Resume Moderasi Beragama KB 1 Sketsa Keberagaman di Indonesia

  PENDALAMAN MATERI

A. Nama Mahasiswa            : 

B. Judul                                     : MOderasi Beragama

C. KB 1                                         : Sketsa Keberagaman di Indonesia


No Butir RefleksiRespon / Jawaban
1Konsep (beberapa Istilah definisi ) di KB :

Sketsa keberagamaan pada kehidupan manusia berisi gambaran yang menunjukkan kehadiran agamaa untuk kehidupan manusia secara umum akan selalu disertai dengan ' dua muka' /janus face. Agama memiliki identitas yang sifatnya exlusive , particularist, sertaa primordial. Agama juga kaya akan identitas yang sifatnya inclusive, universalist, serta transcending

Sketsa keberagamaan padaa pola kehidupan bangsa Indonesia, berdiri gambaran yang menunjukkan pada kehidupan manusia secara universal. Kehadiran agama dalam kehidupann bangsa Indonesia menunjukkan aspek pluralitas bangsa Indonesia merupakan pluralitas agama yangg mempunyai energai potensial yang bersifat kontruktif

Tiga Tantangan bagi kehidupan beragama dan berbangsa  Indonesia :

-Berkembangnya  baik cara pandang, sikap, sertaa praktik beragama yang berlebihan /ekstrem. yang meninggalkan martabatt kemanusian

- Berkembangnya Klaim kebenaran subyektif serta pemaksaan  kehendak pribadi atas tafsirr agama dan pengaruhi kepentingan ekonomi serta politik yang berpitensi memunnculkan konflik

- Berkembangnya semangat umat beragama yang tidak selarasr dengan kecintaan kepada  berbangsa dalam bingkai NKRI

Nurcholis Madjis, Agama bisa dianggapp sebagai sesuatu yang mempunyai nilai comparative advantage. Agama memberrikan harapan  nilai tambah yang fundamental terhadap upaya dalam menciptakan keseimbangan antaraa kehidupan material dengan immaterial, kehidupan profan dan sacral

A. N Wilson '" Against Religion; Why We Should Try to Live Without It " dari sebuah wacana bahwaa jika dalam Alkitab (bibel) dikatakan cinta uang merupakan akar segala kejahatan, bisa jadi lebih  benar dikatakan cinta tuhan merupakan akarr segala kejahatan

Marx, agamaa adalah candu bagi rakyat. Hal ini  didukung oleh wilson yang menyatakan agama bisa membuat orang tidak bisa tidur

Berbagai kejadian treorr banyak dilakukan oleh kelompok garis keras berlandaskan Islam, namun tindakan radikalisme aksi teror juga banyak dilaksanakan kelompok dengan latar belakang agama lainnya


Berrdasarkan UUD 45 agama memiliki  posisi fundamental :

- Pada pembukaan UUD 1945, frasa " Atas berkat Rahmat Allah yang maha Kuasa" didapat pada alinea ketiga merupakan suatu bentukk pengakuan rasa syukur Bangsa Indonesia atas Kehadirat Tuhan yang maha Kuasa

- Neggara Indonesia merupakan negara yang berdasarkan dari ketuhanan yang maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, serta kerakyatan yang ddipimpin oleh hikmat kebijaksanaan  dalam permusyawaratan  perwakilan, juga dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rrakyat Indonesia

- Pasal 28 E ayat (1) UUD 1945 menyatakan , " setiap orang berhak memeluk agama serta beribadat menurut agamanya masing-masingg, memilih pendidikan serta pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya sertaa berhak untuk kembali"

terdapat 3 tantangan pada kehidupan beragama yang dihadapi saat ini:

- Dikaitkan bersama menguatnya, sikap, serta perilaku keagamaaan ekslusif yang bersemangat menolak perbedaan dan menyingkirkan kelompok lainnya

- Dikaitkan berrsama tingginya angka kekrasan berlandaskan agama. Pandangan, sikap, serta cara beragama yang eksklusif akan melahirkan berbagai praktik intoleransi serta kekerasan keagaamaan yang menghancurkan bahkan bisa mematikan

- Ideologi keagamaan yang tertutup yang dipenuhi kebencian serta kekrasan menghasilkann berkembangnya semangat beragama yang tidak lagi selaras dengan kecintaan berbangsa pada bingaki NKRI

Paradigma untukk pemikiran politik yang bersifat subtantif-inklusif secara umum ditandai oleh keyakinan bahwa Islam sebagai agama tidakk merumuskan konsep  teoritis yang hubungannya dengan politik

Ciri -ciri  yang menonjol pada pemikiran Substantif-inklusif :

- Adanya kepercayaan tinggi bahwa Al Quran merupakan kitab Suci yang berisikan aspek etik serta pedoman moral mengarungi kehidupan manusia, tetapi tidakk memenuhi secara detail pembahasan terhadap setiap obyek permasalahan kehidupan

-Pendukungg Paradigma substantif -inklusif yakin bahwa tujuan Untama Nabi Muhammad buka untuk membangun kerajaan/negara, melainkan seperti para nabi lainnaya yaitu berdakwah mengenai nilai=nilai islam  dan kebajikan

- Para proponen paradigma substantif -inklusif mempunyai pendapatt bahwa syariat tidak bisa dibatasi ataupun terikat oleh negara. Demikian pula syariat juga tidak berkaitan dengan gagasan -gagasan spesifik yang  berkaitan dengann pemerintahan/sistem politik. Islam dipandang semata-mata hanyaaaa sebagamana buknnyua sebuah sistem yang berkaitan dengan tertibb bernegara. Syariat Islam seharusnya tidak diletakkan kedalam domaian negara, akan tetapi tetap diletakkan pada kerangka sistem keimanan islam

- refleksii para pendukung paradigma substantif -inklusif pada bidang politik merupakan upaya yang dilakukan signifikan terhadap pemikiran serta orientasi politik yang menekankan menisfestasi substansial dengan nilai-nilai isalm pada aktivitas politik

2Istilahtidak Ada
3Daftar materi yang sering mengalami mis Konsepsi dalam PembelajaranCara yang terbaik  untuk menerapkan pembelajaran moderasi beragama di Indonesia adalah dengan menerapkan pembelajaran kepribadian toleran, solidaritas, membantu sesama, jujur, adil, mandiri, anti perpecahan, konflik, ketegangan. dan kekerasan
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK