MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA IPS FASE D KELAS VII Tema 3

 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D/ VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Potensi Sumber Daya Alam

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

8 JP (4 Pertemuan Ke33-36)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Mengidentiikasi bentang alam yang ada di sekitar rumahnya.

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video tentang potensi sumber daya alam.

2. Slide Gambar tentang masyarakat pesisir.

3. Artikel dan sumber belajar mengenai potensi sumber daya alam.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, Proyektor, PC, Pengeras suara.

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Problem based learning.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu menjelaskan potensi sumber daya alam.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Pemahaman kepada siswa setiap daerah memiliki bentang alam yang memengaruhipotensi sumber daya alam.

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Bagaimana bentuk bentang alam di daerah kalian?
  • Apakah potensi alam paling besar di daerah kalian?
  • Bandingkan dengan teman lainnya yang berasal dari daerah berbeda!
  • Apakah daerahkalian memiliki kesamaan atau perbedaan potensi alam?

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi : peserta didik melihat tayangan video tentang potensisumber daya Indonesia. Guru dapat menambahkan variasi gambar dariinternet, guru menceritakan kepada peserta didik atau melalui kegiatantanya jawab. Guru dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan kondisisekolah dan peserta didik. Peserta didik difasilitasi guru mengaitkanvideo dengan bagaimana sumber daya ekonomi dapat memengaruhisejarah masa lalu, kegiatan ekonomi serta status dan diferensiasisosial di masyarakat. Guru melanjutkan dengan memberikan motivasiterkait langkah menjaga kelestarian sumber daya alam Indonesia.

4. Siswa dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuan pembelajarandalam tema 3

5. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 33 sampai36 tentang perubahan potensi sumber daya alam.

 

KegiatanInti

1. Mengorientasikan peserta didik terhadap masalah

a. Guru menjelaskan tentang gambar masyarakat pesisir pada awaltema untuk mengidentiikasi bentang alam yang ada di sekitarrumahnya. Kegiatan orientasi dapat dilakukan dengan aktivitasindividu seperti di bawah ini.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepadasiswa setiap daerah memiliki bentang alam yang memengaruhipotensi sumber daya alam. Proses saling tukar hasil temuanpeserta didik dapat dilakukan dalam waktu singkat, kemudianguru melakukan tanya jawab dengan siswa terkait hasil identiikasi.Secara interaktif guru mengaitkan hasil identiikasi denganorientasi pembelajaran.

b. Tanya jawab tentang bentang alam, potensi alam, dan faktor yangmenyebabkan perbedaan sumber daya.

2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar

a. Peserta didik diberikan waktu untuk membaca buku siswa terkaitkonsep potensi sumber daya alam.

b. Peserta didik mengamati lingkungan sekitar mengenai bentangalam yang ada di sekitarnya dan membandingkannya denganteman lain.

c. Peserta didik mengidentiikasi bagaimana cara memanfaatkansumber daya alam yang ada untuk memenuhi kebutuhan.

d. Peserta didik mengidentiikasi bagaimana cara agar potensi alamdapat digunakan namun tetap lestari.

e. Peserta didik menganalisis apa yang menyebabkan perubahanpotensi sumber daya alam.

3. Membimbing kegiatan individual maupun kelompok

a. Guru membimbing siswa dalam kelompok untuk mengumpulkaninformasi Peserta didik mencari sumber informasi lain mengenaipotensi sumber daya alam.

b. Guru membimbing siswa memecahkan masalah tentang potensisumber daya alam di sekitar siswa dengan melakukan pengamatanbersama.

4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

Guru mempersilahkan perwakilan peserta didik untuk menyajikanhasil pengamatan mengenai potensi sumber daya alam di sekitar sertadilakukan kegiatan tanya jawab untuk mengembangkan jawaban.

5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.

Guru membantu siswa melakukan releksi dan evaluasi terhadap hasildiskusi dan menyampaikan kesimpulan dari materi yang dipelajari.

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang potensi sumber daya alam adalah

Pengetahuan

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi potensi sumber dayaalam di sekitar?

·      Bagaimana potensi alam tersebut dapat dimanfaatkan secaramaksimal?

·      Bagaimana agar potensi alam tersebut dapat digunakan dan tetaplestari?

Keterampilan

·      Apakah aku sudah berhasil membuat infograis/mind map/timeline peristiwa tentang potensi sumber ydaa alam

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong siswa mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang potensisumber daya alam

5. Doa dan penutup.

 

 

 

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai potensi sumber daya alam, kita dapat mengetahui bahwa Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang terdapat di permukaanbumi serta dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhanhidupnya. Berdasarkan kelestariannya, sumber daya alam dapat dibedakanmenjadi dua, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewableresources) dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable resource).

Sumber daya alam yang dapat diperbarui misalnya tanah, air, danhutan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui misalnyagas, minyak bumi, timah, dan batu bara. Berikut ini merupakan potensisumber daya alam di Indonesia yang dibagi menjadi tiga, yaitu sumberdaya alam hutan, sumber daya alam tambang, dan sumber daya alamkemaritiman.

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi potensi sumber daya alam di sekitar?

·      Bagaimana potensi alam tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal?

·      Bagaimana agar potensi alam tersebut dapat digunakan dan tetaplestari?

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1. Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, danguru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuksatu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru matapelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yangdiajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu)jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didikbisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnalberbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yangmenunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secaraalami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas,guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperolehinformasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapiselama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arahsikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnalperkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik danmenyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

Mengidentiikasi bentang alam yang ada di sekitar rumahnya

Potensi Sumber Daya Alam

Pesertadidik diharapkan mampumenjelaskan potensi sumber daya alam

Tes Tertulis

2

Butirsoal:

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan potensi sumber daya manusia?

2.Bagaimana pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia apakah sudah dilakukan secara maksimal?

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

SDM atau Sumber Daya Manusia adalah suatu potensi yang dimiliki oleh setiap orang untuk mewujudkan sesuatu sebagai makhluk sosial

2

2

SDA Indonesia mencakup kekayaan alam mulai dari darat, laut, bumi dengan aneka bahan tambang. Namun, sayangnya sampai saat ini seluruh sumber daya tersebut belum sepenuhnya tersentuh oleh teknologi sehingga belum bisa dikelola secara maksimal.

2

Total Skor Maksimum

4

 

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi potensi sumber daya alam di sekitar?

·      Bagaimana potensi alam tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal?

·      Bagaimana agar potensi alam tersebut dapat digunakan dan tetap lestari?

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

Mengidentiikasi bentang alam yang ada di sekitar rumahnya

Potensi Sumber Daya Alam

Pesertadidik diharapkan mampu menjelaskan potensi sumber daya alam

Penugasan

 

Contoh Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Jelaskan tentang potensi sumber daya alam

0-2

2

Bagaimana agar potensi alam tersebut dapat digunakan dan tetaplestari?

0-3

3

Bagaimana potensi alam tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal?

0-3

4

Keruntutanbahasa

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

 

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi bentang alam yang ada di sekitar rumahnya

Potensi Sumber Daya Alam

Pesertadidik diharapkan mampu menjelaskan potensi sumber daya alam

 

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahan

yang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar peristiwa tentang potensi sumber daya alam.

3.Mencantumkan komponen peristiwa tentang potensi sumber daya alam padagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada peristiwa tentang potensi sumber daya alam.

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi bentang alam yang ada di sekitar rumahnya

Potensi Sumber Daya Alam

Pesertadidik diharapkan mampu menjelaskan potensi sumber daya alam

Penilaian Proyek

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan perubahan potensi sumber daya alam menggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan perubahan potensi sumber daya alam.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan perubahan potensi sumber daya alam yang telahdipilih!

4. Tuliskan peristiwa tentang potensi sumber daya alam konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanperubahan potensi sumber daya alam

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanperubahan potensi sumber daya alam dalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanperubahan potensi sumber daya alam yangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan perubahan potensi sumber daya alam yang dipilih.

G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Bagaimana bentuk bentang alam di daerah kalian? Apakahpotensi alam paling besar di daerah kalian? Bandingkan denganteman lainnya yang berasal dari daerah berbeda! Apakah daerahkalian memiliki kesamaan atau perbedaan potensi alam?

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

 

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

A. Keberadaan Diri dan Keluarga

A. Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

1. Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang terdapat di permukaanbumi serta dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhanhidupnya. Berdasarkan kelestariannya, sumber daya alam dapat dibedakanmenjadi dua, yaitu sumber daya alam yang dapat diperbarui (renewableresources) dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (nonrenewable resource).

Sumber daya alam yang dapat diperbarui misalnya tanah, air, danhutan. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui misalnyagas, minyak bumi, timah, dan batu bara. Berikut ini merupakan potensisumber daya alam di Indonesia yang dibagi menjadi tiga, yaitu sumberdaya alam hutan, sumber daya alam tambang, dan sumber daya alamkemaritiman.

a. Sumber Daya Alam Hutan

Sumber daya hutan telah memberikan peranan signifikan dalammendukung pembangunan ekonomi Indonesia. Hutan merupakan suatuareal lahan lebih dari 6,25 hektare dengan pohon-pohon lebih tinggi dari 5meter pada waktu dewasa dan tutupan kanopi lebih dari 30%. Berdasarkandata Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2018), Indonesia mengalokasikan 63% atau seluas 120,6 juta hektare daratannya sebagaikawasan hutan. Fungsi kawasan hutan Indonesia dapat diklasifikasikanmenjadi tiga yaitu hutan produksi, hutan lindung, dan hutan konservasi.

Hutan Produksi

Kawasan hutan yang dimanfaatkanuntuk menghasilkan bahan baku produksi.Fungsi ekonomi hutan produksidapat memberikan manfaat optimal bagimasyarakat seperti memanfaatkansemua potensi yang terdapat di dalamhutan produksi seperti kayu, dan rotan.Pemanfaatan hutan produksidapat dilakukan setelah penerbitan izinpemerintah berdasarkan pada bentuk-bentukpemanfaatan.

Hutan Lindung

Hutan lindung memiliki peran strategisdalam melindungi sistem daya dukunglingkungan hidup. Manfaat hutanlindungyaitu mengatur suplai air, mengendalikanerosi, mencegah banjir,mencegah intrusiair laut, mempertahankankesuburantanah, dan menyediakansuplai makanandan energi untuk kehidupan manusia.

Hutan Konservasi

Hutan konservasi dapat diklasifikasikan menjadi kawasan suaka alam dankawasan pelestarian alam. Kawasan suaka alam sendiri dibedakan menjadikawasan cagar alam dan kawasan suaka margasatwa. Sedangkan kawasanpelestarian alam diklasifikasikan menjadi kawasan taman nasional,kawasan taman wisata alam, serta kawasan taman hutan raya. Cakupanwilayah hutan konservasi dapat di daratan maupun perairan.

a) Kawasan Suaka Alam

Kawasan suaka alam merupakan kawasan yang memiliki ciri khastertentu baik yang berada di daratan ataupun di perairan, serta memilikifungsi pokok sebagai kawasan untuk pengawetan keanekaragamantumbuhan dan satwa. Kawasan suaka alam dapat dibedakan menjadi duayaitu cagar alam dan suaka margasatwa.Cagar alam adalah kawasan suaka alam dengan ciri khas berupatumbuhan, satwa, serta ekosistemnya yang perlu dilindungi sehinggakelangsungan hidupnya terjadi secara alami. Suaka margasatwamerupakan suatu kawasan suaka alam dengan ciri khas berupa keunikandan keanekaragaman jenis satwa sedangkan untuk tujuan kelangsunganhidup yang ada di dalamnya dapat dilakukan pembinaan.

 

b) Kawasan Pelestarian Alam

Kawasan pelestarian alam merupakansuatu kawasan hutan yang memilikiciri khas dengan fungsi pokok memberiperlindungan terhadap sistem penyanggakehidupan, pengawetan keanekaragamanjenis tumbuhan dan satwa, sertamemanfaatkansumber daya hayati danekosistemnya secara lestari. Kawasan pelestarianalam dibagi menjadi tiga bagianyaitu taman nasional, taman wisata alam,serta taman hutan raya.Taman nasional adalah suatu kawasandengan ekosistem asli, dimanfaatkan untuktujuan penelitian dan ilmu pengetahuandengan pengelolaan sistem zonasi.Taman wisata alam merupakan kawasanpelestarian alam yang dimanfaatkan untukrekreasi dan pariwisata. Taman hutanraya (tahura) merupakan kawasan yang dilestarikandengan tujuan mengoleksi tumbuhandan satwa untuk dimanfaatkan bagiilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan,budaya, pariwisata serta rekreasi. Pemanfaatansumber daya hutan sebaiknyamelibatandan memberdayakan seluruh unsurmasyarakatserta mendorong merekauntuk menggunakan seluruh potensi yangdimiliki secara penuh.

b. Sumber Daya Alam Tambang

Pertambangan merupakan suatu kegiatan untuk mengambil endapan bahangalian yang bernilai ekonomis dan berharga dari dalam kulit bumi secaramekanis maupun manual pada permukaan bumi, di bawah permukaanbumi maupun di bawah air (Badan Pusat Statistik, 2019). Barang tambangmerupakan sumber daya alam yang berasal dari perut bumi. Di Indonesia,penggolongan barang tambang didasari oleh UU No. 11 Tahun 1967 tentangpertambangan, terdiri dari tiga golongan yaitu golongan A, B, dan C.

 

1) Bahan galian golongan A (bahan galianstrategis)

Bahan galian/tambang golongan A dikelolaoleh pemerintah bekerja sama dengan pihakswasta serta penting untuk keamanan danpertahanan negara. Contoh bahan galiangolongan A adalah minyak bumi dan gas.

 

2) Bahan galian golongan B (bahan galian vital)

Bahan galian/tambang golongan B digunakanuntuk memenuhi hajat hidup orang banyak.Pengelolaan dapat dilakukan oleh masyarakatdan pihak swasta dengan mendapat izin daripemerintah. Contoh bahan galian golongan Byaitu perak, emas, dan tembaga.

 

3) Bahan galian golongan C (bahan galianindustri)

Bahan galian/tambang golongan C merupakanbahan tambang yang digunakan dalamkegiatan industri dan secara tidak langsungmemengaruhi hajat hidup masyarakat. Bahangalian ini dikelola oleh masyarakat. Contohbahan galian golongan C yaitu batu, pasir danbatu kapur.

 

Indonesia memiliki potensi tambang yang besar seperti minyakbumi, batu bara, dan gas bumi. Proses pembentukan barang tambangini membutuhkan waktu yang lama. Berikut merupakan penjabaran darisumber daya tambang batu bara, minyak bumi, dan gas bumi.

1) Batu bara

Batu bara banyak mengandung unsur-unsur organik. Proses terbentuknyabatu bara bermula dari endapan tumbuhan yang mendapatpengaruh suhu dan tekanan secara terus menerus dalam waktu yangsangat lama hingga jutaan tahun.

2) Minyak dan gas bumi

Minyak dan gas bumi terbentuk dari endapan tumbuhan dan hewanyang mati selama jutaan tahun.

Pemanfaatan sumber daya tambang di Indonesia harus mengikutiaturan yang ada. Kegiatan pertambangan dapat dilakukan setelah melaluiberbagai tahapan yang meliputi prospeksi, eksplorasi, eksploitasi danpengolahan.

c. Sumber Daya Alam Kemaritiman

Lautan Indonesia terkenal dengan kekayaan keanekaragaman sumberdaya alamnya. Berdasarkan laporan kinerja Kemenko Kemaritiman danInvestasi Republik Indonesia tahun 2018, laut Indonesia menyimpan37% spesies sumber daya hayati dunia, 17,95% terumbu karang dunia,30% hutan bakau dan padang lamun. Berbagai spesies hidup di perairanIndonesia. Laut Indonesia juga menyimpan potensi kekayaan yang besar,apabila dimanfaatkan dengan optimal dapat memberikan manfaat bagikesejahteraan rakyat. Berikut merupakan potensi sumber daya kelautan:

Perikanan

Perikanan merupakan segala usaha penangkapan ikan serta pengolahansampai pada pemasaran hasilnya. Perikanan laut ialah usaha penangkapanikan di laut yang dilakukan di pantai atau tengah laut.

Berdasarkan peralatan yangdipakai, usaha penangkapan ikanair laut dapat dibedakan menjadidua macam yaitu secara tradisionaldan modern. Penangkapan ikanlaut secara tradisional biasanyadilakukan oleh para nelayandengan menggunakan peralatansederhana, seperti perahu layaryang bergantung kepada tenagaangin dan tenaga manusia. Alat-alatuntuk menangkap ikan berupajala sederhana dan pancing.

Gambar 3.15 Nelayan tradisional diDermaga Cinta, Banyuwangi

Sumber: Ardhanragil/Wikimedia Commons/CC-BY-SA 4.0

Energi kelautan

Salah satu potensi laut Indonesia adalah energi kelautan. Sebutan bagienergi kelautan adalah energi terbarukan. Energi kelautan terdiri darienergi gelombang (wave power), energi pasang surut (tidal power), energiarus laut (current power), dan energi panas laut (ocean thermal energi conversion). Kelebihan dari energi terbarukan yaitu sumber daya dapatterbarukan secara alamiah dengan cepat, ramah lingkungan, dan tidakmenghasilkan gas rumah kaca yang berbahaya. Sedangkan kekurangannyayaitu biaya investasi pengembangan energi terbarukan yang tidak sedikit.

hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, fasilitas pendukung,promosi, baik secara kualitas maupun kuantitas. Pengembangan wisatamemerlukan dukungan adanya infrastruktur. Pengembangan aksesibilitasmerupakan infrastruktur utama yang penting dalam mengembangkanwisata berbasis kelautan. Sebagian besar wisata berbasis kelautan beradadi lokasi yang sulit dijangkau serta memiliki keterbatasan aksesibilitas.

Faktor lain yang menjadi tantangan dalam pengembangan wisata berbasiskelautan adalah aspek kesehatan, sanitasi, sumber daya manusia yangterampil dan terlatih serta kemampuan pengelolaan wisata kelautan.

2. Penyebab Perubahan Potensi Sumber Daya Alam

Pemanfaatan sumber daya alam secara terus menerus dapat menurunkandaya dukung lingkungan terhadap kehidupan. Seiring berjalannya waktu,potensi sumber daya alam dapat mengalami perubahan yang berkaitandengan masalah lingkungan.

Populasi manusia yang semakin bertambah membuat konsumsisemakin bertambah. Hal ini memengaruhi tingkat eksploitasi terhadapsumber daya alam yang juga mengalami peningkatan dalam rangkamemenuhi kebutuhan hidup. Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihdengan menggunakan prinsip maksimalisasi dan mengabaikan pelestarianlingkungan dapat menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan.Dampaknya terjadi perubahan potensi sumber daya alam yang semakinmengalami penurunan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pemanfaatanlingkungan harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dampaknegatif dapat diminimalkan dan potensi sumber daya alam tetap lestari.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

prospeksi  : Kegiatan penyelidikan dan pencarian untuk menemukan endapan bahan galian atau mineral berharga.

eksploitasi: Kegiatan penambangan yang meliputi aktivitas pengambilan dan pengangkutan endapan bahan galian atau mineral berharga sampai ke tempat penimbunan dan pengolahan.

pertambangan  : Suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, baik secara mekanis maupun manual, pada permukaan bumi, di bawah permukaan bumi, dan di bawah air.

perikanan  : Segala usaha penangkapan ikan serta pengolahan sampai pada pemasaran hasilnya.

D.   DAFTAR PUSTAKA

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png


 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

 

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

 

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D / VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

6 JP (3Pertemuan Ke 37-39)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Peserta didik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia.

2. Slide Gambar tentang peta persebaran Hindu-Buddha di Indonesia.

3. Artikel terkait upaya meningkatkan mutu SDM.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, Proyektor, PC, Pengeras suara.

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Discovery Learning.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa Hindu Buddha.

 

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Mengenai perkembangan perdagangan pada masa Hindu-Buddha, teori-teori masuknya Hindu-Buddha di Indonesia, kerajaan pada masa Hindu-Buddha serta peninggalansejarah

 

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Menurut kalian, bagaimana cara menghentikanperdagangan barang peninggalan sejarah?

 

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi : guru menceritakan kasus-kasus terkait peninggalankerajaan hindu Buddha yang peserta didik ketahui, kebudayaan dankeadaan masyarakat pada waktu tersebut, dan bagaimana kondisipeninggalan tersebut saat ini. Kegiatan apersepsi dapat dimulaidengan aktivitas berikut.

4. Selain itu, guru dapat menambahkan variasi video dari internet,gambar-gambar yang menggambarkan permasalahan aktivitaskehidupan masyarakat masa Hindu-Buddha atau melalui kegiatan tanya jawab. Guru dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan kondisisekolah dan peserta didik. Peserta didik difasilitasi guru mengaitkanvideo dengan kegiatan belajar. Guru melanjutkan dengan memberikanmotivasi agar peserta didik mengembangkan skill komunikasi, berikirkritis, kreatif dan kolaboratif.

