keagamaannya, asalkan tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama 2. 5 strategi yang dapat dilakaukan dalam rangka penguatan moderasi beragamaa a. Penguatan cara pandang, sikap, dan praktek beragama jalan tengan b. Penguatan harmonisasi dan kerukunan umat beragama c. Penyelarasan relasi agama dan budayaa d. peningkatan kulaitas pelayanan kehidupan beragama e. penguatan ekonomii dan sumber daya keagamaan 3. Moderasi beragamaa melalui projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lili alaminn Moderasi beragama menjadi salah satu program yang diprioritaskan pemerintah untuk : a. Membangun kehidupan beragama yang harmonis dalam bingkai kehidupan berbangsa dan bernegara b. membangunn kehidupan bersama yang harmonis c. menjadi dasar berpikir dalam memahami subtansi ajaran agama yang mengakomodir nilai-nilaii kemanusiann, kebudayaan, kebangsaan, kebhinekaan, dan ketaatan pada konstitusi yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia Profil pelajar Pancasila dan profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin yang selanjutnya disebut profil pelajar, merupakan pelajar yang memiliki pola pikir , bersikap dan berprilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur pancasila yang universal dan menjunjung tinggi toleransi demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa serta perdamaian dunia P5 Juga memiliki pengetahuan dan keterampilan berpikir antara lain : berpikir kritis, memecahkan masalah, metakognisi, berkomunikasi, berkolaborasi, inovatif, kreatif, berliterasi informasi, bertakwaan, berakhlak mulia, dan moderat dalam keagamaan Beberapa hal yang perlu diketahui oleh pendidik untuk mengimplementasi moderasi agama melalui Projek penguatan P5 dan PPRA yaitu : a. Memahamai 6 dimensi dan nilai P5 b. Memahami 10 nilai PPRA sebagai cerminan moderasi beragama c. mengetahui prisip pelaksanaan Projek Pengeuatan P5 dan PPRA .d. Mengetahui strategi projek penguatan P5 dan PPRA e. Memahami jumlah tema projek dalam satu tahun ajaran pada setiap jenjang\f. menganalisis tema tema utama projek P5 pada jenjang PAUD dan SD, SMP, SMA g. mmetakan tema menajdi bebrapa topik yang dapat dikembangkan menajdi kegiata projek h. menyasun modul projek yang meliputi komponen profil modul, tujuan , aktivitas, dan asesmen Dalam profil pelajar terdapat bebrapa dimensi dan nilai yang menunjukkan bahwa profil pelajar tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa indonesia sekaligus warga dunia yang : a. beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia b. Berkebhinekaan global c. Bergotong royong d. mandiri e. Bernalar Kritsi f. kreatif Pelajar juga diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai beragama yang moderat, baik sebagai pelajar Indonesia maupun warga dunia. Niali Moderasi beragama Yaitu : 1. Berkeadaban ( ta'addub ) 2. Keteladanan ( qudwah) 3. Kewarganegaraan dan kebangsaan ( muwatanah) 4. Mengambil jalan tengan ( tawassuf) 5. Berimbang ( tawazun ) 6. Lurus dan tegas ( I'tidal) 7.Kesetaraan (musawah) 8. Musyawarah ( syura) 9. toleransi (tasamauh) 10. DInamis dan inovatif (tawwur wa ibtikar) |
| 2 | Daftar materi pada KB yang sulit difahami | Materi yang sulit difahami yaitu bagaimana cara mengintegrasi projek penguatan profil pancasila dan profil pelajar Rahmatan lil alamin dalam pembelajaran intrakurikuler? |
| 3 | Daftar materi yang sering mengalami miskonsepsi dalam pembelajaran | Pelajar pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berprilaku sesuai dengan nilai- nilai pancasila melalui 6 dimensi utama. Dimana profil ini telah tertuang dalam Permendikbud Nomor 22 Tahun 2020 sebagai rencana strategis mewujudkan masyarakat yang berkarakter. akan tetapi belum adanya sinkronisasi dalam memehamai pelaksanaann P5 pada kurikulum merdeka. Miskonsepsi yang sering terjadi adalah : 1. Sulitnya membedakan model pembelajaran berbasis proyek dengan proyek profil pelajar pancasila 2. Kesalahpahaman juga terjadi pada pelaksanaan P5 yang berintegrasi dalam pembelajaran apalagi di skolah sekolah yang belum menerima sosialisasi atau pelatiahan 3. Guru belum terbiasa untuk merancang P5, sehingga belum terlihat perbedaaan yang substansial antara P5 dan PPK K13 |
Komentar
Posting Komentar