5. Peserta didik dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuanpembelajaran dalam Tema 03

6. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 37-39tentang aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

 

KegiatanInti

1. Pemberian Rangsangan

a. Guru memberi rangsangan mengenai perkembangan perdaganganpada masa Hindu-Buddha, teori-teori masuknya Hindu-Buddha diIndonesia, kerajaan pada masa Hindu-Buddha serta peninggalansejarah berupa gambar, video maupun artikel. Misalnya dengangambar peta persebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia

b. Guru menstimulasi dan memotivasi peserta didik untukmemberikan jawaban dan pertanyaan singkat mengenai awalmunculnya agama Hindu dan Buddha di Indonesia

c. Guru memberikan pertanyaan tentang bagaimana agama Hindudan Buddha mulai masuk ke Indonesia, teori apa yang mendasarimasuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia, Kerajaan apa sajayang menganut kepercayaan Hindu Buddha dan apa peninggalansejarah kerajaan Hindu-Buddha yang masih dapat kita jumpaisampai saat ini

2. Melakukan Identiikasi Masalah

a. Guru membagi kelompok ke dalam 4 kelompok. Kelompok satumengidentiikasi masalah bagaimana agama Hindu dan Buddhamulai masuk ke Indonesia, kelompok dua mengidentiikasi teoriapa yang mendasari masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia, kelompok tiga mengidentiikasi Kerajaan apa saja yang menganutkepercayaan Hindu Buddha dan kelompok empat mengidentiikasiapa peninggalan sejarah kerajaan Hindu-Buddha yang masih dapatkita jumpai sampai saat ini

b. Guru memfasilitasi sumber lain misalnya memberikan tautaninternet atau video yang mendukung penjelasan dan pendalamansumber belajar.

c. Untuk memperoleh informasi lebih luas peserta didik juga dapatmelakukan browsing materi mengatasi masalah. Guru dapatmemberikan beberapa tautan berita, tulisan, dan laporan video.

d. Peserta didik mengolah informasi secara berkelompok di bawahbimbingan guru.

e. Peserta didik memilih dan mengorganisasikan informasi yangdiperoleh.

f. Guru membimbing dan mengarahkan proses belajar peserta didik(kegiatan belajar).

g. Guru memastikan peserta mengerjakan tugas dengan baik.

3. Pengumpulan data

a. Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumberseperti membaca buku, mencari di internet, atau sumber lainuntuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan.

b. Guru membimbing jalannya diskusi dan memantau jalannya diskusi.

4. Melakukan veriikasi

Peserta didik menyusun informasi yang sudah diperoleh untukdipresentasikan sesuai dengan fakta yang sudah ditemukan secarakelompok.

5. Penarikan kesimpulan

a. Peserta didik melakukan penarikan kesimpulkan denganmelaporkan hasil temuannya dalam bentuk presentasi.

b. Melakukan releksi terhadap materi yang telah dipelajari.

c. Melakukan konsolidasi terhadap pengetahuannya.

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Apakah aku sudah mampu berkolaborasi dengan baik bersama teman-temanku?

·      Apakah aku sudah mengembangkan bakatku?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang upaya meningkatkan keterampilan adalah...

Pengetahuan:

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi persebaran Hindu Buddha di Indonesia?

·      Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Hindu Buddha di nIdonesia?

·       Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Hindu Buddha di Indonesia?

·      Apa peninggalan sejarah kerajaan Hindu-Buddha yang masih dapatkita jumpai sampai saat ini

·      Mengapa permasalahan kemiskinan di Indonesia tidak dapatterselesaikan dengan cepat?

Keterampilan:

·      Apakah aku sudah berhasil mengumpulkan dan menyusun datadengan baik?

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong peserta didik mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang aktivitaspada masa Hindu-Buddha.

4. Doa dan penutup.

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai ragam kebutuhan ekonomimasyarakat, kita dapat mengetahui bahwa manusia memiliki kebutuhanyang tidak terbatas tetapi di satu sisi sumber daya alam sebagai faktorpemasok bahan baku utama mempunyai keterbatasan. Ketersediaansumber daya alam di setiap daerah juga memiliki perbedaan, ada daerahyang memiliki kelebihan sumber daya sementara daerah lain mengalamikekurangan sumber daya. Jika daerah kalian kelebihan sumber daya airbersih untuk keperluan sehari-hari tanpa membelinya bukan berarti kalianboleh membuang-buang air untuk hal yang tidak penting.

Kita harus mampu mengatur kebutuhan dan keinginan kitaagar ketersediaan alam akan terus ada untuk generasi selanjutnya.Memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak dan bertanggung jawabdalam memenuhi kebutuhan sehari-hari merupakan bukti rasa syukur kitaterhadap Tuhan Yang Mahakuasa.

Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian sudah memanfaatkan sumberdaya dengan baik? Apakah kalian tidak membuang-buang air meskipunjumlahnya tidak terbatas? Apakah kalian dapat memanfaatkan uang jajandengan baik dan penuh rasa syukur?

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1.  Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk satu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru mata pelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yang diajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didik bisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnal berbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yang menunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secara alami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas, guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapi selama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arah sikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnal perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik dan menyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

 

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

 

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

 

 

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

 

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Pesertadidik diharapkan mampumenguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa Hindu Buddha.

Tes Tertulis

2

Butir soal:

1. Apa yang harus kamu lakukan agar benda-benda peninggalan sejarah tidak jatuh kepada bangsa lain?

2.Mengapa kita harus selalu menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah?

 

 

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Cara kita menghargai agar tetap lestari, antara lain:

  1. memelihara peninggalan sejarah sebaik-baiknya, menjaga kebersihan dan keindahan.
  2. melestarikan benda sejarah tersebut agar tidak rusak, baik oleh faktor alam maupun buatan.
  3. tidak mencoret-coret benda peninggalan sejarah,
  4. turut menjaga kebersihan dan keutuhan,

2

2

Peninggalan sejarah seharusnya tetap dilestarikan dan dirawat agar tidak terlupakan dan sebagai bentuk penghargaan kita atas perjuangan para pahlawan dalam menghadapi penjajahan yang terjadi pada masa lalu. Pelibatan peran serta masyarakat dalam program pelestarian warisan atau pusaka sangat penting.

2

Total Skor Maksimum

4

 

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi persebaran Hindu Buddha di Indonesia?

·      Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Hindu Buddha di nIdonesia?

·      Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Hindu Buddha di Indonesia?

·      Apa peninggalan sejarah kerajaan Hindu-Buddha yang masih dapat kita jumpai sampai saat ini

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa Hindu Buddha.

Penugasan

 

Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Jelaskan bagaimanakah kehidupan masyarakat pada masa Hindu Budha

0-2

2

Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Hindu Buddha di nIdonesia

0-3

3

Apa peninggalan sejarah kerajaan Hindu-Buddha yang masih dapatkita jumpai sampai saat ini

0-3

4

Mengapa permasalahan kemiskinan di Indonesia tidak dapatterselesaikan dengan cepat.

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

 

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa Hindu Buddha.

 

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahan

yang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

3.Mencantumkan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhapadagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

 

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Aktivitaskehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa Hindu Buddha.

Penilaian Proyek

 

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhamenggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayang telahdipilih!

4. Tuliskan peta persebaran agama Hindu-Buddha di Indonesia konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

 

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

 

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhadalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayang dipilih.

G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Jelaskan bagaimana perkembangan Kerajaan Kadiri pada masa Hindu-Buddha dan buatlah peta konsep langkah persebarannya.

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

 

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

B. Aktivitas Kegiatan Ekonomi

Aktivitas kegiatan ekonomi masyarakat saat ini dipengaruhi oleh kegiatanmasyarakat masa lalu, kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi)serta pelaku ekonomi. Aktivitas kegiatan masyarakat yang terjadi diberbagai daerah Indonesia tidak lepas dari aktivitas kehidupan masyarakatmasa lalu. Kehidupan masyarakat masa lalu ini membentuk kebiasaandan kebudayaan tersendiri bagi masyarakat sekitar. Bagaimana aktivitaskehidupan masyarakat masa lalu dapat memengaruhi aktivitas kegiatanekonomi saat ini?

1. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Lalu

a. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Sebelumnya kalian sudah mengetahui mengenai sejarah leluhur kalian,selanjutnya kalian akan memahami, menganalisis dan merefleksikanbabak baru sejarah Indonesia. Sebelum mengkaji mengenai peradabannenek moyang, apakah kalian pernah berkunjung, melihat atau mendengarinformasi mengenai Candi Borobudur dan Prambanan di Jawa Tengah?Situs Muara Takus di Jambi? Bagaimana menurut kalian mengenai proseskebudayaan dan keadaan masyarakat yang berlangsung di masa pendirianbangunan tersebut? Bagaimana pendapat kalian mengenai beberapahasil kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia yang tidak dirawat bahkandiperjualbelikan? Coba kalian jawab dan cari informasi untuk kesimpulanawal dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Pada masa aksara, peradaban sudah lebih maju dan mewariskan banyakpeninggalan yang masih dapat kita nikmati hingga sekarang. Peninggalan-peninggalantersebut dapat ditelusuri karena pada masa ini leluhurkalian sudah mengenal tulisan. Tetapi sayangnya beberapa peninggalan-peninggalantersebut tidak terawat dan diperjualbelikan secara ilegal!

Leluhur bangsa Indonesia mempunyai kemampuan yang cerdas untukmenerima budaya baru dari luar. Mereka mempunyai sifat terbuka dandapat mengolah budaya dari luar. Local genius yang dimiliki oleh leluhurbangsa Indonesia dapat menjadikan budaya asli mereka tidak serta-mertahilang. Mereka memadukan unsur-unsur budaya dari luar dengan budayayang telah ada dan hidup dari generasi ke generasi. Kearifan bangsaIndonesia dalam menerima budaya dari bangsa luar patut menjadi contohbagi kalian dalam menerima budaya dari luar. Kalian perlu cerdas dalammenerima dan menyaring budaya dari luar untuk dapat dipadukan denganbudaya asli Indonesia agar tradisi dan budaya Indonesia tetap lestari.Belum dapat dipastikan secara pasti bagaimana kemudian budaya India,terutama agama Hindu dan Buddha, dapat menyebar di Indonesia ataupada masa tersebut terkenal dengan sebutan Nusantara. Namun, kaliandapat memahami proses penyebaran dan perkembangan budaya Indiamelalui teori-teori dari berbagai ahli berikut.

Teori Brahmana

Agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh Brahmana karena Brahmanaadalah kasta yang memahami dengan benar kitab Weda dan bertanggungjawab untuk menyebarkan agama Hindu.

Teori Waisya

Menurut teori ini, penyebaran budaya India dilakukan oleh pedagangIndia melalui jalur laut. Perdagangan pada masa itu sedang berkembangkarena jalur sutera yang menghubungkan India-Tiongkok melalui jalurlaut dan melalui wilayah Nusantara.

Teori Ksatria

Agama Hindu masuk ke Indonesia oleh para prajurit India yang inginmenaklukan Nusantara. Mereka melakukan penyebaran agama Hindumelalui penaklukan wilayah atau prajurit yang melarikan diri setelah kalahperang.

Teori Arus Balik

Berdasarkan teori ini, penduduk Nusantara yang ulung dalam berlautmelakukan interaksi di negeri India dan pulang ke Nusantara untukmenyebarkan agama Hindu yang mereka pelajari.

1. Kerajaan Kutai Martadipura: Gerbang Masa Sejarah Nusantara

Kerajaan Kutai terletak di Kalimantan Timur, di tepi Sungai Mahakamdan dibuktikan dengan ditemukannya 7 buah prasasti berbentuk Yupa.Parasasti Yupa bertuliskan huruf Pallawa dengan bahasa Sansekerta.Huruf Pallawa tersebut diidentifikasi bentuk dan jenisnya berasal darisekitar tahun 400 M.

Pada salah satu Yupa diketahuibahwa Raja yang memerintahadalahMulawarman, anak dariAswawarman cucu dari Kudungga.Menurut para ahli nama Kudunggabukan nama Sanskerta dan dimungkinkanbahwa nama tersebutadalah asli Nusantara. Sementaranama Aswawarman disebut sebagaipembentuk keluarga (wamsakarta).

2. Kerajaan Tarumanagara: Penanda PeradabanSejarah Nusantara di Pulau Jawa

Pada sekitar tahun 400-500 M, di Jawa Barat terdapat kerajaanTarumanagara. Raja yang berkuasa adalah Purnawarman. KerajaanTarumanagara diidentifikasi dari berbagai penemuan dari prasasti diCiaruteun, Kebon Kopi, Jambu, Pasir Awi, Muara Cianten (Bogor) dan Tugu,Cilincing (Jakarta). Sementara di desa Lebak, Banten Selatan ditemukanPrasasti Munjul. Prasasti-prasasti tersebut ditulis dengan huruf Pallawadan berbahasa Sanskerta yang diubah dalam bentuk syair.

Pada Prasasti Ciaruteun didapatkan dua tapak kaki. Dua tapak kakidalam prasasti tersebut merupakan tapak kaki raja yang menyerupaitapak kaki Dewa Wisnu. Sedangkan pada Prasasti Kebon Kopi terdapatgambar tapak kaki gajah raja yang dikatakan sebagai tapak kaki Airawata(gajah Dewa Indra).

3. Kedatuan Sriwijaya: Sang Penguasa Perairan Nusantara

Sriwijaya merupakan bentuk kekuasaan dengan sistem kedatuan. KerajaanSriwijaya merupakan kerajaan termegah yang ada di Indonesia padaabad ke-7. Prasasti Kedukan Bukit pada tahun 605 tahun Saka (683 M)menceritakan perjalanan suci yang dilakukan oleh Daputra Hyang denganperahu. Ia berangkat dari Minangatamwan dengan membawa tentarasebanyak 20.000 orang dan berhasil menaklukan beberapa daerah.Perjalanan ini membawa kemenangan bagi Sriwijaya dan membawakemakmuran.

Belum dapat dipastikan di mana titik letak Kerajaan Sriwijaya diSumatra. Kekuasaan Sriwijaya diperkirakan terbentang di seluruhSumatra sampai Semenanjung Malaya dan mungkin sampai daerah PulauJawa bagian barat. Sriwijaya mempunyai daerah yang luas dan strategis diperairan Samudra Hindia dan Selat Malaka. Mereka mempunyai armadalaut sebagai kekuatan militer yang sangat kuat.

Sriwijaya juga menjadi tempat bagi pendidikan Buddha. Pendeta I-tsingdalam catatannya menunjukan bahwa sebelum ke India beliau singgahdi Sriwijaya selama enam bulan. Pada tahun 685 M beliau kembali keSriwijaya dan tinggal selama empat tahun untuk menerjemahkan berbagaikitab suci Buddha dari bahasa Sanskerta ke dalam bahasa Tionghoa.Cerita perjalanan I-tsing menunjukkan bahwa Sriwijaya merupakan pusatkegiatan ilmiah agama Buddha.

4. Kerajaan Mataram Kuno: Nuansa Kemewahan Peradaban Nusantaradi Pulau Jawa

Kerajaan Mataram Kuno mulai dikenal melalui prasasti yang ditemukandi Desa Canggal (barat daya Magelang). Prasasati ini ditulis dalam hurufPallawa dan diterjemahkan dalam bahasa Sanskerta yang indah denganbertuliskan angka 732M. Isi dari Prasasti Canggal memperingati pendiriansebuah lingga (lambang Siwa) di daerah Kunjarakunja oleh Sanjaya.

Di Kerajaan Mataram terdapat dua wangsa yaitu Sanjaya dan Syailendrayang memperebutkan kekuasaan. Pada pertengahan abad ke-9, keduawangsa bersatu dengan perkawinan Rakai Pikatan dan Pramodawardhani(raja puteri dari keluarga Syailendra). Bukti dari persatuan keluargatersebut adalah Candi Plaosan. Pada Candi Plaosan merupakan perpaduandari corak agama Buddha dan Hindu yang dibangun sebagai simbolpersatuan dari persatuan dua keluarga melalui pernikahan Rakai Pikatandan Pramodawardhani.

Pada tahun 856 Balaputera dari Wangsa Syailendra berusaha merebutkekuasaan dari Rakai Pikatan tetapi gagal. Beliau kemudian melarikandiri ke Sriwijaya dan berhasil naik tahta menjadi raja Sriwijaya. Setelahberhasil menghapus kekuasaan Syailendra di Jawa, Rakai Pikatan turuntahta dan digantikan oleh Dyah Lokapala atau Rakai Kayuwangi. MasaRakai Kayuwangi menghadapi berbagai kesulitan karena menurunnyapertanian dan lemahnya tenaga rakyat. Rakai Kayuwangi berkuasa dari856 M sampai 886 dan digantikan Rakai Watuhumalang. Sebagai rajaberikutnya adalah Balitung dan Rarkyan Kanuruhan. Mataram Kunodiperkirakan berpindah ke Jawa Timur karena pada tahun 929 prasastiyang ditemukan berada di daerah Jawa Timur.

 

5. Kerajaan Singhasari: Pendiri Dinasti Penguasa Nusantara

Raja pertama Kerajaan Singhasari adalah Ken Arok. Kitab Pararaton danNegarakrtagama menyebutkan, Ken Arok semula anak orang biasa dariDesa Pangkur. Ia lahir dari seorang anak petani yang kawin dengan dewa.Setelah itu, ia diangkat anak oleh seorang pendeta yang mengabdi diTumapel. Penguasa di Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. KenArok jatuh cinta kepada istri dari Tunggul Ametung yaitu Ken Dedes.Ken Arok membunuh Tunggul Ametung dengan kerisnya dan menikahi

Ken Dedes. Ken Arok mengambil kekuasaan di daerah Tumapel.Sedikit demi sedikit, Ken Arok menghimpun kekuatan militer dan beranimelepaskan diri dari Kadiri yang saat itu dipimpin oleh Kertajaya. KenArok dibantu oleh pendeta dari Kadiri yang berselisih dengan raja. Padatahun 1227, Ken Arok dibunuh oleh anak tirinya Anusapati (anak dari KenDedes dan Tunggul Ametung) sebagai balas dendam atas kematian ayahkandungnya.Anusapati mengambil alih kekuasaan Singhasari. Ia berkuasa dari

tahun 1247-1248. Suatu pembunuhan terencana dilakukan oleh Tohjaya(anak dari Ken Arok dan Ken Umang). Tohjaya membalas dendam kepadaAnusapati dan menjadi penguasa di Singhasari. Pada tahun 1284, kekuasaandipegang oleh Ranggawuni yang mengalahkan Tohjaya. Ranggawuniberkuasa bersama dengan Mahesa Cempaka, anak dari Mahesa WongaTeleng (anak Ken Arok dan Ken Dedes).

Pada tahun 1254, tahta kerajaan diberikan kepada anaknya yaituKrtanegara. Banyak ditemukan bukti tentang masa pemerintahanKrtanegara. Pada tahun 1275, Krtanegara menjalin persahabatan ke SumatraTengah. Sang Raja mengirim pasukan ke Sumatra yang terkenal denganEkspedisi Pamalayu untuk mempererat persahabatan dengan kerajaanDharmasraya. Kisah ekspedisi yang berlangsung hingga 1292 ini diketahuidari alas arca Amoghapaca yang ditemukan di Sungai Langsat.

Menurut cerita, ada utusan dari Tiongkok bernama Meng K’i. Krtanegarayang merasa kesal memberikan penghinaan kepada raja Tiongkok denganmemberikan luka fisik kepada utusannya tersebut. Raja Tiongkok marahdan menyiapkan armada besar untuk menyerang Singhasari. Bersamaandengan itu, Kadiri sudah mempersiapkan pemberontakan kepadaSinghasari. Jayakatwang (Raja Kadiri) sudah memerhatikan situasi diSinghasari yang kurang pasukan akibat pengiriman Ekspedisi Pamalayudan perselisihan dengan raja Tiongkok. Singhasari diserang olehJayakatwang dari dua arah yaitu utara dan selatan.

Krtanegara, yang sedang melakukan upacara keagamaan dengan parapendeta dan pembesar lainnya, terbunuh. Singhasari takluk oleh Kadiri.Namun, tidak berselang lama pasukan Tiongkok datang dan menyerangJayakatwang. Jayakatwang kalah telak karena pasukan Tiongkok jugadibantu oleh sisa-sisa pendukung raja Krtanegara seperti Raden Wijaya.Raden Wijaya, yang mengetahui Jayakatwang telah kalah, menyerang balikpasukan Tiongkok untuk mengusir mereka dari Pulau Jawa.

6. Kerajaan Majapahit: Supremasi Kejayaan Nusantara

Raden Wijaya merupakan pendiri dari kerajaan Majapahit. RadenWijaya terkenal menjadi raja yang tegas dan bijaksana. Raden Wijayawafat pada tahun 1309 dan dilanjutkan tahtanya oleh Jayanegara. Padapemerintahan Jayanegara, Majapahit banyak diterpa kesulitan dalamnegeri. Pemberontakan terjadi karena ketidakpuasan politik. Jayanegarawafat pada tahun 1328 M. Ia tidak mempunyai keturunan. Penggantinyaadalah anak wanita dari Gayatri, ibu tirinya, yaitu Bhre Kahuripan (namagelar) dan mendapatkan gelar Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani.Pada masa pemerintahan raja wanita ini timbul kembali pemberontakan.Namun, pemberontakan tersebut berhasil diredam oleh Gajah Mada yangdiangkat menjadi mahapatih.

Gambar 3.24Candi Bajangratu,salah satupeninggalan KerajaanMajapahit.

Sumber: Adhi hendranajayawardhana/WikimediaCommons/CC-BY-SA 4.0

Gajah Mada menunjukan pengabdiannya denganmengucap sumpah Palapa untuk mempersatukanNusantara di bawah pimpinan Majapahit. Padatahun 1350 Tribhuanatunggadewi turun takhta dandigantikan oleh anaknya yaitu Hayam Wuruk yanglahir pada 1334. Hayam Wuruk bersama Gajah Madamembangun Majapahit untuk menjadi kerajaanyang dapat mempersatukan wilayah Nusantara danmemakmurkan rakyatnya. Kekuasaan Majapahitcepat menyebar dan berhasilmenguasai daerahtaklukan seluas negara Indonesia sekarang ditambahwilayah di Semenanjung Malaya. Selain menaklukanbeliau juga mempererat persahabatan dengan raja-rajatetangga Majapahit. Pada pemerintahan HayamWuruk kemakmuran dan keamanan terwujud denganbaik.

Gajah Mada wafat pada 1364 dan menimbulkan kesulitan siapa yangdapat menggantikannya. Pada tahun 1389 Hayam Wuruk wafat dandigantikan oleh menantunya Wikramawardhana. Pernikahan antaraHayam Wuruk dan salah satu selirnya mendapatkan anak laki-lakiyang bernama Bhre Wirabhumi. Bhre Wirabhumi diamanahkan untukmemimpin wilayah Majapahit di daerah timur Pulau Jawa.

Majapahit dikisahkan terpecah menjadi dua antara kekuasaanWikramawardhana dan Bhre Wirabhumi pada peristiwa Paregeg. PeristiwaParegreg ini berakhir dengan kalahnya Bhre Wirabumi. Namun, peristiwaParegreg ini sangat berdampak bagi keutuhan Majapahit. Tiongkok yangsudah sejak lama menggangu kekuasaan Majapahit berusaha kembalimemikat daerah-daerah di luar Jawa. Kalimantan Barat, Malayu, danPalembang lepas dari kekuasaan Majapahit. Menyusul Malaka dan daerahlainnya yang kemudian melepaskan diri. Wikramawardhana wafat pada1429 dan kemegahan Majapahit seakan menuju ke arah keruntuhan.

Peradaban Hindu-Buddha yang menjadi awal dari peradaban masasejarah di Indonesia berlangsung berabad-abad sampai kemudianpengaruh Islam datang. Peradaban Hindu-Buddha membawa dampakpositif bagi bangsa Indonesia. Peradaban Hindu-Buddha meninggalkanbanyak jejak yang masih dapat dikaji dan dinikmati oleh kalian. MasaHindu-Buddha banyak meninggalkan peninggalan yang cukup banyak.

Beberapa di antara peninggalan tersebut adalah candi, seni pahatpatung, seni ukir, arca dari logam, dan hasil kesusastraan. Candi berasaldari salah satu nama untuk Dewi Durga yaitu Candika. Bangunan candidibangun untuk memuliakan orang yang telah wafat, khusus untuk pararaja dan orang-orang terkemuka. Seni pahat patung hubungannya denganpatung dewa. Pada masa itu seni pahat patung berhubungan denganreligiusitas. Patung-patung itu menggambarkan dewa atau dewi. Seni ukirjuga biasanya menjadi pola hiasan pada dinding-dinding candi. Pola hiasanyang biasa diukir adalah makhluk-makhluk ajaib dan tumbuh-tumbuhansesuai dengan suasana Gunung Mahameru. Macam-macam hiasan reliefpada candi biasanya mengandung cerita dari kitab keagamaan sepertiRamayana, Arjunawiwaha, Karmawibhannga, Kunjarajarna, dan Panji.

Arca-arca dari logam juga dihasilkan dari peradaban Hindu-Buddha.Pada umumnya arca-arca logam berukuran kecil. Barang-barang darilogam emas juga didapatkan dalam bentuk cincin, gelang, rantai, kalungjamang dan lain-lain. Hasil-hasil kesusasteraan pada zaman Hindu-Buddhabiasanya ditulis pada daun lontar. Karena ditulis di daun lontar, banyakkesusastraan yang hilang dan mudah rusak. Kesusastraan pada zamanHindu-Buddha ditulis sebagai gancaran (prosa) dan tembang (puisi).Ditinjau dari isi kitab kesusastraan terdiri atas tutur (kitab keagamaan),sastra (kitab-kitab cerita mengenai keagamaan dan kesusilaan) dan kitab-kitaburaian sejarah.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

distribusi : Kegiatan yang dilakukan untuk menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.

konsumsi : Kegiatan menghabiskan atau mengurangi manfaat suatu barang untuk memenuhi kebutuhannya.

produksi  : Kegiatan untuk menambah manfaat suatu barang atau menciptakan barang baru untuk memenuhi kebutuhan manusia

D.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png

 


 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D / VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

6 JP (3 Pertemuan Ke 40-42)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video Kerajaan Hindu-Islam di Indonesia.

2. Slide Gambar tentang peta persebaran Hindu-Islam di Indonesia.

3. Artikel terkait upaya meningkatkan mutu SDM.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, LCD, PC,

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Discovery Learning.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

 

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Mengenai perkembangan perdagangan pada masa Islam, teori-teori masuknya Islam di Indonesia, kerajaanpada masa Islam serta peninggalan sejarah.

 

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Mengapakebudayaan Hindu-Buddha mengalami kemunduran?
  • Apa saja faktor yang menyebabkan kemunduran peradabanHindu-Buddha?
  • Apayangmendasari masuknya agama Islam ke Indonesia,?
  • Apapeninggalansejarah kerajaan Islam yang masih dapat kita jumpai sampai saat ini.?

 

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi : peserta didik melihat tayangan video aktivitas kehidupanmasyarakat pada masa kerajaan Islam. Guru dapat menambahkanvariasi gambar dari internet, guru menceritakan kepada pesertadidik atau melalui kegiatan tanya jawab. Guru dapat memilih kegiatanyang sesuai dengan kondisi sekolah dan peserta didik. Pesertadidik difasilitasi guru mengaitkan video dengan bagaimana proseskebudayaan dan keadaan masyarakat yang berlangsung di masapendirian bangunan sejarah.

4. Siswa dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuan pembelajarandalam tema 3.

5. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 37 dan 38tentang aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

 

KegiatanInti

1. Pemberian Rangsangan

a. Guru memberi rangsangan mengenai perkembangan perdaganganpada masa Islam, teori-teori masuknya Islam di Indonesia, kerajaanpada masa Islam serta peninggalan sejarah berupa gambar, videomaupun artikel. Misalnya dengan gambar peta persebaran agamaIslam di Indonesia.

b. Guru menstimulasi dan memotivasi peserta didik untukmemberikan jawaban dan pertanyaan singkat mengenai awalmunculnya agama Islam di Indonesia.

c. Guru memberikan pertanyaan tentang bagaimana agama Islammulai masuk ke Indonesia, teori apa yang mendasari masuknyaagama Islam ke Indonesia, Kerajaan apa saja yang menganutkepercayaan Islam dan apa peninggalan sejarah kerajaan Hindu-Buddha yang masih dapat kita jumpai sampai saat ini.

2. Melakukan Identiikasi Masalah

a. Guru membagi kelompok ke dalam 4 kelompok. Kelompok satumengidentiikasi masalah bagaimana agama Islam mulai masukke Indonesia, kelompok dua mengidentiikasi teori apa yangmendasari masuknya agama Islam ke Indonesia, kelompok tigamengidentiikasi Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaanIslam dan kelompok empat mengidentiikasi apa peninggalansejarah kerajaan Islam yang masih dapat kita jumpai sampai saat ini.

b. Guru memfasilitasi sumber lain misalnya memberikan tautaninternet atau video yang mendukung penjelasan dan pendalamansumber belajar.

c. Untuk memperoleh informasi lebih luas peserta didik juga dapatmelakukan browsing materi mengatasi masalah. Guru dapatmemberikan beberapa tautan berita, tulisan, dan laporan video.

d. Peserta didik mengolah informasi secara berkelompok di bawahbimbingan guru.

e. Peserta didik memilih dan mengorganisasikan informasi yangdiperoleh.

f. Guru membimbing dan mengarahkan proses belajar peserta didik(kegiatan belajar).

g. Guru memastikan peserta mengerjakan tugas dengan baik.

3. Pengumpulan data

a. Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumberseperti membaca buku, mencari di internet, atau sumber lainuntuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan.

b. Guru membimbing jalannya diskusi dan memantau jalannya diskusi

4. Melakukan veriikasi

Peserta didik menyusun informasi yang sudah diperoleh untukdipresentasikan sesuai dengan fakta yang sudah ditemukan secarakelompok

5. Penarikan kesimpulan

a. Peserta didik melakukan penarikan kesimpulkan denganmelaporkan hasil temuannya dalam bentuk presentasi.

b. Melakukan releksi terhadap materi yang telah dipelajari.

c. Melakukan konsolidasi terhadap pengetahuannya.

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Apakah aku sudah mampu berkolaborasi dengan baik bersama teman-temanku?

·      Apakah aku sudah mengembangkan bakatku?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang upaya meningkatkan keterampilan adalah...

Pengetahuan:

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi persebaran Islam di Indonesia?

·      Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Islam di Indonesia?

·      Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Islam di Indonesia?

·      Apa peninggalan sejarah kerajaan Islam yang masih dapat kita jumpai sampai saat ini.

Keterampilan:

Apakah aku sudah berhasil mengumpulkan dan menyusun data denganbaik?

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong peserta didik mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang dampakdinamika penduduk.

4. Doa dan penutup.

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai perkembangan perdaganganpada masa Islam, teori-teori masuknya Islam di Indonesia, kerajaanpada masa Islam serta peninggalan sejarah,

Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi persebaran Islam diIndonesia?Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Islam diIndonesia? Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Islam di Indonesia?Apa peninggalan sejarah kerajaan Islam yang masih dapat kitajumpai sampai saat ini.

 

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1.  Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

 

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk satu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru mata pelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yang diajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didik bisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnal berbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yang menunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secara alami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas, guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapi selama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arah sikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnal perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik dan menyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

 

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

 

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

 

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

Aktivitaskehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

Aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

Tes Tertulis

2

Butir soal:

1.  Bagaimana penyebaran Islam di Indonesia?

2.Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Islam di Indonesia?

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Cara penyebaran Agama Islam di Indonesia diantaranya yaitu : Cara yang pertama adalah melalui perdagangan. Cara yang kedua adalah melalui perkawinan. Cara yang ketiga adalah melalui penyebaran ilmu atau pendidikan.

2

2

·         Kerajaan Perlak atau Kesultanan Peureulak (840-1292)

·         Kerajaan Ternate (1257)

·         Kerajaan Samudera Pasai (1267-1521)

·         Kerajaan Gowa (1300-1945)

·         Kesultanan Malaka (1405-1511)

·         Kerajaan Islam Cirebon (1430-1677)

·         Kerajaan Demak (1478-1554)

·         Kerajaan Islam Banten (1526-1813)

2

Total Skor Maksimum

4

 

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi persebaran Islam diIndonesia?

·      Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Islam diIndonesia?

·      Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Islam di Indonesia?

·      Apa peninggalan sejarah kerajaan Islam yang masih dapat kitajumpai sampai saat ini.

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

Aktivitaskehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

Aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

Penugasan

 

Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Apakah aku sudah mampu mengidentiikasi persebaran Islam di Indonesia

0-2

2

Teori apa yang paling kuat dan mendukung persebaran Islam diIndonesia

0-3

3

Kerajaan apa saja yang menganut kepercayaan Islam di Indonesia

0-3

4

Apa peninggalan sejarah kerajaan Islam yang masih dapat kitajumpai sampai saat ini

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Aktivitaskehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

Aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

 

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahan

yang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam..

3.Mencantumkan aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.padagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Aktivitaskehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddha.

Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Hindu-Buddha

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan aktivitas kehidupan masyarakat masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

Penilaian Proyek

 

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islammenggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam yang telahdipilih!

4. Tuliskan peta konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

 

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

 

 

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhadalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayang dipilih.

 

G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Bagaimana perkembangan budaya Islam saat ini? Apa saja yangmemengaruhi perubahan budaya Islam saat ini?

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

 

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

b. Aktivitas Kehidupan Masyarakat Masa Islam

Peradaban Hindu-Buddha yang diperkirakan sudah berkembang sejakabad ke-3 berlangsung selama 10 abad sampai akhir abad ke-13. Menurutpendapat kalian mengapa kebudayaan Hindu-Buddha mengalami kemunduran?

Apa saja faktor yang menyebabkan kemunduran peradabanHindu-Buddha? Coba kalian tuliskan jawaban pada kolom di bawah ini.

..........................................................................................................................

..........................................................................................................................

..........................................................................................................................

Peradaban Hindu-Buddha mengalami kemunduran salah satunyakarena penyebaran Islam yang sudah sampai di Nusantara. Islam sebagaisebuah agama masuk dan berkembang pada masa Hindu-Buddha. Islammenggantikan peradaban Hindu-Buddha dan peradaban Islam masihdapat kalian rasakan manfaatnya hingga sekarang. Coba kalian analisisbagaimana bentuk peninggalan masa Islam yang masih ada hinggasekarang?

Belum dapat dipastikan dengan benar kapan dan di mana Islam mulaimasuk ke Indonesia. Berbagai teori berkembang mengenai kapan dan dimana Islam mulai menyebar. Berita Tiongkok menyebutkan bahwa terdapatdaerah hunian para pedagang Arab Islam di pantai barat Sumatra. Islammasuk dari daerah asalnya yaitu Arab karena dibawa oleh para pedagangArab. Islam masuk ke Nusantara tidak langsung dari Arabia tapi melaluiajaran tasawuf yang berkembang di India. Daerah yang menjadi asal mula

ajaran tasawuf adalah Gujarat. Islam masuk dari Gujarat ke Samudra Pasaipada waktu abad ke-13 M. Islam masuk dari Persia dan bermahzab Syi’ah.Pendapat beliau berdasarkan kepada sistem mengeja membaca huruf Al-Quran. Seperti Arab mengeja dengan “Fa-hah” Persia menyebutnya Jabar.

Islam masuk ke Nusantara melalui Tiongkok berdasarkan kepada SultanDemak yang merupakan keturunan Tiongkok dan Wali Sanga adalahperanakan Tiongkok. Dasar dari pendapat beliau adalah Kronik KlentengSam Po Kong di Semarang. Masuk dan berkembanganya agama Islam diNusantara akibat umat Islam memiliki navigator atau mualim dan pedagangMuslim yang beraktivitas secara aktif di pelayaran dan perdagangan.Islam yang telah masuk kemudian berkembang dengan pesat. Islamditerima oleh masyarakat Indonesia karena beberapa faktor. Faktor-faktortersebut adalah Islam datang dengan damai, Islam tidak membedabedakanstratifikasi manusia berdasarkan kelas, metode ibadah umatIslam mudah untuk dilakukan dan tidak membutuhkan banyak biaya.Islam juga didukung oleh beragam metode yang digunakan sebagai mediadakwah untuk menyebarkan agama Islam. Berbagai media dakwah untukpenyebaran Islam adalah sebagai berikut.

Perdagangan

Para pedagang muslim yang menetap di sekitar pelabuhan untukmembentuk perkampungan muslim. Perdagangan merupakan jalandakwah pertama yang menjadi awal mula masuknya Islam ke Indonesia.

Pernikahan

Metode pernikahan dilakukan dengan cara seorang yang telah memelukagama Islam melakukan pendekatan kepada raja atau bangsawan ataukeluarganya untuk dinikahi secara Islam.

Pendidikan

Pendidikan untuk menyebarluaskan agama Islam dilakukan denganseorang murid atau santri yang berguru kepada seorang ulama dipesantren, kemudian setelah cukup ilmunya dan lulus dari pesantren,berdakwah ke daerah asal dan daerah lain yang belum memeluk Islam.

Seni Budaya

Seni budaya yang cukup sering digunakan oleh ulama dan wali dalammedakwahkan Islam adalah dengan pagelaran wayang, upacara sekaten,seni pahat, seni ukir, seni tari, seni musik dan seni sastra.

Dakwah

Strategi penyebaran Islam di Nusantara dengan metode dakwah cukupsering dilakukan oleh seorang wali dan ulama. Mereka menyebarkanIslam dengan berdakwah ke kampung-kampung dan desa-desa untukmenyebarkan Islam.

Tasawuf

Metode tasawuf juga menjadi strategi dakwah yang efektif karena sesuaidengan kultur dari peradaban Hindu-Buddha di peradaban sebelumnya.Tasawuf yang menggunakan mistifikasi mudah dipahami oleh masyarakatNusantara yang berorientasi kepada kebudayaan Hindu-Buddha.

Islam yang menjadi peradaban bangsa Indonesia selanjutnya jugadiwarnai dengan berdirinya kerajaan bercorak Islam. Kerajaan Islamtersebar dari barat Indonesia hingga timur Indonesia. Pada masa Islamsumber sejarah banyak mendukung dan membuktikan mengenaikeberadaan kerajaan Islam. Kerajaan Islam di Indonesai mempunyaipengaruh yang besar dan masih dapat terasa hingga sekarang. Bahkankerajaan Islam masih ada yang bertahan hingga sekarang. Kerajaan-kerajaanIslam yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut.

1. Samudra Pasai: Garda Terdepan Nusantara

Samudra Pasai merupakan Kerajaan Islam yang berada di ujung utarapulau Sumatra. Sultan pertama dari Kerajaan Samudra Pasai adalah SultanMalik al-Saleh. Beliau kemudian digantikan oleh puteranya yang bernamaSultan Muhammad yang memerintah 1297-1326. Pengganti dari SultanMuhammad adalah Sultan Ahmad yang bergelar Malik al-Tahir. KerajaanSamudra Pasai pada masa pemerintahan Sultan Ahmad mendapatkunjungan dari Ibnu Battuta. Beliau meninggalkan catatan-catatan yangberisi Samudra Pasai mempunyai pelabuhan yang sangat penting di jalurperdagangan Selat Malaka. Istana kesultanan Samudra Pasai disusun dandiatur secara India, beberapa pembesar kerajaan terdapat pula orang-orang Persia. Patihnya mempunyai gelar Amir.

2. Aceh Darussalam: Benteng Tangguh Islam di Nusantara

Masa kejayaan dari Kerajaan Aceh tercapai pada pemerintahan SultanIskandar Muda (1607-1636 M). Beliau memiliki kekuatan militer yang kuatdan besar. Beliau berhasil menguasai Sumatra sampai daerah Bengkuludan Kampar. Sultan Iskandar Muda digantikan oleh menantunya IskandarTani. Pada masa beliau kejayaan Aceh terus berlangsung dan bertambahjaya. Pada tahun 1641 M beliau wafat dan tanda-tanda kemunduran Acehterjadi. Persilisihan antara kalangan keluarga kerajaan menyebabkankelemahan yang menjadikan sebagian kekuasaan Aceh runtuh. Sebablain dari keruntuhan Aceh adalah adanya orang Belanda yang berhasilmerebut Malaka pada 1641 M kemudian menguasai perairan di Indonesia dan berusaha menjatuhkan kerajaan Aceh yang masih kuat pengaruhnya dikalangan rakyat. Usaha Belanda untuk meruntuhkan Aceh adalah denganmengadu domba dan menghasut daerah kekuasaan Aceh yang kemudianberhasil melepaskan diri dari kekuasaan Aceh.

3. Demak : Tunas Supremasi Kejayaan Nusantara

Raden Patah yang memeluk agama Islam memutuskan hubungandengan Majapahit dan mendirikan kerajaan Demak. Jepara, Tuban,Gresik membantu Demak untuk berdiri menjadi kerajaan. Pati Unus yangmenjabat di Jepara sangat rajin membantu ayahnya, Raden Patah, untukmeluaskan kekuasaan Demak. Pati Unus memberanikan diri memimpinpasukan untuk menaklukan Portugis di Malaka, tetapi usahanya gagal.Pati Unus menggantikan ayahnya selama 3 tahun. Beliau kemudianwafat. Beliau terkenal dengan nama lain yaitu Pangeran Sabrang Lor.Penggantinya adalah Pangeran Trenggono yang memerintah pada tahun1564. Sultan Trenggono menghindarkan Demak dari ancaman Portugisuntuk menguasai daerah pesisir Jawa. Fatahillah yang melarikan diri dariPase diterima Sultan Trenggono. Fatahillah dinikahkan dengan adiknya.Fatahillah menjadi kunci Demak dalam menghalau dan mengalahkanPortugis di pesisir Pulau Jawa . Beliau berhasil mengalahkan Portugis di

Sunda Kelapa yang kemudian diganti namanya menjadi Jayakarta. Selainitu beliau juga menaklukan Banten dan Cirebon yang dikuasai oleh kerajaanPajajaran. Sultan Trenggono wafat ketika melakukan usaha penaklukanPasuruan.

Wafatnya Sultan Trenggono menimbulkan konflik perebutan kekuasaanantara adik Sultan Trenggono dan anak Sultan Trenggono. Pangeran SekarSeda ing Lepen, adik Sultan Trenggono, terbunuh. Pangeran Prawoto yangberkuasa kemudian mendapatkan usaha perlawanan Arya Penangsang,anak dari Pangeran Sekar Seda ing Lepen, yang melakukan balas dendamkepada Pangeran Prawoto.

4. Banten: Garda Pulau Jawa

Banten dikuasai oleh Fatahillah atas nama Sultan Demak. Seluruh pantaiutara sampai dengan Cirebon merupakan daerah yang dikuasai dengantujuan digunakan untuk kepentingan perdagangan dan memperkuatkedudukan Banten. Sunda Kelapa diganti nama menjadi Jayakarta.Fatahillah menduduki pemerintahan daerah Banten. Sedangkan daerahCirebon diserahkan kepada putranya pangeran Pasarean. Setelah PangeranPasarean wafat, Fathahilah memegang kendali atas pemerintahan Cirebondan pemerintahan Banten diserahkan kepada putranya Hasanudin. .

Banten mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Ageng Tirtayasapada tahun 1651-1682 M. Beliau menjadi Sultan yang tegas. Sekitartahun 1600 M Banten mengalami jaman kejayaan. Banten adalah pusatperdagangan lada yang dihasilkan di Banten dan Lampung, cengkeh sertapala dari Maluku. Banten semakin mengalami kemuduran karena terdapattekanan dari Belanda di Batavia

 

5. Makassar: Simbol Kegigihan Nusantara Melawan Supremasi Asing

Daerah Makassar memasuki era peradaban Islam pada awal abad ke-17.Dua penguasa dari kerajaan kembar Goa-Tallo menjadi pemeluk agamaIslam pada tahun 1605. Raja Tallo Karaeng Matoaya merangkap sebagaiMangkubumi Kerajaan Goa. Raja Tallo mengambil gelar Sultan Abdullahdengan julukan sebagai Awalul Islam dan raja Goa Daeng Manrabiamemiliki gelar Sultan Alaudin.

Dwitunggal Alaudin dan Abdullah sangat giat dalam mengislamkanrakyatnya. Kedua Sultan tersebut juga memperluas kerajaan danmenjadikannya kerajaan Islam pertama yang ada di Sulawesi. Penggantinyaadalah Sultan Muhammad Said, beliau tidak segan untuk mengirimkanarmada Goa ke Maluku dalam perlawanan rakyat melawan penjajah yangbertindak sewenang-wenang.

Perlawanan terhadap Belanda yang sengit terjadi pada era SultanHasanudin. Beliau memegang pemerintahan Kerajaan Goa dari tahun 1653-1669 dan Belanda memalingkan perhatiannya ke Makassar. Aru Palaka,bangsawan Soppeng–Bone, dalam tahun 1660 berusaha membebaskandaerah dari pengaruh kekuasaan Goa. Aru Palaka berhasil melepaskanBone yang mendapat bantuan dari Belanda.

6. Mataram: Pewaris Supremasi Nusantara dari Jawa Bagian Selatan

Sutawijaya yang bergelar Panembahan Senapati mengangkat dirinyasendiri menjadi Sultan Mataram. Beliau menunjukan kekuatan Mataramdengan menyerang Surabaya pada tahun 1586. Sebagian wilayah diPulau Jawa bagian tengah dan timur berhasil ditaklukkan oleh Mataram.Berikutnya beliau memindahkan perhatian ke Pulau Jawa bagian barat.Pada tahun 1595 M Cirebon dan Galuh dapat dikuasai.

Penembahan Senapati wafat pada tahun 1601 dan dimakamkan diKotagede. Penggantinya adalah Mas Jolang atau Panembahan Seda ingKrapyak. Mas Jolang sibuk meredam pemberontakan-pemberontakan.

Demak dan Ponorogo memberontak tetapi segera dapat diatasi. Mas Jolangmenduduki Mojokerto, Gresik, dan membakar desa sekitar Surabaya. MasJolang wafat pada tahun 1613 dan diganti oleh Adipati Martapura.

Adipati Martapura selalu sakit-sakitan dan tidak mampu menjalankanpemerintahan. Beliau diganti oleh saudaranya Raden Rangsang yangternyata adalah seseorang yang tegas dan kuat. Di bawah pemerintahannya(1613-1645) sosok yang dikenal dengan sebutan Sultan Agung ini, Matarammengalami kejayaan. Pada masa Sultan Agung, Mataram meneruskanekspansi sampai ke Banten tetapi mendapatkan hambatan di Bataviayang dikuasai oleh Belanda. Pada tahun 1628, Sultan Agung melancarkanserangan terhadap Batavia. Pengganti Sultan Agung, yaitu Amangkurat Ihingga Pakubuwono II, tidak begitu kuat dan banyak merugikan rakyatdengan perjanjian antara Mataram dan Belanda.

Mataram semakin terdesak dengan perjanjian yang terus dilakukandengan Belanda. Banyak ketidakpuasan muncul di dalam keluarga rajadan banyak terjadi suksesi di antara mereka. Akhirnya, melalui perjanjianGiyanti pada 13 Februari 1755 Mataram pecah menjadi dua kerajaanyaitu Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Selanjutnya,dua kerajaan tersebut kembali terpecah. Kasunanan Surakarta terpecahmenjadi Kadipaten Mangkunegaran sedangkan Kasultanan Yogyakarta terpecah menjadi Kadipaten Pakualaman.

7. Ternate Tidore: Emas dari timur Nusantara

Dua pulau kecil bersebelahan, Ternate dan Tidore, sama-sama bersaingmenjadi kekuatan utama di Maluku. Bangsa lain tertarik ke Ternate danTidore karena merupakan daerah penghasil rempah yang baik. BangsaPortugis, Spanyol, Inggris dan Belanda bersaing memperebutkan rempahrempahdi Maluku dan memperdagangkannya.

Orang Portugis bersekutu dengan Ternate sedangkan Tidorebersekutu dengan Spanyol. Hubungan Portugis dan penduduk Ternatesangat buruk. Mereka menggulingkan penguasa Ternate pada 1535 Mdan membunuh penerus Sultan pada 1570 M. Raja Ternate yang dibunuhdigantikan puteranya Sultan Baabullah (1570-1583 M).

Sultan Baabullah memerintah dengan motivasi agama. Beliau merupakanpenganut Islam yang taat dan mengusir Portugis dari kerajaannyapada 1575 M. Orang-orang Eropa kemudian pindah ke Tidore. Baabullahdan puteranya Sultan Said Ad-Din Berkat Syah (bertakhta 1584-1606 M)menyebarkan Islam di pulau-pulau sekitarnya.

Pada tahun 1599 orang Portugis kembali ke Maluku dengan armadabesar. Pembalasan dendam Portugis kepada orang Maluku membuatmereka benci terhadap orang Portugis. Setelah Belanda datang pada 1605M, mereka disambut baik dan bekerja sama dengan Ternate, Tidore danHalmahera serta Ambon.

Pada 1607 Belanda telah membuat perjanjian dengan Ternate yangsecara formal memegang kekuasaan di Seram Barat. Belanda yang diberikesempatan untuk monopoli memberikan sikap yang berkebalikandengan apa yang diperbuat. Mereka melakukan pembantaian di Bandadan membunuh penduduk yang menyalahi aturan Belanda. Belandamenancapkan kekuasaannya melalui kerjasama-kerjasama yangmerugikan penduduk lokal. Mereka memerintahkan untuk memusnahkandan tidak menanam rempah-rempah di Maluku kecuali di Maluku Selatan.

8. Banjarmasin: Perisai Penjajahan di Kalimantan

Pada tahun 1636 M Kerajaan Banjarmasin telah berpengaruh di Landak,Sambas, Sukadana, Kutawaringin Mendawai, Pulau Laut, dan seluruhpantai timur termasuk Kutai Pasir dan Berau serta daerah lainnya diKalimantan. Perdagangan lada menjadi ramai di Banjarmasin dan menarikInggris untuk berpindah dari Banten ke Banjarmasin. Pada tahun 1663 Mtimbul perebutan takhta dan Pangeran Dipati Anom dengan dukungankeluarga Biaju berhasil menggeser Penembahan Ratu. Perubahan yangada di istana diselesaikan dengan suatu kompromi, Panembahan Ratuberkedudukan di Martapura sedangkan raja yang baru berkedudukan diSurinata, Banjarmasin.

Pada tahun 1670 pecah perang perebutan tahta. Raja Surianata dituntutuntuk turun takhta oleh Suriadilaga (seorang pemuka yang mendapatdukungan besar Melayu). Pada akhirnya Raja Surianata tersisihkan. Padaawal abad ke-18 M kedudukan Banjarmasin tetap kuat tidak terpengaruholeh pengaruh asing. Pelabuhan Banjarmasin bebas untuk perdaganganasing seperti Inggris, Tiongkok, Perancis dan Portugis.

Banyak dari peradaban Islam di Indonesia meninggalkan jejak.Peninggalan-peninggalan tersebut masih digunakan dan berfungsihingga sekarang. Masjid mempunyai arti kata yaitu tempat sujud. Masjidadalah tempat untuk mendirikan salat menurut peraturan Islam. Masjiddan surau memiliki serambi di bagian depan serta sebuah bangunanberbentuk bujur sangkar yang melingkupi sebuah ruangan. Masjid dansurau juga dilengkapi dengan empat buah tiang utama yang berfungsisebagai penunjang bagian atap. Empat tiang utama ini berada di tengahdan menjadi penunjang utama atap yang disebut soko guru.

Makam pada masa peninggalan Islam umumnya terdiri dari jirat(kijing) dan nisan. Jirat atau kijing merupakan bangunan yang terbuat daribatu atau tembok berbentuk persegi panjang. Nisan merupakan tonggakpendek dari batu yang ditanam di dekat ujung-ujung jirat. Di atas jiratsering didirikan rumah yang disebut cungkup bagi orang-orang penting.

Ajaran Islam melarang untuk melukiskan makhluk hidup termasukmanusia. Pada masa peradaban Islam di Indonesia, seni ukir hiasmengambil pola-pola dari zaman purba yaitu daun-daunan, bungabungaan,bukit-bukit karang, pemandangan, dan garis-garis geometri.Seni ukir hias sering dijumpai di makam-makam, sementara di masjidhanya mimbar saja yang diperindah ukiran-ukirannya.

Dikaji dari corak dan isinya, hasil kesusasteraanzaman Islam dapat dibagi beberapajenis diantaranya: Hikayat, merupakancerita atau dongeng; Babad adalahhikayatyang sengajadigubah sebagai ceritasejarah;dan Suluk yang merupakan kitab-kitabtasawuf.

Peradaban Hindu-Buddha yang berlangsunglama perlahan berubah dalam halseni budaya. Wayang pada masa peradabanIslam disadur oleh Sunan Kalijaga untuk tidakmenyalahi peraturan Islam. Pertunjukan wayangdigunakan untuk berdakwah kepadamasyarakat luas dan menjadi media yangefektif untuk digunakan.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

Pesisir: Tanah datar berpasir ditepi laut.

Peta         : Gambaran permukaan bumi yang diperkecil dalam bidang datar dengan skala tertentu.

D.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D / VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Kegiatan Ekonomi

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

4 JP (2 Pertemuan Ke 43-44)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video Aktivitas Produksi di Indonesia.

2. Slide Gambar tentang makanan dan minuman.

3. Artikel terkait upaya meningkatkan mutu SDM.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, LCD, PC,

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Inkuiri Learning.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Aktivitaskegiatan ekonomi

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Sebutkan jenis kegiatan manusia yang dapatdilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya!
  • Apa tujuanmasing-masing kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi?
  • Apa saja yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dankonsumsi?

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi : peserta didik melihat tayangan video , misalnya produksimobil pada link https://www.youtube.com/watch?v=gR-1eJJTnUA.

Guru dapat menambahkan variasi gambar dari internet, gurumenceritakan kepada peserta didik atau melalui kegiatan tanya jawab.

Guru dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan kondisi sekolah danpeserta didik. Peserta didik difasilitasi guru mengaitkan video denganbagaimana produksi dengan kegiatan distribusi dan konsumsi.

4. Siswa dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuan pembelajarandalam tema 3.

5. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 43-44tentang kegiatan ekonomi.

 

KegiatanInti

1. Tahap orientasi masalah

a. Guru menyajikan gambar berupa gambar makanan dan minuman.

b. Guru melakukan orientasi masalah dengan bertanya bagaimanacara manusia mendapatkan makanan dan minuman di atasguna memenuhi kebutuhan pangan mereka? Apakah membuatsendiri? Atau membeli dari pedagang? Atau membeli melalui jasapengiriman secara online misalnya Grab ataupun Gojek? Ataumelakukan orientasi dengan aktivitas individu berikut:

c. Guru membimbing siswa untuk menemukan jawaban sementaradan melanjutkan ke orientasi masalah.

d. Guru mengajukan masalah tentang cara manusia memenuhikebutuhannya berupa jenis kegiatan apa yang dapat dilakukanoleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya? Apa tujuanmasing-masing kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi?Apa saja yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dankonsumsi?

2.  Merumuskan masalah

a. Guru meminta peserta didik untuk mengamati dan memahamimasalah secara individu dan mengajukan pertanyaan yang belumdipahami.

b. Pertanyaan peserta didik akan dilemparkan dalam kelas untukdiberikan tanggapan oleh siswa lain.

c. Guru membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 pesertadidik untuk menjawab pertanyaan pada tahap orientasi masalah.

3. Merumuskan hipotesis

Guru membimbing peserta didik dengan menyampaikan berbagaipertanyaan yang mengarahkan siswa mendapatkan jawaban sementaraserta merumuskan berbagai perkiraan kemungkinan jawaban.

4. Tahap pengumpulan data

a. Guru membimbing siswa dalam menemukan jawaban

b. Guru membantu siswa yang mengalami kesulitan dalammenemukan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.

c. Guru meminta siswa untuk menghimpun berbagai konsep terkaitpertanyaan yang sudah ditemukan jawabannya.

d. Guru mendorong siswa untuk bekerja sama dalam kelompok.

e. Guru meminta siswa untuk menuliskan hasil diskusi danmempersiapkan presentasi di depan kelas.

5. Menguji hipotesis

a. Guru meminta siswa untuk melakukan presentasi secaraberkelompok.

b. Siswa menyajikan hasil diskusi mengenai cara manusia memenuhikebutuhan hidupnya.

c. Siswa menyajikan hasil diskusi mengenai tujuan kegiatan produksi,distribusi, dan konsumsi.

d. Siswa menyajikan hasil diskusi mengenai faktor yang memengaruhikegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.

e. Guru membimbing siswa untuk memberikan tanggapan sertamelaksanakan tanya jawab terkait materi yang sedang dipelajari.

6. Menarik kesimpulan

Siswa dan guru secara bersama merumuskan kesimpulan mengenaiaktivitas kegiatan ekonomi.

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Apakah aku sudah mampu berkolaborasi dengan baik bersama teman-temanku?

·      Apakah aku sudah mengembangkan bakatku?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang upaya meningkatkan keterampilan adalah...

Pengetahuan:

·      Kegiatan apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk memenuhikebutuhan hidupnya?

·      Apa tujuan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi?

·      Apa faktor yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dankonsumsi?

Keterampilan

Apakah aku sudah berhasil mengumpulkan dan menyusun data denganbaik?

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong peserta didik mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang kegiatanproduksi yang ada di sekitar. Misalnya seperti aktivitas di bawah ini:

4. Doa dan penutup.

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai kegiatan ekonomi, Manusia selalu melakukan kegiatan demi memenuhi kebutuhannya. Kegiatantersebut akan selalu dilakukan karena setiap hari manusia dihadapkan padasituasi kebutuhan yang hampir tidak terbatas sedangkan ada keterbatasanpada alat pemuas kebutuhan. Dengan demikian, manusia akan melakukankegiatan ekonomi setiap hari tercukupinya segala kebutuhan.

Kegiatan manusia yang dilakukan dalam rangka memenuhikebutuhannya dibagi menjadi tiga yaitu produksi, distribusi dan konsumsi.

Bagaimana dengan kalian? Kegiatan apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk memenuhikebutuhan hidupnya?Apa tujuan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi? Apa faktor yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dankonsumsi?

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1.  Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk satu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru mata pelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yang diajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didik bisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnal berbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yang menunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secara alami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas, guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapi selama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arah sikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnal perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik dan menyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

 

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

 

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

 

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

Mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat

kegiatan ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

Tes Tertulis

2

 

 

Butir soal:

1.  Kegiatan apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya?

2.  Apa tujuan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi? 

3.  Apa faktor yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi?

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak ada yang dapat hidup sendiri. Tidak ada seorang pun dapat membuat semua barang yang dibutuhkannya. Manusia selalu membutuhkan orang lain.

1

2

Memenuhi kebutuhan. Mencari keuntungan. Menjaga kelangsungan hidup sebuah perusahaan. Meningkatkan mutu serta kuantitas produksi.

1

3

Penghasilan,selera.adat istiadat.mode.demonstration effect.iklan. Dan prakiraan harga.

2

Total Skor Maksimum

4

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Kegiatan apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya?

·      Apa tujuan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi? 

·      Apa faktor yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi?

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

 

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

Mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat

kegiatan ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

Penugasan

 

Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Kegiatan apa yang dapat dilakukan oleh manusia untuk memenuhikebutuhan hidupnya

0-2

2

Apa tujuan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi

0-3

3

Apa faktor yang memengaruhi kegiatan produksi, distribusi, dankonsumsi

0-3

4

Menjelaskan manfaat kegiatan ekonomi

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

 

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat

kegiatan ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

 

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahan

yang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar kegiatan ekonomi..

3.Mencantumkan kegiatan ekonomipadagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada kegiatan ekonomi

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

 

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat

kegiatan ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampu menguraikan mengidentiikasi kegiatan ekonomi masyarakat.

Penilaian Proyek

 

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan kegiatan ekonomimenggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan kegiatan ekonomi.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan kegiatan ekonomiyang telahdipilih!

4. Tuliskan kegiatan ekonomi konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

 

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa lalu pada masa Hindhu-Buddha dan Islam

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhadalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanaktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan aktivitas kehidupan masyarakat Masa Hindu-Buddhayang dipilih.

 

G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Bagaimana proses terbentuknya harga di pasar? Dan bagaimana hubunganantara permintaan, penawaran dan harga?

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

 

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

2. Kegiatan Ekonomi

Manusia selalu melakukan kegiatan demi memenuhi kebutuhannya. Kegiatantersebut akan selalu dilakukan karena setiap hari manusia dihadapkan padasituasi kebutuhan yang hampir tidak terbatas sedangkan ada keterbatasanpada alat pemuas kebutuhan. Dengan demikian, manusia akan melakukankegiatan ekonomi setiap hari tercukupinya segala kebutuhan.

Kegiatan manusia yang dilakukan dalam rangka memenuhikebutuhannya dibagi menjadi tiga yaitu produksi, distribusi dan konsumsi.

a. Produksi

Salah satu aktivitas yang dilakukan manusia untuk memenuhikebutuhannya adalah kegiatan produksi. Kegiatan produksi sering kitatemui dalam kehidupan sehari-hari. Produksi merupakan kegiatan untukmenambah manfaat suatu barang atau menciptakan barang baru untukmemenuhi kebutuhan manusia.

Produksi tidak hanya terbatas pada kegiatan perusahaan dalammenghasilkan barang dengan menggunakan mesin baik secara manualataupun otomatis. Produksi memiliki makna yang lebih luas. Kegiatanmenambang minyak untuk kebutuhan bahan bakar, petani menanamdan memanen padi dan sayur-sayuran, penjahit yang menjahit kainmenjadi baju, mengolah tanah liat menjadi batu bata atau gerabah, semuahal tersebut merupakan kegiatan produksi. Jika kita telaah lagi, semuakegiatan tersebut menambah manfaat atau menciptakan suatu barangdengan berbagai jenis pekerjaan.

1) Jenis produksi

Hasil produksi dibagi menjadi dua yaitu produksi barang dan jasa.

• Produksi barang merupakan kegiatan mengubah sifat maupunbentuk suatu benda. Produksi barang ini dibedakan menjadi barangmodal dan barang konsumsi. Misalnya produksi roti, produksimebel dan penjahit.

• Produksi jasa merupakan kegiatan menambah nilai guna suatubarang tanpa mengubah bentuknya. Misalnya jasa perawatankecantikan, jasa pengobatan, jasa pariwisata.

2) Tujuan kegiatan produksi

Tujuan utama kegiatan produksi adalah memenuhi kebutuhan manusiadalam rangka mencapai kemakmuran. Kemakmuran merupakankeadaan di mana jumlah alat pemuas kebutuhan cukup dan dapatdigunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Secara khusustujuan produksi adalah meningkatkan keuntungan bagi produsen atauperusahaan.

3) Faktor-faktor produksi

Faktor produksi merupakan segala sesuatu yang diperlukan dalamproses produksi barang dan jasa. Kegiatan produksi tidak hanyamemerlukan bahan baku, tetapi juga faktor lain yang mendukungproses produksi dapat berjalan dengan baik. Faktor produksi dibedakanmenjadi 4 (empat) yaitu.

• Faktor alam

Faktor alam menjadi salah satu komponen yang sangat pentingdalam kegiatan produksi. Faktor alam merupakan semua hasilalam baik berupa benda maupun makhluk hidup yang digunakandalam kegiatan produksi untuk mencapai kemakmuran.

• Faktor tenaga kerja

Tenaga kerja merupakan faktor produksi yang menjalankankegiatan produksi baik secara langsung maupun tidak langsung.Tenaga kerja menjalankan kegiatan produksi secara langsung dantidak langsung dengan tenaganya untuk menghasilkan barang danjasa. Misalnya staf bagian produksi dan operator mesin produksi.

• Faktor modal

Faktor modal tidak hanya berbentuk uang tunai. Faktor modalmeliputi semua barang dan benda yang digunakan untukmemperlancar dan memaksimalkan proses produksi. Faktorproduksi modal dapat berupa peralatan, mesin, gedung, dan bendapenunjang kegiatan produksi lainnya.

• Faktor kewirausahaan

Faktor keahlian berfungsi untuk mengontrol dan memastikanfaktor-faktor produksi berjalan dengan baik dan menghasilkanproduksi yang maksimal. Faktor produksi alam, tenaga kerja danmodal yang ada tidak akan maksimal jika perusahaan tidak memilikifaktor keahlian yang mampu mengelola semua hal tersebut.

b. Distribusi

Distribusi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyalurkan barangdari produsen kepada konsumen. Kegiatan produksi tidak akan bergunajika hasil produksi tidak didistribusikan kepada konsumen. Distribusidapat dilakukan oleh perseorangan maupun lembaga distribusi. Adaempat tujuan utama distribusi, yaitu:

• Sebagai agen penyalur hasil produksi dari produsen ke konsumen

• Agar hasil produksi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secaramaksimal

• Memenuhi kebutuhan barang dan jasa tertentu

• Menjaga keberlangsungan produksi perusahaan

Berdasarkan cara penyalurannya, distribusi dibedakan menjadi 3 (tiga)yaitu:

1) Distribusi langsung

Distribusi langsung merupakan kegiatan distribusi yang dilaksanakantanpa perantara antara produsen dan konsumen. Contoh: perusahaanroti yang menjual rotinya secara langsung dan penjahit yangmenyerahkan bajunya langsung ke konsumen.

2) Distribusi semi langsung

Distribusi semi langsung merupakan kegiatan distribusi di manaprodusen mendistribusikan barang dan jasanya kepada konsumenmelalui perantara yang merupakan bagian dari produsen. Contoh:Samsung menjual produknya melalui Samsung Center.

3) Distribusi tidak langsung

Distribusi tidak langsung merupakan kegiatan distribusi di manaprodusen mendistribusikan barang dan jasanya melalui perantara.Perantara tersebut dapat berupa agen, minimarket, pasar dan pedagangkecil.

c. Konsumsi

Konsumsi merupakan kegiatan menghabiskan atau mengurangi manfaatsuatu barang untuk memenuhi kebutuhannya. Manusia melakukankonsumsi untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Secara umum, konsumsibertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan menjaga kelangsungan hidupmanusia. Tujuan konsumsi lainnya adalah:

• Mengurangi manfaat suatu barang

• Menghabiskan manfaat suatu barang

• Menjaga status sosial di masyarakat dengan produk-produkkebutuhan tersier

• Menjaga kesehatan tubuh dengan konsumsi vitamin dan giziseimbang

• Memenuhi kebutuhan jasmani

• Memenuhi kebutuhan rohani

• Estetika atau keindahan

Sama halnya kebutuhan, konsumsi yang dilakukan setiap orangberbeda-berbeda. Ada beberapa hal yang memengaruhi perbedaankonsumsi yaitu:

          Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri seseorangmeliputi motivasi, sikap, dan selera.

          Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar seseorang meliputipekerjaan, harga barang atau jasa, dan kebudayaan.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

distribusi  : Kegiatan yang dilakukan untuk menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.

konsumsi : Kegiatan menghabiskan atau mengurangi manfaat suatu barang untuk memenuhi kebutuhannya.

produksi  : Kegiatan untuk menambah manfaat suatu barang atau menciptakan barang baru untuk memenuhi kebutuhan manusia

D.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png

 


 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D / VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Pelaku Ekonomi

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

2 JP (1 Pertemuan Ke-45)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Mengidentiikasipelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia.

2. Slide Gambar tentang makanan dan minuman.

3. Artikel terkait upaya meningkatkan mutu SDM.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, LCD, PC,

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Cooperative Learning tipe Jigsaw.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu mengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Mengenaipengertian pelakuekonomi

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Siapasaja yang berperan sebagai pelaku ekonomi?
  • Apa peran mereka dalam perekonomiansuatu negara?

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi : Guru memberikan penjelasan mengenai pengertian pelakuekonomi dan memberikan pertanyaan siapa saja yang berperansebagai pelaku ekonomi? Apa peran mereka dalam perekonomiansuatu negara?

4. Siswa dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuan pembelajarandalam tema 3

5. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 45tentang pelaku ekonomi

 

KegiatanInti

1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu siswa diharapkanmampu mengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

2. Menyajikan informasi

a. Guru melakukan apersepsi dengan mengingat kembali ingatansiswa mengenai materi yang sudah diberikan tentang akuntansipiutang.

b. Guru menyajikan informasi kepada siswa dengan gambar ilustrasitentang pelaku ekonomi.

c. Siswa mengidentiikasi peran pelaku ekonomi masing-masing

3. Mengorganisasi siswa ke dalam kelompok belajar

a. Guru memberikan soal yang mencakup 4 materi mengenai pelakuekonomi. Guru membagi siswa ke dalam kelompok denganmasing-masing 4 anggota.

b. Setiap siswa dalam tim diberi bagian materi yang berbeda. Tugasdari masing-masing siswa dalam kelompok adalah mempelajarimateri sebagai berikut: siswa 1 tentang pelaku ekonomi rumahtangga konsumen; siswa 2 tentang pelaku ekonomi rumahtangga produsen; siswa 3 tentang pelaku ekonomi rumah tanggapemerintah, siswa 4 tentang pelaku ekonomi masyarakat luarnegeri

c. Setelah selesai, siswa dari masing-masing kelompok yangmemiliki materi yang sama dipertemukan dalam satu kelompokbaru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub tema mereka.

4. Membimbing kelompok belajar dan bekerja

a. Guru membimbing kelompok belajar saat mereka mengerjakantugas terutama ketika siswa mengalami kesulitan dalammemahami dan mengerjakan soal yang diberikan.

b. Siswa diberikan satu lembar kerja untuk menuliskan hasil diskusidan jawaban pertanyaan.

5. Evaluasi

Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajaridengan siswa dari kelompok ahli kembali masing-masing kelompokawal dan mempresentasikan hasilnya ke sesama anggota kelompokawal. Kemudian dilakukan presentasi di depan kelas antar kelompokawal. Siswa lain diperbolehkan melaksanakan tanya jawab atau punberdiskusi dengan kelompok penyaji.

6. Memberikan penghargaan

Guru memberikan penghargaan berupa tepuk tangan pada setiapkelompok yang berhasil mempresentasikan hasil diskusi danmelakukan penilaian baik secara individu maupun kelompok

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Apakah aku sudah mampu berkolaborasi dengan baik bersama teman-temanku?

·      Apakah aku sudah mengembangkan bakatku?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang upaya meningkatkan keterampilan adalah...

Pengetahuan:

·      Siapa saja kah yang berperan sebagai pelaku ekonomi?

·      Apa peran pelaku ekonomi tersebut bagi masyarakat di sekitar?

Keterampilan

Apakah aku sudah berhasil mengumpulkan dan menyusun data denganbaik?

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong peserta didik mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang dampakdinamika penduduk

4. Doa dan penutup.

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai pelaku ekonomi, kita dapat mengetahui bahwa Pelaku ekonomi merupakan individu atau kelompok yang melakukankegiatan ekonomi baik konsumsi, produksi maupun distribusi. Lalu siapasaja yang berperan sebagai pelaku ekonomi? Apa peran mereka dalamperekonomian suatu negara?

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1.  Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk satu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru mata pelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yang diajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didik bisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnal berbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yang menunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secara alami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas, guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapi selama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arah sikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnal perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik dan menyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

 

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

 

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

 

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

Mengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara

Pelakuekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

Tes Tertulis

2

 

Butir soal:

1.  Siapa saja kah yang berperan sebagai pelaku ekonomi?

2.  Bagaimana peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi?

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Secara umum, pelaku ekonomi dalam suatu perekonomian terdiri atas rumah tangga, masyarakat, perusahaan, pemerintah, luar negeri, dan lembaga keuangan. Pihak-pihak ini memiliki peran dalam kegiatan ekonomi.

2

2

Dalam kegiatan ekonomi, rumah tangga memainkan dua peran, yakni sebagai konsumen dan penyedia jasa faktor produksi. Sebagai konsumen, pelaku ekonomi ini membeli barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

2

Total Skor Maksimum

4

 

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Siapa saja yang berperan sebagai pelaku ekonomi?

·      Apa peran mereka dalam perekonomian suatu negara?

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

 

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

Mengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara

Pelakuekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

Penugasan

 

Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Jelaskan apa yang dimaksud pelaku ekonomi di Indonesia

0-2

2

Siapa saja kah yang berperan sebagai pelaku ekonomi

0-3

3

Apa peran pelaku ekonomi tersebut bagi masyarakat di sekitar

0-3

4

Apa manfaat ekonomi bagi pelaku ekonomi?

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara

Pelakuekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

 

 

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahan

yang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar pelaku ekonomi.

3.Mencantumkan pelaku ekonomipadagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada pelaku ekonomi

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

 

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

 

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara

Pelakuekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi pelaku ekonomi dan peran mereka dalamperekonomian negara.

Penilaian Proyek

 

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan pelaku ekonomimenggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan pelaku ekonomi.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan pelaku ekonomiyang telahdipilih!

4. Tuliskan pelaku ekonomi konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

 

 

 

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanpelaku ekonomi

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanpelaku ekonomi dalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanpelaku ekonomi yangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan pelaku ekonomi yang dipilih.

 

G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Apa yang dimaksud dengan pelaku ekonomi dan berikan contohnya?

 

 

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

 

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

3. Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi merupakan individu atau kelompok yang melakukankegiatan ekonomi baik konsumsi, produksi maupun distribusi. Lalu siapasaja yang berperan sebagai pelaku ekonomi? Apa peran mereka dalamperekonomian suatu negara?

a. Rumah Tangga Konsumen

Rumah tangga konsumen merupakan pelaku kegiatan ekonomi yangpaling banyak. Rumah tangga konsumen adalah sekelompok masyarakatbaik individu maupun kelompok yang melaksanakan konsumsi atas hasilproduksi baik barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Rumah tanggakonsumen berperan sebagai konsumen dengan mengkonsumsi barangbarangproduksi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sekaligus sebagaipenyedia faktor produksi dengan menyewakan tanah untuk kegiatanproduksi, investasi ke perusahaan untuk mendapatkan bunga/ devidenatau laba.

b. Rumah Tangga Produsen

Rumah tangga produsen merupakan pelaku kegiatan ekonomi yangmenghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan kepemilikan, rumah tangga produsen terdiri dari rumahtangga produsen milik negara dan rumah tangga produsen milik swasta.

c. Rumah Tangga Pemerintahan

Pemerintah berperan sebagai konsumen serta produsen dalam kegiatanekonomi. Pemerintah melakukan kegiatan konsumsi dalam rangkamembelanjakan pendapatan negara berupa belanja rutin dan belanjapembangunan untuk kepentingan rakyat. Pemerintah melakukan kegiatanproduksi barang dan jasa melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) danBadan Usaha Milik Daerah (BUMD).

d. Masyarakat Luar Negeri

Setiap negara bekerja sama dengan negara lain melalui kegiatan ekspordan impor untuk memenuhi kebutuhannya. Ketergantungan inilahyang mengharuskan antarnegara untuk menjaga hubungan baiknya.

Masyarakat luar negeri juga berperan dalam menyediakan tenaga kerjaahli serta menjadi investor untuk pembangunan dalam negeri. Pemerintahberusaha keras untuk menarik investasi dari luar negeri karena investasidari masyarakat luar negeri menjadi salah satu sumber dana dalampembangunan nasional.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

rumah tangga konsumen: Sekelompok masyarakat baik individu maupun kelompok yang melaksanakan konsumsi atas hasil produksi baik barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan.

rumah tangga produsen : Pelaku kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

D.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png

 

 


 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D / VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Peranan Masyarakat Dalam Rantai Ekonomi

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

2 JP (1 Pertemuan Ke-46)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Menganalisisperan masyarakat dalam rantai perekonomian.

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video atau gambar tentang salah satu perayaan keagamaan.

2. Slide Gambar tentang makanan dan minuman.

3. Artikel terkait upaya meningkatkan mutu SDM.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, LCD, PC,

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Cooperative Learning tipe Jigsaw.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu mengidentiikasiperan masyarakat dalam rantai perekonomi.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Mengidentiikasiperanan masyarakat dalam kegiatan rantaiekonomi.

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Bagaimana bisa terjadi kenaikan maupun penurunan harga kebutuhan pokok?
  • Mengapa ketika lebarandan hari raya beberapa jenis barang mengalami kenaikan harga?

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi : Guru memberikan petunjuk gambar mengenai salah satuhari perayaan keagamaan misalnya hari raya lebaran.

4. Guru memberi rangsangan mengenai bagaimana bisa terjadi kenaikanmaupun penurunan harga kebutuhan pokok? Mengapa ketika lebarandan hari raya beberapa jenis barang mengalami kenaikan harga?

5. Siswa dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuan pembelajarandalam tema 3

5. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 46tentang peranan masyarakat dalam rantai ekonomi.

 

KegiatanInti

1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu siswa diharapkanmampu mengidentiikasi peranan masyarakat dalam kegiatan rantaiekonomi.

2. Menyajikan informasi

a. Guru melakukan apersepsi dengan me-recall memori siswamengenai materi yang sudah diberikan tentang akuntansi piutang.

b. Guru menyajikan informasi kepada siswa dengan gambar ilustrasitentang peranan masyarakat dalam kegiatan rantai ekonomi.

c. Siswa mengidentiikasi peran pelaku ekonomi masing-masing.

3. Mengorganisasi siswa ke dalam kelompok belajar

a. Guru memberikan soal yang mencakup 4 materi mengenai pelakuekonomi. Guru membagi siswa ke dalam kelompok denganmasing-masing 4 anggota.

b. Setiap siswa dalam tim diberi bagian materi yang berbeda. Tugasdari masing-masing siswa dalam kelompok adalah mempelajarimateri sebagai berikut: siswa 1 tentang permintaan dan apa yangmemengaruhi permintaan; siswa 2 tentang penawaran dan faktorapa saja yang memengaruhi penawaran; siswa 3 tentang hargadan fungsi harga, siswa 4 tentang pasar, fungsi pasar dan bentukpasar,

c. Setelah selesai, siswa dari masing-masing kelompok yangmemiliki materi yang sama dipertemukan dalam satu kelompokbaru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub tema mereka.

4. Membimbing kelompok belajar dan bekerja

a. Guru membimbing kelompok belajar saat mereka mengerjakantugas terutama ketika siswa mengalami kesulitan dalammemahami dan mengerjakan soal yang diberikan.

b. Siswa diberikan satu lembar kerja untuk menuliskan hasil diskusidan jawaban pertanyaan.

5. Evaluasi

Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajaridengan siswa dari kelompok ahli kembali masing-masing kelompokawal dan mempresentasikan hasilnya ke sesama anggota kelompokawal. Kemudian dilakukan presentasi di depan kelas antar kelompokawal. Siswa lain diperbolehkan melaksanakan tanya jawab atau punberdiskusi dengan kelompok penyaji.

6. Memberikan penghargaan

Guru memberikan penghargaan berupa tepuk tangan pada setiapkelompok yang berhasil mempresentasikan hasil diskusi danmelakukan penilaian baik secara individu maupun kelompok

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Apakah aku sudah mampu berkolaborasi dengan baik bersama teman-temanku?

·      Apakah aku sudah mengembangkan bakatku?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang upaya meningkatkan keterampilan adalah...

Pengetahuan:

·      Apa yang dimaksud dengan permintaan dan faktor apa yangmemengaruhi permintaan?

·      Apa yang dimaksud dengan penawaran dan faktor apa yangmemengaruhi penawaran?

·      Apa yang dimaksud dengan harga dan apa fungsi dari harga?

·      Apa yang dimaksud dengan pasar dan jenis-jenis pasar?

·      Bagaimana masyarakat dapat memengaruhi jumlah permintaan,penawaran, harga barang dan pasar?

Keterampilan

Apakah aku sudah berhasil mengumpulkan dan menyusun data denganbaik?

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong peserta didik mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang dampakdinamika penduduk

4. Doa dan penutup.

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai peranan masyarakat dalam rantai ekonomi, kita dapat mengetahui bahwa Peran masyarakat dalam rantai ekonomi adalah dalam rangka memenuhikebutuhannya. Manusia memenuhi kebutuhannya setiap hari. Kebutuhanmanusia beragam karena berbagai faktor yang memengaruhi (Tema 1).Beragamnya kebutuhan manusia menjadikan jumlah kebutuhan akan satubarang dengan barang yang lainnya juga berbeda. Ketika lebaran banyakmasyarakat membutuhkan kebutuhan pokok, daging dan baju untukmemenuhi kebutuhannya, akibatnya kebutuhan tersebut mengalamipeningkatan harga. Beberapa minggu setelah lebaran harga kembalinormal karena masyarakat tidak lagi membutuhkan barang tersebutdalam jumlah yang besar.

Perbedaan kebutuhan memberikan pengaruhterhadap jumlah permintaan, penawaran, pasar dan harga. Bagaimanamasyarakat dapat memengaruhi jumlah permintaan, jumlah penawaran,harga dan keadaan pasar?Perbedaan kebutuhan manusia juga dipengaruhi oleh status sosial danperan sosial dalam masyarakat. Setiap orang memiliki peran dan statussosial di masyarakat dan sering mengalami perubahan selama hidupnya.Peran dan status sosial masyarakat yang beragam berdasarkan ras, suku,agama, pekerjaan, pendidikan dan kemampuan ekonomi akan membentuklapisan di masyarakat berupa stratifikasi atau diferensiasi sosial.

Bagaimanabisa terjadi kenaikanmaupun penurunan harga kebutuhan pokok? Mengapa ketika lebarandan hari raya beberapa jenis barang mengalami kenaikan harga?

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1.  Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk satu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru mata pelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yang diajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didik bisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnal berbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yang menunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secara alami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas, guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapi selama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arah sikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnal perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik dan menyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

 

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

 

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

 

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

 

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

 

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

 

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

 

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

Menganalisis peran masyarakat dalam rantai perekonomian

Peran masyarakat dalam rantai ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi peranan masyarakat dalam kegiatan rantaiekonomi.

Tes Tertulis

2

 

Butir soal:

1.  Bagaimana cara mengatasi kenaikan harga barang menjelang hari raya?

2.  Mengapa ketika lebarandan hari raya beberapa jenis barang mengalami kenaikan harga?

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Upaya yang dilakukan agar tidak terjadi lagi kenaikan harga kebutuhan pokok : 1) Meminta pemerintah untuk mengadakan pasar murah; 2) Adanya program operasi pasar yang dilakukan 2-3 bulan sekali, terutama pada saat bulan puasa dan menjelang lebaran; 3) Memperbaiki sarana dan prasarana yang kurang memadai dalam,

2

2

Pada saat menjelang hari raya harga kebutuhan pokok di pasar barang mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan atas barang-barang terutama barang kebutuhan menjelang lebaran, oleh sebab itu dikarenakan permintaan meningkat maka sesuai dengan hukum permintaan harga juga ikut meningkat.

2

Total Skor Maksimum

4

 

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Apa yang dimaksud dengan permintaan dan faktor apa yang memengaruhi permintaan?

·      Apa yang dimaksud dengan penawaran dan faktor apa yang memengaruhi penawaran?

·      Apa yang dimaksud dengan harga dan apa fungsi dari harga?

·      Apa yang dimaksud dengan pasar dan jenis-jenis pasar?

·      Bagaimana masyarakat dapat memengaruhi jumlah permintaan, penawaran, harga barang dan pasar?

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

Menganalisis peran masyarakat dalam rantai perekonomian

Peran masyarakat dalam rantai ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi peranan masyarakat dalam kegiatan rantaiekonomi.

Penugasan

 

Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Jelaskan apa yang dimaksud Peran masyarakat dalam rantai ekonomi

0-2

2

Apa peran masyarakat luar negeri dalam perekonomian suatu negara

0-3

3

Apa saja peran masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

0-3

4

Apa saja peran masyarakat dalam kegiatan ekonomi

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Menganalisis peran masyarakat dalam rantai perekonomian

Peran masyarakat dalam rantai ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi peranan masyarakat dalam kegiatan rantaiekonomi.

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahanyang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar peran masyarakat dalam rantai ekonomi.

3.Mencantumkan peran masyarakat dalam rantai ekonomi padagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada peran masyarakat dalam rantai ekonomi

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Menganalisis peran masyarakat dalam rantai perekonomian

Peran masyarakat dalam rantai ekonomi

Pesertadidik diharapkan mampumengidentiikasi peranan masyarakat dalam kegiatan rantaiekonomi.

Penilaian Proyek

 

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan peran masyarakat dalam rantai ekonomi menggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan peran masyarakat dalam rantai ekonomi.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan peran masyarakat dalam rantai ekonomi yang telahdipilih!

4. Tuliskan peran masyarakat dalam rantai ekonomi konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

 

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanperan masyarakat dalam rantai ekonomi

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanperan masyarakat dalam rantai ekonomi dalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanperan masyarakat dalam rantai ekonomiyangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan peran masyarakat dalam rantai ekonomi yang dipilih.

G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Apasaja Peran masyarakat dalam rantai ekonomi?, Bagaimana peran masyarakat dalam meningkatkan pendapatan negara?, Apa saja peran masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi?

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

C. Peranan Masyarakat dalam Rantai Ekonomi

Peran masyarakat dalam rantai ekonomi adalah dalam rangka memenuhikebutuhannya. Manusia memenuhi kebutuhannya setiap hari. Kebutuhanmanusia beragam karena berbagai faktor yang memengaruhi (Tema 1).Beragamnya kebutuhan manusia menjadikan jumlah kebutuhan akan satubarang dengan barang yang lainnya juga berbeda. Ketika lebaran banyakmasyarakat membutuhkan kebutuhan pokok, daging dan baju untukmemenuhi kebutuhannya, akibatnya kebutuhan tersebut mengalamipeningkatan harga. Beberapa minggu setelah lebaran harga kembalinormal karena masyarakat tidak lagi membutuhkan barang tersebutdalam jumlah yang besar. Perbedaan kebutuhan memberikan pengaruhterhadap jumlah permintaan, penawaran, pasar dan harga. Bagaimanamasyarakat dapat memengaruhi jumlah permintaan, jumlah penawaran,harga dan keadaan pasar?

Perbedaan kebutuhan manusia juga dipengaruhi oleh status sosial danperan sosial dalam masyarakat. Setiap orang memiliki peran dan statussosial di masyarakat dan sering mengalami perubahan selama hidupnya.Peran dan status sosial masyarakat yang beragam berdasarkan ras, suku,agama, pekerjaan, pendidikan dan kemampuan ekonomi akan membentuklapisan di masyarakat berupa stratifikasi atau diferensiasi sosial.

1. Permintaan dan Penawaran

a. Permintaan

Pada awal tahun ajaran baru, sebagian besar siswa membutuhkan bukuuntuk kegiatan pembelajaran dan mempunyai kemampuan membelibuku. Ketika jumlah siswa yang ingin dan mampu membeli buku banyakmaka terjadi peningkatan harga buku. Peningkatan harga buku tidakmengurangi minat siswa membeli buku karena sangat membutuhkanbuku dalam kegiatan belajar mengajar. Keinginan untuk membeli bukupada waktu dan harga tertentu dengan kemampuan membeli inilah yangdisebut dengan permintaan. Permintaan merupakan keinginan membeli barang dan jasa disertai dengan kemampuan membeli pada waktu danharga tertentu. Seseorang yang menginginkan barang atau jasa tetapibelum memiliki kemampuan membeli belum dapat dikategorikan sebagaipermintaan.

Permintaan dapat dikelompokkan berdasarkan kemampuan membeliatau daya beli. Berdasarkan daya belinya, permintaan dikelompokkanmenjadi 3 (tiga) yaitu:

1) Permintaan efektif

Permintaan efektif merupakan permintaan yang disertai dengankemampuan membeli (daya beli). Dalam permintaan efektif, konsumenmemiliki kemampuan untuk membeli barang maupun jasa sertamelakukan transaksi pembelian.

2) Permintaan potensial

Permintaan potensial merupakan permintaan yang disertai dengandaya beli tetapi konsumen belum melakukan transaksi pembelian.

3) Permintaan absolut

Permintaan absolut merupakan permintaan dari konsumen terhadapsuatu barang maupun jasa tetapi tidak disertai dengan kemampuanmembeli (daya beli).

Berdasarkan jumlah konsumen, permintaan dibagi menjadi dua yaitu:

1)       Permintaan individual

Permintaan individual merupakan permintaan atas barang dan jasadari individu. Permintaan individual tergantung dari kemampuanmasing-masing individu.

2) Permintaan pasar

Permintaan pasar merupakan permintaan atas barang dan jasa yangdilakukan oleh masyarakat. Permintaan ini dihitung dari jumlahpermintaan individu.

Setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda, perbedaankebutuhan ini memengaruhi permintaan akan suatu barang dan jasa.

Ada beberapa faktor yang memengaruhipemintaan:

• Harga barang dan jasa

• Besar kecilnya penghasilanseseorang

• Selera seseorang

• Kualitas barang

• Harga barang substitusi dankomplementer

• Jumlah penduduk yangsemakin meningkat

• Ramalan masa depan

b. Penawaran

Pada tahun ajaran baru, terjadi permintaan atas buku pelajaran yangtinggi. Permintaan itu tidak akan menjadi sebuah transaksi tanpa adanyapenawaran oleh produsen. Ketika terjadi permintaan barang dan jasaperusahaan akan menawarkan barang dan jasa pada waktu, harga dantempat tertentu. Penawaran merupakan sejumlah barang maupun jasayang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada waktu, hargadan tempat tertentu. Sama halnya dengan permintaan, penawarandipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu:

• Biaya produksi

• Perkembangan teknologi

• Harapan untuk mendapatkan laba

• Kebijakan pemerintah

c. Pasar

Saat ini pasar tidak lagi memiliki pengertian yang sederhana sepertiyang kita lihat di sekitar kita. Pasar diartikan sebagai sarana bertemunyapembeli dan penjual, yang dilakukan secara langsung dan tidak langsunguntuk melakukan transaksi jual beli. Transaksi jual beli dapat terjadidi lokasi tertentu, warung, toko, mal, pasar tradisional dan bahkanmelalui internet. Semua tempat tersebut dapat disebut dengan pasar.

Pasar merupakan sarana kegiatan distribusi barang dan jasa. Produsenmenawarkan hasil produk dan jasanya di pasar dan konsumen mencaribarang yang dibutuhkan di pasar. Seiring perkembangan teknologi, pasartidak lagi memiliki batasan wilayah, semua negara dapat saling terhubunguntuk menawarkan dan mencari kebutuhannya. Adapun fungsi pasaradalah:

1) Fungsi distribusi

Fungsi pasar sebagai saluran distribusi artinya pasar sebagai saranabagi produsen untuk mendistribusikan barangnya kepada konsumen.

2) Fungsi pembentuk harga

Penjual menawarkan produk dan jasa pada harga tertentu danberharap mendapatkan laba dari penjualan produk dan jasa, sedangkankonsumen melakukan permintaan atas suatu produk dan jasa danberharap mendapatkan harga yang murah agar semua kebutuhannyadapat tercapai. Perbedaan keinginan penetapan harga antara penjualdan pembeli ini menimbulkan tawar menawar dan membentuk hargakeseimbangan/ harga pasar.

3) Fungsi promosi

Sebagai saluran distribusi pasar akan melakukan promosi kepadakonsumen agar mereka tertarik membeli produk dan jasa. Dalamsituasi ini, produsen diuntungkan dengan adanya promosi yangdilakukan oleh pasar.

Secara umum pasar dikelompokan dalam enam macam yaitu pasarmenurut jenis barang yang diperjualbelikan, waktu bertemunya penjualdan pembeli, luas kegiatan distribusi, fisik pasar, bentuk, serta strukturnya.

1) Pasar menurut jenis barang yang diperjualbelikan

Menurut jenis barang yang diperjualbelikan, pasar terdiri dari pasarbarang konsumsi dan pasar faktor produksi.

• Pasar barang konsumsi merupakan pasar yang memperjualbelikanbarang konsumsi untuk kebutuhan hidup manusia. Contohnya adalahpasar buah, pasar kelontong, pasar baju.

• Pasar faktor produksi merupakan pasar yang memperjualbelikanberbagai faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi.Pasar faktor produksi ini dibedakan menjadi tiga macam yaitu pasarfaktor produksi alam, pasar faktor produksi tenaga kerja dan faktorproduksi modal.

2)      Pasar menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli

Menurut waktu bertemunya penjual dan pembeli pasar dibedakanmenjadi pasar kaget, pasar harian, pasar mingguan, pasar bulanan danpasar tahunan.

• Pasar kaget merupakan pasar yang terbentuk ketika ada keramaianatau kegiatan tertentu. Contohnya adalah pasar pada kegiatan CarFree Day.

• Pasar harian merupakan pasar yang memperjualbelikan barang danjasa guna memenuhi kebutuhan manusia dan dapat dijumpai setiaphari. Contohnya adalah pasar daerah yang buka setiap hari.

• Pasar mingguan merupakan pasar yang memperjualbelikan barangdan jasa guna memenuhi kebutuhan manusia dan dilaksanakan setiapsatu minggu sekali. Contohnya adalah Pasar Kliwon, Pasar Wage, PasarLegi.

• Pasar bulanan merupakan pasar yang memperjualbelikan barang danjasa guna memenuhi kebutuhan manusia dan dilaksanakan setiap satubulan sekali. Contohnya adalah pameran lukisan yang dilaksanakansatu bulan sekali.

• Pasar tahunan merupakan pasar yang hanya terjadi satu tahun sekali.Contohnya adalah Pekan Raya Jakarta, Pasar Sekaten Yogyakarta.

3) Pasar menurut luas kegiatan distribusi

Menurut luas kegiatan distribusi, pasar dibagi menjadi empat yaitupasar lokal, pasar daerah, pasar nasional dan pasar internasional.

• Pasar lokal merupakan pasar yang memperjualbelikan barang danjasa yang hanya meliputi tempat tertentu. Contohnya adalah PasarColombo, Pasar Muntilan, Pasar Prambanan.

• Pasar daerah merupakan pasar yang memperjualbelikan barang danjasa dengan cakupan wilayah tertentu seperti wilayah kabupaten atauprovinsi. Contoh: Pasar Beringharjo Yogyakarta, Pasar Klewer Solo,Pasar Johar Semarang.

• Pasar nasional merupakan pasar yang memperjualbelikan barangdan jasa dengan cakupan wilayah secara nasional atau satu negara.Contohnya adalah pasar uang dan pasar modal.

• Pasar internasional merupakan pasar yang memperjualbelikan barangdan jasa dengan cakupan seluruh dunia sehingga memungkinkanterjadi transaksi jual beli antarnegara. Untuk saat ini, platform penjualanonline memungkinkan terjadinya jual beli lintas negara seperti Ebay,Alibaba, dan Amazon.

4) Pasar menurut fisik pasar

Menurut bentuk fisiknya, pasar dibedakan menjadi dua yaitu pasarkonkret dan pasar abstrak.

 

• Pasar konkret disebut juga dengan pasar nyata. Pasar konkretmerupakan sarana bertemunya penjual dan pembeli secara langsungpada waktu dan tempat yang sama. Contohnya adalah Pasar BeringharjoYogyakarta, Pekan Raya Jakarta, Pasar Prambanan.

• Pasar abstrak merupakan sarana bertemunya penjual dan pembeliuntuk melakukan transaksi secara tidak langsung. Baik penjual danpembeli dapat melakukan transaksi melalui internet, brosur, telepondan lain sebagainya. Contohnya adalah toko online Shopee, Tokopedia,Zalora.

d. Harga

Harga merupakan nilai tukar atas suatu barang maupun jasa yangdinyatakan dalam bentuk uang. Nilai tukar yang telah disepakati antarapihak penjual dan pembeli disebut dengan harga keseimbangan atau hargapasar. Harga keseimbangan terjadi ketika jumlah dan harga barang yangditawarkan dan diminta berada pada satu titik. Harga merupakan suatuhal yang penting dalam ekonomi. Ada beberapa fungsi dari harga yaitu:

• Sebagai acuan perhitungan nilai jual barang dan jasa

• Mempermudah kegiatan transaksi jual beli

• Sebagai acuan konsumen untuk mengetahui kualitas barang danjasa yang akan dibeli

• Harga yang ditetapkan secara benar akan menghasilkankeuntungan bagi produsen

• Sebagai acuan bagi konsumen untuk melakukan keputusanpembelian barang dan jasa.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

permintaan     : Keinginan membeli barang dan jasa disertai dengan kemampuan membeli pada waktu dan harga tertentu.

penawaran     : Sejumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada waktu, harga dan tempat tertentu.

pasar          : Sarana bertemunya beberapa pembeli dan penjual, yang dilakukan secara langsung dan tidak langsung untuk melakukan transaksi jual beli.

distribusi    : Kegiatan yang dilakukan untuk menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.

D.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png

 

 


 

MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA

IPS FASE D KELAS VII

 


INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS MODUL

Penyusun

Instansi

Tahun Penyusunan

Jenjang Sekolah

Mata Pelajaran

Fase / Kelas

Tema 03

Materi

Elemen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran 3

 

Alokasi Waktu

:

:

:

:

:

:

:

:

:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

:

 

:

.....................................

SMP …………………

Tahun 2022

SMP

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

D / VII

Potensi Ekonomi Lingkungan

Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan StratifikasiSosial

a) Elemen pemahaman dan ruang lingkup pembelajaran

  • Keruangan dan konektivitas antar ruang dan waktu: materi ini berkaitan dengan pemahaman terhadap kondisi sosial dan lingkungan alam serta kesejarahan dalam konteks lokal dan nasional. Materi ini juga terkait dengan pembelajaran tentang kondisi geografis Indonesia dan pengaruhnya terhadap aktivitas sosial, ekonomi.
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dari masa pra aksara, kerajaan-kerajaan di NusantaraInteraksi, Sosialisasi, institusi sosial, dan dinamika sosial; materi ini berkaitan dengan pembentukan identitas diri, merefleksikan keberadaan diri di tengah keberagaman dan kelompok yang berbeda-beda
  • Kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhannya: materi ini berkaitan tentang peran diri, masyarakat serta negara dalam memenuhi kebutuhan bersama. Peserta didik menganalisis sejarah manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

b) Elemen keterampilan proses

  • Siswa melakukan berbagai kegiatan yang  mendukung tercapainya keterampilan proses  yang dibutuhkan untuk mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran IPS kelas 7 antara lain: mengamati, menginvestigasi/ menyelidiki, menganalisis, merencanakan, menggambar, berdiskusi, menceritakan, membuat laporan tertulis sederhana, dan mempresentasikan.

Memahami cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal.

4 JP (2Pertemuan Ke 47-48)

B.  KOMPETENSI AWAL

  • Mengidentiikasiberbagai macam profesi yang ada dikaitkandengan peran dan status sosial di masyarakat.

C.  PROFILPELAJAR PANCASILA

  • Bernalar kritis dan kreatif.

D.  SARANADAN PRASARANA

Media, Sumber Belajar, dan Alat

1. Video atau gambar tentang aneka ragam profesi.

2. Artikel tentang aneka ragam profesi.

3. Artikel terkait upaya meningkatkan mutu SDM.

4. Kemendikbud. 2021. Ilmu Pengetahuan Sosial, Buku Siswa Kelas VII,Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

5. Laptop, LCD, PC,Pengeras suara

E.  TARGET PESERTA DIDIK

§  Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.

§  Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

F.  MODEL PEMBELAJARAN

§  Model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan Problem based learning.

KOMPNEN INTI

A.  TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :

a.  Peserta didik diharapkan mampu menjelaskan status dan peran sosial.

B. PEMAHAMAN BERMAKNA

  • Pemahaman kepada siswa bahwa ada peran dan status sosial yang memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Selain itu terdapat diferensiasi danStratifikasi pada lingkungan sosial masyarakat.

C. PERTANYAAN PEMANTIK

  • Apa yang dimaksud dengan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial?
  • Apa yang memengaruhi perbedaan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial an tar individu dalam masyar akat?

D.  KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

1. Guru dan peserta didik menyampaikan salam dan berdoa.

2. Guru melakukan presensi kehadiran.

3. Apersepsi: peserta didik melihat tayangan video aneka ragam profesi.

4. Guru dapat menambahkan variasi gambar dari internet, gurumenceritakan kepada peserta didik atau melalui kegiatan tanya jawab.

Guru dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan kondisi sekolah danpeserta didik. Peserta didik difasilitasi guru mengaitkan video denganjenis profesi dengan status dan peran seseorang tersebut di dalammasyarakat.

5. Siswa dibantu guru menyimak gambaran tema dan tujuan pembelajarandalam tema 3

6. Guru menginformasikan tujuan pembelajaran pertemuan 47 dan 48 tentang Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial.

 

KegiatanInti

1. Mengorientasikan peserta didik terhadap masalah

a. Guru menjelaskan tentang video aneka ragam profesi pada awal temauntuk mengidentiikasi berbagai macam profesi yang ada dikaitkandengan peran dan status sosial di masyarakat. Beranekaragamprofesi tersebut dikaitkan dengan profesi yang ada di sekitar siswa.Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepadasiswa bahwa ada peran dan status sosial yang memengaruhikehidupan sosial masyarakat. Selain itu terdapat diferensiasi danStratifikasi pada lingkungan sosial masyarakat. Proses saling tukarhasil temuan peserta didik dapat dilakukan dalam waktu singkat,kemudian guru melakukan tanya jawab dengan siswa terkait hasilidentiikasi. Secara interaktif guru mengaitkan hasil identiikasidengan orientasi pembelajaran.

b. Tanya jawab tentang status, peran sosial, diferensiasi dan Stratifikasisosial.

2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar

a. Peserta didik diberikan waktu untuk membaca buku siswa terkaitkonsep Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial.

b. Peserta didik mengamati Status, Peran Sosial, Diferensiasi danStratifikasi Sosial yang terjadi di steakrinya.

c. Peserta didik menganalisis apa yang menyebabkan perbedaanStatus, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial.

3. Membimbing kegiatan individual maupun kelompok

a. Guru membimbing siswa dalam kelompok untuk mengumpulkaninformasi.

b. Peserta didik mencari sumber informasi lain mengenai Status,Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial.

c. Guru membimbing siswa memecahkan masalah Status, Peran Sosial,Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial dengan melakukan pengamatanbersama.

4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

Guru mempersilahkan perwakilan peserta didik untuk menyajikanhasil pengamatan mengenai potensi sumber daya alam di sekitar sertadilakukan kegiatan tanya jawab untuk mengembangkan jawaban.

5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

Guru membantu siswa melakukan releksi dan evaluasi terhadap hasildiskusi dan menyampaikan kesimpulan dari materi yang dipelajari.

 

Penutup

1. Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan atau tertulis

2. Peserta didik melakukan releksi pembelajaran berkaitan dengansikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Sikap

·      Apakah aku sudah melakukan pembelajaran secara bertanggungjawab?

·      Apakah aku sudah mengumpulkan tugas secara tepat waktu?

·      Inspirasi dari pembelajaran tentang Status, Peran Sosial, DiferensiasidanStratifikasi Sosial adalah …..

Pengetahuan:

·      Apa yang dimaksud dengan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial?

·      Apa yang memengaruhi perbedaan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial an tar individu dalam masyar akat?

Keterampilan

Apakah aku sudah berhasil melengkapi tabel warisan budaya diIndonesia?

3. Tindak lanjut dilakukan dengan mendorong peserta didik mempelajarilebih lanjut dan informasi pembelajaran berikutnya tentang kehidupan ekonomi masa Orde Baru.

4. Doa dan penutup.

F.  REFLEKSI

Setelah membaca materi mengenai status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial, kita dapat mengetahui bahwa Status sosial adalah pusat dari interaksi sosial dan struktur sosial. Statusdapat didefinisikan sebagai posisi sosial yang definitif. Berbeda denganpenggunaan populer dari istilah tersebut, memiliki “status” dalam istilahsosiologis tidak sama dengan prestise. Setiap orang memiliki status,meskipun beberapa memang memiliki status yang lebih tinggi dari yanglain menurut penilaian masyarakat. Status yang berbeda di sebuah RumahSakit, misalnya status sebagai dokter, perawat, bagian administrasi, stafkebersihan, dan pasien. Dalam pengaturan ini, hubungan antara posisi posisi ini didefinisikan secara sosial, dengan dokter yang memilikikekuasaan dan prestise terbesar. Status sosial dibagi menjadi 3 (tiga),yakni: 1. Assigned status, 2, Achieved Status 3, Ascribed Status

Sama halnya dengan status, peran sosial merupakan pusat interaksisosial dan struktur sosial. Kedua konsep status dan peran berjalanberiringan. Peran adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang dalamstatus tertentu. Dengan menggunakan status kepala sekolah dari contohsebelumnya, sejumlah ekspektasi peran dapat diidentifikasi. Kepalasekolah harus berangkat bekerja sejak pagi, memberikan arahan, motivasidan kedisiplinan bagi guru dan tenaga kependidikan, mengikuti berbagairapat koordinasi yang mungkin harus dihadiri pada saat yang bersamaan,menerima laporan kenakalan siswa, menandatangani dokumen sekolah,sampai menerima tamu dari berbagai macam lembaga. Semua contoh inimenggambarkan bagaimana kita mengharapkan kepala sekolah bertindakdan menjadi contoh. Peran-peran ini bersama-sama menggambarkankumpulan peran, semua peran yang berjalan dengan satu status.

Di mana pun individu berada, maka akan bertemu dengan individu laindengan berbagai latar belakang kedudukan, pendidikan, kekayaan, usia,dan ciri lain. Pembeda dalam kehidupan manusia ini semakin menguatsemenjak adanya modernisasi. Modernisasi menggambarkan perpindahandari masyarakat yang belum berkembang ke masyarakat yang maju yangdidorong oleh perkembangan teknologi. Proses ini meningkatkan jumlahspesialisasi dan diferensiasi struktur dalam masyarakat. Diferensiasi sosialdidasarkan pada keberagaman gender, agama, ras serta etnis. SoerjonoSoekanto menjelaskan bahwa diferensiasi sosial merupakan variasipekerjaan dan kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkandengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang ada.Istilah stratifikasi sosial menggambarkan sistem kedudukan sosial dalammasyarakat. Stratifikasi sosial terbentuk karena adanya ketidaksetaraanyang terstruktur antarkelompok dalam masyarakat dalam hal akses materiatau sumber daya tertentu. Bentuk paling khas dari stratifikasi dalammasyarakat modern adalah adanya pembagian kelas. Stratifikasi sosialmengacu pada kategorisasi masyarakat ke dalam peringkat tingkatansosial ekonomi berdasarkan faktor-faktor seperti kekayaan, pendapatan,ras, pendidikan, dan kekuasaan.

Istilah stratifikasi sosial menggambarkan sistem kedudukan sosial dalammasyarakat. Stratifikasi sosial terbentuk karena adanya ketidaksetaraanyang terstruktur antarkelompok dalam masyarakat dalam hal akses materiatau sumber daya tertentu. Bentuk paling khas dari stratifikasi dalammasyarakat modern adalah adanya pembagian kelas. Stratifikasi sosialmengacu pada kategorisasi masyarakat ke dalam peringkat tingkatansosial ekonomi berdasarkan faktor-faktor seperti kekayaan, pendapatan,ras, pendidikan, dan kekuasaan.

          Apa yang dimaksud dengan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial?

          Apa yang memengaruhi perbedaan Status, Peran Sosial, Diferensiasidan Stratifikasi Sosial an tar individu dalam masyar akat?

F.  ASESMEN/ PENILAIAN

Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran

a. Konsep Penilaian dan Pembelajaran IPS

Penilaian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperoleh,menganalisis, menafsirkan proses dan hasil belajar peserta didik secarasistematis. Penilaian tersebut dapat digunakan untuk mengetahui tingkatkeberhasilan pencapaian kompetensi, proses pembelajaran, tingkatkesulitan belajar peserta didik, dan penentuan tindak lanjut pembelajaran.Penilaian pembelajaran IPS memakai pendekatan penilaian autentik(authentic assesment) untuk menilai kesiapan peserta didik, proses, danhasil belajar secara utuh. Hasil penilaian tersebut dapat dimanfaatkanguru dalam merencanakan program perbaikan (remedial), pengayaan(enrichment), layanan konseling, dan sebagai landasan untuk memperbaikiproses pembelajaran selanjutnya.

b. Teknik dan Instrumen Penilaian

Penilaian kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dilakukanmenggunakan teknik dan instrumen penilaian. Berikut merupakanpenjabaran teknik dan instrumen penilaian dari masing-masing kompetensi.

1.  Penilaian kompetensi sikap

Teknik penilaian kompetensi sikap dapat berupa observasi, penilaiandiri, dan penilaian antar teman. Kegiatan ini bisa dilakukan oleh gurumatabpelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling (BK) yang ditulisdalam buku jurnal. Jurnal berisi catatan kejadian tertentu dan informasilain yang relevan.

a. Observasi

Instrumen dalam observasi yaitu lembar observasi atau jurnal. Lembarobservasi berisi catatan perilaku peserta didik berdasarkan pengamatanoleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru bimbingan konseling selamasatu semester. Setiap catatan berisi deskripsi perilaku peserta didik yangdilengkapi dengan waktu dan tempat pengamatan tersebut.

Jika terjadi perubahan sikap peserta didik dari yang kurang baikmenjadi baik maka dalam jurnal harus ditulis bahwa sikap peserta didiktersebut telah baik atau bahkan sangat baik. Hal yang dicatat dalamjurnal bisa berupa sikap kurang baik, baik, maupun sangat baik, sertaperkembangan perubahan sikap peserta didik. Berikut merupakan contohlembar observasi penilaian sikap peserta didik selama satu semester:

Contoh Tabel Jurnal Pengembangan Sikap

No

Tanggal

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

 

 

 

 

2

 

 

 

 

3

 

 

 

 

4

 

 

 

 

dst

 

 

 

 

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penilaiansikap menggunakan teknik observasi :

·      Jurnal penilaian sikap ditulis oleh guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK selama satu semester.

·      Penilaian oleh wali kelas dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk satu kelas yang menjadi tanggung-jawabnya. Penilaian oleh guru mata pelajaran dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas yang diajarnya, dan penilaian oleh guru BK dapat menggunakan 1 (satu) jurnal untuk setiap kelas di bawah bimbingannya.

·      Penilaian perkembangan sikap sipritual dan sikap sosial peserta didik bisa dicatat dalam satu jurnal yang sama atau dalam 2 (dua) jurnal berbeda.

·      Peserta didik yang dicatat dalam jurnal adalah peserta didik yang menunjukkan perilaku yang sangat baik maupun kurang baik secara alami.

·      Pencatatan jurnal dilakukan dengan segera seperti ketika wali kelas, guru mata pelajaran, maupun guru BK menyaksikan atau memperoleh informasi terpercaya mengenai perilaku peserta didik.

·      Jika peserta didik pernah menunjukkan sikap kurang baik tetapi selama satu semester tersebut menunjukan perkembangan ke arah sikap baik, maka sikap baik tersebut juga dicatat dalam jurnal.

·      Guru mata pelajaran dan guru BK merangkum catatan jurnal perkembangan sikap spiritual dan sikap sosial setiap peserta didik dan menyerahkannya kepada wali kelas untuk diolah lebih lanjut

Berikut merupakan contoh jurnal penilaian (perkembangan) sikapspiritual dan sikap sosial oleh wali kelas.

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Spiritual

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

19/07/22

Haidar

Tidak mengikuti sholatDzuhur berjamaah disekolah.

Ketaqwaan

2

19/07/22

Halwa

Mengganggu temanketika berdoa sebelumkegiatan pembelajaran.

Ketaqwaan

3

19/07/22

Sugi

Mengajak temanberdoa sebelumolahraga badminton disekolah.

Ketaqwaan

4

19/07/22

Said

Berpartisipasi sebagaipanitia perayaankeagamaan di sekolah.

Toleransi

beragama

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap Sosial

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

   1

12/07/22

Haidar

Membantu seorangteman yang kesulitanmenyebrang jalan didepan sekolah.

Kepedulian

2

26/08/22

Halwa

Menyerahkandompet yangditemukan di kantinsekolah kepada walikelas.

Kejujuran

3

26/09/22

Sugi

Tidak menggunakanatribut upacara disekolah denganlegkap.

Kedisiplinan

4

25/10/22

Said

Berinisiatifmenyiram tanamanyang mulai kering.

Kepedulian

 

Contoh format di atas dapat digunakan guru mata pelajaran danguru BK dalam penilain sikap spiritual dan sosial. Catatan tersebut jugadapat dibuat dalam satu tabel yang sama dengan menambahkan kolomketerangan pada bagian paling kanan untuk menuliskan keterangan jenissikap yang ditulis. Berikut merupakan contoh tabel jurnal penilaian sikap(spiritual dan sosial) yang dijadikan dalam satu tabel:

 

Contoh Jurnal Penilaian Sikap

Nama Sekolah: SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

 

No

Waktu

Nama Siswa

Catatan Perilaku

Butir Sikap

Ket.

   1

19/07/22

Haidar

Membantuseorang temanyang kesulitanmenyebrangjalan di depansekolah

Ketaqwaan

Sosial

2

19/07/22

Halwa

Mengajak temanberdoa sebelumolahragabadminton disekolah.

Kepeduliaan

Spiritual

3

19/07/22

Sugi

Menggangguteman ketikaberdoa sebelumkegiatanpembelajaran.

Toleransi

beragama

Spiritual

4

18/11/22

Said

Berinisiatifmenyiramtanaman yangmulai kering.

Ketaqwaan

Sosial

 

b. Penilaian Diri (Self Assesment)

Penilaian diri merupakan teknik penilaian terhadap diri sendiri olehpeserta didik dengan mengidentiikasi kelebihan dan kekurangan sikappeserta didik dalam berperilaku. Teknik penilaian ini dapat digunakanuntuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran dan meningkatkan kemampuanreleksi diri peserta didik. Satu tabel penilaian diri dapat digunakan untukpenilaian sikap spiritual dan sikap sosial. Berikut merupakan contohlembar penilaian diri menggunakan Likert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama teman yang dinilai:..................

Nama penilai:..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang  pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Saya berdoa sebelum melakukan kegiatan

 

 

 

 

2

Saya melaksanakan ibadah sholat tepat waktu

 

 

 

 

3

Saya berani mengakui kesalahan jika memang

bersalah

 

 

 

 

4

Saya mengumpulkan tugas sesuai jadwal yang

diberikan

 

 

 

 

5

Saya mengembalikan barang yang saya pinjam

dalam kondisi baik

 

 

 

 

6

Saya meminta maaf jika melakukan kesalahan

 

 

 

 

7

Saya datang ke sekolah tepat waktu

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

 

c. Penilaian Antar Teman

Penilaian antar teman adalah teknik penilaian yang dilakukan pesertadidik terhadap peserta didik yang lain mengenai sikap/perilaku pesertadidik. Penilaian antarteman dapat digunakan untuk menumbuhkan nilaikejujuran, tenggang rasa, dan saling menghargai. Satu lembar penilaiandiri dapat digunakan untuk penilaian sikap spiritual dan sikap sosial.

Berikut merupakan contoh lembar penilaian antarteman menggunakanLikert Scale.

Contoh Lembar Penilaian Diri Siswa (Likert Scale)

Nama: ..................

Kelas:....................

Semester:....................

Berilah tanda centang pada kolom “Ya” atau “Tidak” sesuai dengankeadaan sebenarnya

No

Pernyataan

Skala

1

2

3

4

   1

Teman saya berkata jujur kepada orang lain

 

 

 

 

2

Teman saya mengerjakan ulangan dengan jujur

 

 

 

 

3

Teman saya mentaati tata-tertib sekolah

 

 

 

 

4

.....................................

 

 

 

 

Keterangan:

1 = sangat jarang

2 = jarang

3 = sering

4 = selalu

Pada dasarnya teknik penilaian diri ini tidak hanya untuk aspek sikap,tetapi juga dapat digunakan untuk menilai kompetensi dalam aspekkete rampilan dan pengetahuan.

 

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan

a) Pengertian Penilaian Pengetahuan

Penilaian pengetahuan merupakan penilaian yang dilakukan untukmengetahui kemampuan peserta didik berkaitan dengan penguasaanpengetahuan faktual, konseptual, maupun prosedural serta kecakapanberpikir tingkat rendah hingga tinggi. Guru dapat memilih teknikpenilaian yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi yang akandinilai. Penilaian diawali dengan perencanaan pada saat menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Hasil penilaian pengetahuanyang dilakukan selama dan setelah proses pembelajaran dinyatakan dalambentuk angka dengan rentang 0-100.

 

b) Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik penilaian pengetahuan yang akan digunakan dapat disesuaikandengan karakteristik masing-masing Kmpetensi Dasar (KD). Teknikpenilaian pengetahuan yang sering digunakan yaitu tes tertulis, tes lisan,dan penugasan. Berikut merupakan penjabaran dari berbagai teknikpenilaian pengetahuan.

Contoh Teknik Penilaian Pengetahuan

Teknik

Bentuk Instrumen

Tujuan

Tes tertulis

Pilihan ganda, benar-salah,menjodohkan, isian ataumelengkapi, dan uraian.

Mengetahui kemampuanpenguasaan pengetahuanpeserta didik dalam prosespembelajaran.

Tes lisan

Tanya jawab

Mengetahui pemahamanpeserta didik sebagaidasar perbaikan prosespembelajaran

Penugasan

Tugas individu dan kelompok

Memfasilitasi penguasaanpengetahuan pesertadidik selama prosespembelajaran.

 

1. Tes Tertulis

Tes tertulis merupakan soal dan jawaban disajikan secara tertulis, misalnyapilihan ganda, benar-salah, dan uraian. Langkah-langkah pengembangan testertulis:

 

Kisi-kisi Tes Tertulis

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Soal

Bentuk

Soal

Jumlah

Soal

1

Mengidentiikasi berbagai macam profesi yang ada dikaitkan dengan peran dan status sosial di masyarakat

Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

Pesertadidik diharapkan mampumenjelaskan status dan peran sosial.

Tes Tertulis

3

 

Butir soal:

1.  Apa yang dimaksud dengan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial?

2.  Apa perbedaan antara status dan peran sosial jelaskan?

3.  Apakah perbedaan dan persamaan diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial?

 

Pemberian skor Tes Tertulis

No.

Soal

Kunci Jawaban

Skor

1

Status sosial adalah pusat dari interaksi sosial dan struktur sosial

Peran adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang dalamstatus tertentu.

Diferensiasiadalah penggolongan atau klasifikasi masyarakat secara horisontal, mendatar, atau sejajar. stratifikasi adalah suatu konsep dalam sosiologi yang melihat bagaimana anggota masyarakat dibedakan berdasarkan status yang dimilikinya.

1

2

Status sosial lebih mengacu pada aspek statis seseorang dalam sistem dan organisasi masyarakat. Sementara peran sosial lebih mengacu pada aspek dinamis dan fungsionalis seseorang dalam sistem dan organisasi masyarakat

1

3

Stratifikasi sosial : penggolongan orang-orang dalam sistem lapisan tertentu pada lapisan hierarkis menurut kekuasaan, kekuasaan, kehormatan, dan prestise. Diferensiasi sosial : pengelompokan masyarakat secara horizontal dan memandang perbedaan sosial budaya dalam kedudukan yang sama.

2

Total Skor Maksimum

4

 

2. Tes Lisan

Tes lisan merupakan pertanyaan yang diberikan guru secara lisan kepadapeserta didik yang jawaban atas pertanyaan tersebut juga disampaikan secaralisan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan pesertadidik dan menumbuhkan kemampuan berkomunikasi. Pemberian tes lisandapat dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung. pertanyaanpada tes lisan:

·      Apa yang dimaksud dengan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial?

·      Apa yang memengaruhi perbedaan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial an tar individu dalam masyar akat?

 

3. Penugasan

Penugasan adalah pemberian tugas untuk meningkatkan pengetahuanpeserta didik. Tugas dapat dikerjakan baik secara individu maupunkelompok sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Berikutmerupakan contoh kisi-kisi tugas dan contoh pedoman penskorannya.

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

Mengidentiikasi berbagai macam profesi yang ada dikaitkan dengan peran dan status sosial di masyarakat

Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

Pesertadidik diharapkan mampumenjelaskan status dan peran sosial.

Penugasan

 

Pedoman Pemberian Skor Tugas

No Soal

Aspek yang Dinilai

Skor

1

Apa yang dimaksud dengan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial

0-2

2

Apa yang memengaruhi perbedaan Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial an tar individu dalam masyar akat

0-3

3

Apakah penting adanya stratifikasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat

0-3

4

Apa manfaat adanya stratifikasi sosial dalam masyarakat

0-2

Total Skor Maksimum

10

 

3. Penilaian Keterampilan

a) Pengertian Penilaian Keterampilan

Penilaian keterampilan dilakukan untuk mengetahui kemampuanpeserta didik dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehuntuk melakukan tugas tertentu sesuai dengan indikator pencapaiankompetensi. Penilaian ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, sepertipenilaian kinerja dan penilaian proyek. Berikut merupakan contoh kisi-kisipenilaian keterampilan, tugas, dan pedoman pemberian skor.

b) Teknik Penilaian Keterampilan

• Penilaian kinerja

Berikut ini Kisi-kisi Penilaian Kinerja, soal/tugas, pedomanpemberian skor:

Kisi-kisi Penilaian Kinerja

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi berbagai macam profesi yang ada dikaitkan dengan peran dan status sosial di masyarakat

Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

Pesertadidik diharapkan mampumenjelaskan status dan peran sosial.

 

 

Rubrik Pemberian Skor Penilaian Kinerja

No

Aspek yang Dinilai

Skala

0

1

2

3

4

   1

Merencanakan pengamatan

 

 

 

 

 

2

Melakukan pengamatan

 

 

 

 

 

3

Membuat laporan

 

 

 

 

 

Jumlah:

 

Penilaian diberikan dengan memperhatikan aspek proses dan produk.Guru dapat menetapkan bobot pemberian skor yang berbeda antara satudan aspek yang lainnya dengan memperhatikan karakteristik kompetensiyang dinilai.

Rubrik Penilaian Kinerja

No

Indikator

Rubrik

1

Menyiapkan bahanyang diperlukan

2 = Menyiapkan seluruh alat dan bahan yangdiperlukan.

1 = Menyiapakan sebagian alat dan bahan yangdiperlukan.

0 = Tidak menyiapkan alat bahan

2

Pengamatan

4 = Melakukan empat langkah kerjadengan tepat

3 = Melakukan tiga langkah kerja dengantepat.

2 = Melakukan dua langkah kerja dengantepat.

1 = Melakukan satu langkah kerja dengantepat.

0 = Tidak melakukan langkah kerja.

 

Langkah kerja:

1. Menyiapkan kertas gambar ukuran A4.

2. Menggambar status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial.

3.Mencantumkan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosialpadagambar yang di buat.

4. Memberikan warna pada kenampakanobjek yang di gambar pada status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial

3

Membuat laporan

3 = Memenuhi 3 kriteria

2 = Memenuhi 2 kriteria

1 = Memenuhi 1 kriteria

0 = Tidak memenuhi kriteria

 

Kriteria laporan:

1. Memenuhi sistematika laporan (judul, tujuan,alat dan bahan, prosedur, data pengamatan,pembahasan, kesimpulan)

2. Data, pembahasan, dan kesimpulan benar

3. Komunikatif

 

 

• Penilaian proyek

Penilaian proyek merupakan kegiatan yang bertujuan untukmengetahui kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikanpengetahuannya melalui penyelesaian suatu tugas dalam waktu tertentu.Penilaian ini dapat digunakan untuk mengukur satu maupun beberapaKompetensi Dasar (KD) dalam satu atau beberapa mata pelajaran.

Kegiatan yang dilakukan dimulai dengan perencanaan, pengumpulan,pengorganisasian, pengolahan, penyajian, dan pelaporan. Beberapa halyang perlu dipertimbangkan dalam penilaian proyek, yaitu:

1) Pengelolaan

Kemampuan peserta didik untuk menentukan tema atau topik,mengumpulkan informasi, pengolahan data, dan penulisan laporan.

2) Relevansi

Tema yang dipilih sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD).

3) Keaslian

Laporan atau produk yang dibuat peserta didik merupakan hasilkaryanya.

4) Inovasi dan Kreativitas

Terdapat unsur-unsur kebaruan dan berbeda pada produk yangdihasilkan peserta didik.

Kisi-kisi Penilaian Proyek

Nama Sekolah    : SMP .............................

Kelas/Semester   : VII/II

Tahun Pelajaran: 2022/2023

Mata Pelajaran: IPS

No

Kompetensi

Dasar

Materi

Indikator

Teknik

Penilaian

1

Mengidentiikasi berbagai macam profesi yang ada dikaitkan dengan peran dan status sosial di masyarakat

Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

Pesertadidik diharapkan mampumenjelaskan status dan peran sosial.

Penilaian Proyek

 

Proyek : Buatlah poster salah satu tujuan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial menggunakan kertas gambar ukuran A3, pensil warna atau cat air denganmemperhatikan hal- hal berikut!

1. Pilihlah salah satu tujuan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial.

2. Amati tujuan tersebut apakah telah tercapai atau belum tercapai diIndonesia lalu sampaikan dalam poster.

3. Gambar salah satu tujuan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial yang telahdipilih!

4. Tuliskan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial konsep dari poster yang akan peserta didik sampaikan!

5. Laporkan hasilnya secara lisan!

Rubrik Pemberian Skor Proyek

No

Pernyataan

Skor

1

2

3

4

   1

Kemampuan peserta didik dalam merencanakan

 

 

 

 

2

Kemampuan menggambar poster

 

 

 

 

3

Kemampuan penyampaian konsep berdasarkanposter yang digambar

 

 

 

 

4

Kemampuan mempresentasikan isi poster

 

 

 

 

5

Produk Poster

 

 

 

 

Skor Maksimum

15

Catatan:

Guru bisa menetapkan bobot yang berbeda-beda antara aspek satu dan lainnya

pada pemberian skor dengan memperhatikan karakteristik Kompetensi Dasar

(KD) atau keterampilan yang dinilai.

 

Rubrik PenilaianProyek

No

Pernyataan

Keterangan

1

Kemampuan Perencanaan

2 = perencanaan lengkap (bahan, carakerja, hasil), dan rinci

1 = perencanaan kurang lengkap

0 = tidak ada perencanaan

2

Kemampuan menggambarposter secara tepat sesuaidengan salah satu tujuanstatus, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial

2 = menggambar dan mewarnai posterdengan baik dan interpretasi tujuanstatus, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosialdalamposter tepat.

1 = menggambar dan memberikan warna pada poster tetapi salahdalam menginterpretasikan tujuanstatus, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial yangdipilih.

0 = gambar tidak diberi warna dantidak tepat dalam menginterpretasikantujuan status, peran sosial, diferensiasi dan stratifikasi sosial yang dipilih.

G.  EVALUASI

A. PILIHAN GANDA

1. Hutan dapat berfungsi sebagai hutan produksi, hutan lindung danhutan konservasi. Berikut merupakan fungsi hutan dalam kegiatanproduksi adalah …..

a. Melindungi sistem daya dukung lingkungan hidup

b. Melakukan perlindungan terhadap sistem penyangga kehidupan,pengawetan beragam jenis tumbuhan dan satwa

c. Menghasilkan bahan baku untuk pembuatan produk dan jasa

d. Mencegah terjadinya banjir, erosi dan mempertahankan kesuburantanah untuk tanaman yang ada di dalamnya

e. Melindungi dan mengembangkan tumbuhan, satwa serta ekosistemyang ada di dalamnya secara alami

2. Pak Bambang melakukan penelusuran jejak serpihan mineral dengancara mengambil sampel endapan sungai kemudian mendulangnyauntuk mengetahui kandungan mineral berharga. Kegiatan tersebutmerupakan bagian dari …..

a. Pengolahan

b. Eksploitasi

c. Eksplorasi

d. Reboisasi

e. Prospeksi

3. Seseorang mempunyai pengaruh tertentu dalam masyarakat, sehinggadihormati akibat kedudukannya dalam masyarakat tersebut. Haltersebut menunjukkan adanya pengaruh dari …..

a. Pola sosial

b. Peran sosial

c. Status sosial

d. Konflik sosial

e. Hubungan sosial

4. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Kasta

(2) Keragaman warna kulit

(3) Tingkat pendidikan seseorang

(4) Pekerjaan yang beraneka ragam

(5) Agama yang dianut seseorang

Berdasarkan pernyataan di atas, pernyataan yang sesuai dengankonsep diferensiasi ditunjukkan oleh nomor ....

a. (1), (2), dan (3)

b. (1), (2), dan (4)

c. (1), (3), dan (5)

d. (2), (4), dan (5)

e. (3), (4), dan (5)

5. Perhatikan gambar berikut

Gambar di atas menunjukkan stratifikasi tertutup yang dikenal jugasebagai sistem ...

a. Kasta, tidak dapat berpindah kelas

b. Kelas, tidak dapat berpindah kelas

c. Meritokrasi, tidak dapat berpindah kelas

d. Kasta, mudah dapat berpindah kelas

e. Kelas, mudah dapat berpindah kelas

7. Peradaban Islam muncul menggantikan peradaban Hindu-Buddha danmulai berkembang pesat salah satunya melalui Kerajaan Islam. Berikutini yang kerajaan yang tidak bercorak Islam di Indonesia adalah …..

a. Samudra Pasai

b. Malaka

c. Demak

d. Mataram

e. Mataram Kuno

8. Perhatikan aktivitas yang ada di masyarakat berikut:

1) Perusahaan mengirimkan produknya ke minimarket di seluruhIndonesia

2) Mega membeli seragam untuk dipakai ke sekolah

3) Arif membeli pertalite untuk sepeda motornya

4) Perusahaan SR memproduksi roti dengan jumlah banyak

5) Ibu Tanti membeli tepung kemudian mengolahnya menjadi odadinguntuk dimakan

Berdasarkan pernyataan tersebut, kegiatan yang dilakukan dalamrangka konsumsi adalah …..

a. 1, 2, dan 3

b. 1, 2, dan 5

c. 3, 4, dan 5

d. 2, 3 dan 4

e. 2, 3 dan 5

9. Ketika lapar Dimas memilih makan bakso, Erry memilih sate, Ismimemilih ayam goreng sedangkan Lili memilih mi untuk memenuhikebutuhan akan makanan. Pernyataan tersebut menunjukkan perbedaan permintaan berdasarkan …..

a. Selera

b. Harga

c. Penghasilan

d. Kualitas barang

e. Ramalan masa depan

10. Pasar merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual yangdilakukan secara langsung dan tidak langsung untuk melaksanakantransaksi jual beli. Fungsi pasar dalam menyalurkan barang dan jasadari produsen kepada konsumen disebut sebagai fungsi …..

a. Pembentuk harga

b. Distribusi

c. Promosi

d. Konsumsi

e. Produksi

 

B. ESAI

1. Potensi sumber daya alam yang dimanfaatkan secara terus menerusmengakibatkan perubahan bagi kelangsungan alam. Salah satudampak perubahan alam yang terjadi adalah menurunnya dayadukung lingkungan terhadap kehidupan manusia. Jelaskan faktor yangmenyebabkan perubahan potensi sumber daya alam!

2. Peradaban Islam mulai masuk ke Nusantara secara cepat danmenggantikan peradaban Hindu-Buddha. Ada beberapa metode yangdigunakan dalam penyebaran Islam di Nusantara yaitu perdagangan,pernikahan, pendidikan, seni budaya, dakwah, dan tasawuf. Diantara metode penyebaran Islam di Nusantara, manakah yang palingmemengaruhi penyebaran Islam? Jelaskan alasannya!

3. Tujuan produksi secara umum adalah untuk memenuhi kebutuhanmasyarakat. Produksi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jelaskanfaktor yang memengaruhi produksi!

4. Status sosial seseorang dalam masyarakat dapat berubah selamahidupnya. Sebutkan 3 jenis status sosial dalam masyarakat!

5. Konflik peran seringkali terjadi di sekitar kita. Buatlah dua contohkonflik peran yang mungkin dapat terjadi disekitar kalian!

 

Kunci Jawaban Asesmen

Pilihan Ganda

1. C

2. E

3. B

4. D

5. A

6. B

7. E

8. E

9. A

10. B

 

Esai

1. Faktor yang menyebabkan perubahan potensi sumber daya alam:

Jawaban :

Jumlah populasi manusia yang semakin bertambah mengakibatkanbertambahnya kebutuhan termasuk akan kebutuhan bahan pangan.Eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan guna memenuhikebutuhan manusia dengan prinsip maksimalisasi dan mengabaikanpelestarian lingkungan dapat menyebabkan pencemaran dankerusakan lingkungan. Untuk memenuhi kebutuhan yang semakinbanyak perlu diimbangi dengan penyediaan alat pemuas kebutuhansehingga tidak mengakibatkan penurunan sumber daya alam.Pemanfaatan alam harus memperhatikan kelestarian lingkungan agardampak negatif dapat diminimalisir dan potensi sumber daya alamtetap lestari.

2. Metode yang digunakan dalam penyebaran Islam di Nusantara:

a. Perdagangan

Para pedagang menjalankan kewajiban untuk berdakwah dalambentuk menyampaikan dan mengajarkan Islam kepada orang lainyang ditemuinya. Para pedagang muslim yang menetap di sekitarpelabuhan untuk membentuk perkampungan muslim.

b. Pernikahan

Metode pernikahan dilakukan dengan cara seorang yang telahmemeluk agama Islam menikah dengan seorang yang belummenganut agama Islam. Sasaran utama menggunakan metodepernikahan adalah puteri raja dan bangsawan. Melalui metode

pernikahan banyak raja dan bangsawan kemudian memeluk agamaIslam.

c. Pendidikan

Pendidikan untuk menyebarluaskan agama Islam dilakukandengan seorang murid atau santri yang berguru kepada seorangulama di pesantren kemudian setelah cukup ilmunya dan lulus daripesantren berdakwah ke daerah asal dan daerah lain yang belummemeluk Islam.

d. Seni Budaya

Seni budaya yang cukup sering digunakan oleh ulama dan walidalam mendakwahkan Islam adalah dengan pagelaran wayang,upacara sekaten, seni pahat, seni ukir, seni tari, seni music danseni sastra. Melalui kesenian yang sudah dipadukan dengan ajaran-ajaranIslam dan dikenal cukup menarik di masyarakat menjadidakwah yang cukup efektif dalam menyebarkan Islam di daerahpedalaman.

e. Dakwah

Metode dakwah dilakukan oleh ulama dan wali dengan berdakwahke kampung-kampung dan desa-desa untuk menyebarkan Islam.

f. Tasawuf

Metode tasawuf juga menjadi strategi dakwah yang efektifkarena sesuai dengan kultur dari peradaban Hindu-Buddha diperadaban sebelumnya. Tasawuf yang menggunakan mistiikasimudah dipahami oleh orientasi dari masyarakat Nusantara yangberorientasi kepada kebudayaan Hindu-Buddha.Siswa dapat melakukan analisis dari beberapa metode penyebaranIslam di Nusantara, manakah yang paling berpengaruh. Jawabansiswa dapat berbeda satu dengan lainnya. Siswa menjelaskanalasannya secara logis. Guru membaca jawaban siswa danmemberikan nilai.

3. Faktor yang memengaruhi produksi:

a. Faktor alam

Faktor alam yang dapat diperbaharui dapat digunakan dalamproses produksi dan ketersediaannya selalu ada di alam dan tidakakan habis namun manusia tetap harus menjaga kelestariannya.Faktor alam yang tidak dapat diperbaharui merupakan faktor alamyang lama kelamaan akan habis karena proses pembuatannyasangat lama bahkan mencapai ratusan tahun.

b. Faktor tenaga kerja

Tenaga kerja menjalankan kegiatan produksi secara langsungdengan tenaganya untuk menghasilkan barang dan jasa. Namundengan perkembangan jaman, tenaga kerja menjalankan kegiatanproduksi secara tidak langsung dan bertugas sebagai operatoruntuk menjalankan mesin produksi.

c. Faktor modal

Faktor modal meliputi semua barang dan benda yang digunakanuntuk memperlancar dan memaksimalkan proses produksi. Faktorproduksi modal dapat berupa peralatan, mesin, gedung, dan bendapenunjang kegiatan produksi lainnya.

d. Faktor kewirausahaan

Faktor keahlian berfungsi untuk mengontrol dan memastikanfaktor-faktor produksi berjalan dengan baik dan menghasilkanproduksi yang maksimal. Faktor produksi alam, tenaga kerja danmodal yang ada tidak akan maksimal jika perusahaan tidak memilikifaktor keahlian yang mampu mengelola semua hal tersebut.

4. Jenis status sosial dalam masyarakat:

a. Assigned status

b. Achieved Status

c. Ascribed Status

5. Dua contoh konlik peran yang mungkin terjadi:

a. Seseorang yang menjadi guru, sekaligus menjadi ibu, sekaligusmenjadi anak

b. Seseorang yang menjadi dokter dan ayah

H.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Remedial

Peserta didik yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM)diberikan program pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial dapatdilakukan pada kompetensi pengeahuan dan keterampilan. Langkah-langkahdalam pembelajaran remedial antara lain:

1. Identiikasi permasalahan pembelajaran peserta didik.

2. Merancang pembelajaran remedial

3. Membuat perencanaan pembelajaran remedial

4. Menyiapkan perangkat pembelajaran remedial

5. Melaksanakan pembelajaran remedial

6. Melaksankaan evaluasi

 

Pengayaan

Bagaimana Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratiikasi sosial dapatmemengaruhi interaksi sosial manusia?

LAMPIRAN

A.  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

 

Nama :

Kelas :

Petunjuk!

B.  BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

Bahan BacaanPeserta Didik

2. Status, Peran Sosial, Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

a. Status dan Peran Sosial

Status Sosial

Status sosial adalah pusat dari interaksi sosial dan struktur sosial. Statusdapat didefinisikan sebagai posisi sosial yang definitif. Berbeda denganpenggunaan populer dari istilah tersebut, memiliki “status” dalam istilahsosiologis tidak sama dengan prestise. Setiap orang memiliki status,meskipun beberapa memang memiliki status yang lebih tinggi dari yanglain menurut penilaian masyarakat. Status yang berbeda di sebuah RumahSakit, misalnya status sebagai dokter, perawat, bagian administrasi, stafkebersihan, dan pasien. Dalam pengaturan ini, hubungan antara posisiposisi ini didefinisikan secara sosial, dengan dokter yang memiliki

kekuasaan dan prestise terbesar. Status sosial dibagi menjadi 3 (tiga),yakni:

Assigned status

Assigned status adalah status sosial yangdiberikan oleh masyarakat atau karenamandat. Seseorang yang melaksanakanmandatnya dengan baik dianggap berjasaoleh masyarakat maupun setidaknya olehpihak pemberi mandat. Sebagai contoh,Ir. Sukarno dan Moh. Hatta, diberi mandatoleh rakyat untuk memproklamasikankemerdekaan Indonesia, sehingga diberijulukan Bapak Proklamator. Ir. Sukarno danMoh. Hatta memperoleh assigned status yangtinggi sebagai pahlawan nasional karenajasanya.

Achieved Status

Achieved status adalah kedudukanyang dapat dicapai berdasarkan usahaseseorang. Achieved status dapat dicapaihingga posisi tertentu melalui upaya pribadi.Achieved Status dapat diartikan pula sebagaikedudukan seseorang yang diperoleh denganusaha. Menjadi guru, insinyur, psikolog,dokter, pengacara, pianis, penyanyi, maupunarsitek, semuanya adalah status yang diraih.Individu harus melakukan sesuatu untukmencapai posisi-posisi tersebut.

Ascribed Status

Ascribed status adalah status yangdiperoleh melalui kelahiran, misal kedudukananak bangsawan diperoleh karena lahir dariorang tua kalangan bangsawan. Ascribedstatus adalah kedudukan diperoleh secaratidak sengaja, misal menjadi seorang wanita,menjadi seorang laki-laki, menjadi seorangkakak, menjadi suku Batak, menjadi warganegara Indonesia, dan sebagainya.

 

Secara kolektif, semua status yang dimiliki seseorang sekaligus terdiridari kumpulan statusnya. Setiap orang di sekolah memiliki sejumlahstatus berbeda pada waktu yang sama. Kepala sekolah mungkin jugaseorang anak, istri, ibu, ketua PKK, dan anggota MGMP. Kumpulan statusini sering berubah selama masa hidup seseorang. Seorang polisi misalnya,statusnya berubah ketika dia berpindah dari siswa Akademi Kepolisiankemudian berubah statusnya menjadi polisi. Masing-masing Individudapat menghapus atau menambahkan status dari dirinya, misalnya denganmengundurkan diri dari posisi sebagai polisi, kemudian mencalonkandiri untuk jabatan politik lainnya. Terkadang, ada beberapa individu yangmenyalahgunakan status sosialnya, misal influencer, menggunakan statussosialnya untuk mendapatkan tiket gratis atau makan siang gratis padasuatu kesempatan. Bahkan tidak jarang yang memanfaatkannya sebagaiumpan dalam kasus penipuan.

Peran sosial

Sama halnya dengan status, peran sosial merupakan pusat interaksisosial dan struktur sosial. Kedua konsep status dan peran berjalanberiringan. Peran adalah perilaku yang diharapkan dari seseorang dalamstatus tertentu. Dengan menggunakan status kepala sekolah dari contohsebelumnya, sejumlah ekspektasi peran dapat diidentifikasi. Kepalasekolah harus berangkat bekerja sejak pagi, memberikan arahan, motivasidan kedisiplinan bagi guru dan tenaga kependidikan, mengikuti berbagairapat koordinasi yang mungkin harus dihadiri pada saat yang bersamaan,menerima laporan kenakalan siswa, menandatangani dokumen sekolah,sampai menerima tamu dari berbagai macam lembaga. Semua contoh inimenggambarkan bagaimana kita mengharapkan kepala sekolah bertindakdan menjadi contoh. Peran-peran ini bersama-sama menggambarkankumpulan peran, semua peran yang berjalan dengan satu status.

Peran untuk status berbedatersebut dapat saling bertentangan.Ini dikenal sebagai konflik peran.Kepala sekolah yang juga seorangibu, mungkin merasa sulit untukmengabdikan jam kerja panjangyang dibutuhkan dalam pekerjaansekaligus memenuhi harapannyasebagai orang tua. Ketika jam kerjaberbarengan dengan jam sekolahsang buah hati, sang kepala sekolahakan sulit untuk menghadiri upacarakelulusan anaknya karena di saatyang sama ia harus memimpinupacara kelulusan di sekolahnya.Ketegangan peran terjadi ketikadua atau lebih peran yang terkaitdengan satu status mengalami konflik. Konflik peran membutuhkankeseimbangan harapan dari berbagai pihak. Misalnya, Kepala Sekolahmungkin merasa kesulitan untuk setiap saat menandatangani dokumensekolah yang sudah ditunggu-tunggu karena harus rapat di tempat lainterkait anggaran sekolah dari dinas pendidikan.

b. Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial

Diferensiasi sosial

Di mana pun individu berada, maka akan bertemu dengan individu laindengan berbagai latar belakang kedudukan, pendidikan, kekayaan, usia,dan ciri lain. Pembeda dalam kehidupan manusia ini semakin menguatsemenjak adanya modernisasi. Modernisasi menggambarkan perpindahandari masyarakat yang belum berkembang ke masyarakat yang maju yangdidorong oleh perkembangan teknologi. Proses ini meningkatkan jumlahspesialisasi dan diferensiasi struktur dalam masyarakat. Diferensiasi sosialdidasarkan pada keberagaman gender, agama, ras serta etnis. SoerjonoSoekanto menjelaskan bahwa diferensiasi sosial merupakan variasipekerjaan dan kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkandengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang ada.

1) Diferensiasi sosial atas etnis (suku bangsa)

Perbedaan antara ras dan etnis yaitu ras dibedakan dalam penampilanfisiknya, sedangkan etnis dibedakan dalam karakteristikbudayanya.

2) Diferensiasi sosial atas agama

Diferensiasi sosial atas agama berarti semua agama berada padatingkatan yang sama. Agama mempunyai ajaran yang mengaturkehidupan masyarakat tanpa membedakan ras, derajat, gendermaupun unsur pembeda lain. Pada dasarnya agama menganjurkankerjasama antarpemeluk agama.

3) Diferensiasi sosial berdasarkan gender

Diferensiasi sosial berdasar gender adalah perbedaan mendasar antaralaki-laki dan perempuan. Perbedaan tersebut mencakup perbedaansecara jenis kelamin dan perbedaan peran yang dibentuk secarasosial dan budaya oleh masyarakat. Antara jenis kelamin laki-laki danperempuan tidak ada yang kedudukannya lebih unggul, keduanyasama-sama berkesempatan dan berpeluang untuk berpartisipasidalam berbagai hal.

 

Stratifikasi sosial

Istilah stratifikasi sosial menggambarkan sistem kedudukan sosial dalammasyarakat. Stratifikasi sosial terbentuk karena adanya ketidaksetaraanyang terstruktur antarkelompok dalam masyarakat dalam hal akses materiatau sumber daya tertentu. Bentuk paling khas dari stratifikasi dalammasyarakat modern adalah adanya pembagian kelas. Stratifikasi sosialmengacu pada kategorisasi masyarakat ke dalam peringkat tingkatansosial ekonomi berdasarkan faktor-faktor seperti kekayaan, pendapatan,ras, pendidikan, dan kekuasaan.

Stratifikasi dalam geologi berarti lapisan vertikal berbeda yangditemukan pada batuan, gambaran ini cocok digunakan untuk memvisualisasikanstruktur sosial. Lapisan masyarakat terdiri dari individu-individuserta sumber daya masyarakat didistribusikan ke seluruh lapisansecara tidak merata. Individu dengan sumber daya yang lebih banyakmewakili struktur stratifikasi sosial pada laporan atas. Kelompok lainyang memiliki sumber daya sedikit dan semakin sedikit mewakili masyarakatpada lapisan bawah. Stratifikasi sosial adalah sistem di seluruhmasyarakat yang membuat ketidaksetaraan menjadi jelas.

Faktor yang menentukan stratifikasi akan berbeda pada masyarakatyang berbeda pula. Pada sebagian besar masyarakat, stratifikasimerupalan sistem ekonomi yang didasarkan pada pendapatan, upah,deviden investasi, aset, kekayaan dan nilai bersih uang yang dimiliki olehseseorang. Meskipun kekayaan menjadi tolak ukur status sosial seseorang,hektare ada faktor lain yang juga memengaruhi. Misalnya pada beberapabudaya, seseorang dengan kharisma dan kebijaksanaan lebih dihargai dandihormati dibandingkan mereka yang tidak memilikinya. Pada budayayang lain, orang tua lebih dihormati sedangkan di sisi budaya lainnyaorang tua justru diremehkan atau diabaikan. Keyakinan masyarakat padakebudayaan sering memperkuat ketidaksetaraan stratifikasi.

Penentu lain ditemukan dalam struktur pekerjaan masyarakat. Guru,misalnya, seringkali memiliki tingkat pendidikan yang tinggi tetapimenerima gaji yang relatif rendah. Banyak yang percaya bahwa mengajaradalah profesi yang mulia, jadi guru harus melakukan pekerjaan merekakarena cinta pada profesinya dan kebaikan siswanya, bukan untuk uang.Namun, tidak ada eksekutif atau wirausahawan yang sukses yang akanmenerima sikap itu dalam dunia bisnis, di mana keuntungan dinilai sebagaikekuatan pendorong. Sikap budaya dan keyakinan seperti ini mendukungdan mengabadikan ketidaksetaraan sosial

Sistem Stratifikasi

Stratifikasi dapat dikategorikan kedalam dua jenis sistem stratifikasi.Sistem tertutup mengakomodasi sedikit perubahan dalam posisi sosial.Dalam sistem tertutup tidak mengenal atau mengizinkan orang untukberpindah tingkatan dan tidak mengizinkan hubungan sosial antarlevel.Sistem kedua disebut dengan sistem terbuka, sistem ini didasarkan padapencapaian, juga memungkinkan perpindahan tingkat dan interaksiantarlapisan dan kelas. Sistem yang berbeda mencerminkan, menekankan,dan mendorong nilai-nilai budaya tertentu dan membentuk kepercayaanindividu. Sistem stratifikasi dibagi kedalam sistem kasta, sistem kelas,serta sistem meritokrasi.

Sistem Kasta

Sistem kasta merupakan sistem stratifikasi yang tertutup di manastatus sosial yang dimiliki tidak dapat diubah sama sekali atau hanyadapat merubahnya sedikit. Sistem kasta adalah sistem di mana orang-orang dilahirkan dalam status sosial mereka dan akan tetap berada didalamnya sepanjang hidup mereka. Orang diberi pekerjaan terlepasdari bakat, minat, atau potensi mereka. Hampir tidak ada peluang untukmeningkatkan posisi sosial seseorang.

Tradisi kasta Hindu meyakini bahwa seseorang diharapkan dapatmelakukan pekerjaan dan menikah sesuai dengan kasta yang dimiliki.Menerima status sosial dianggap sebagai kewajiban normal. Nilai budayamemperkuat sistem. Seseorang yang hidup dalam masyarakat kastadisosialisasikan untuk menerima status sosialnya.

Meskipun sistem kasta di India telah dibongkar secara resmi, sisakeberadaannya tertanam kuat. Di daerah pedesaan, aspek tradisi lebihmungkin untuk tetap ada. Sedangkan di kota-kota besar di India saat ini,individu memiliki lebih banyak kesempatan untuk memilih jalur karierdan pasangan pernikahan dibanding beberapa dekade silam. Pusatpusatketenagakerjaan menyediakan informasi perusahaan global yangmembuka rekruitmen pegawai bagi warga negara yang berprestasi.

Sistem Kelas

Pada sistem kelas, faktor sosial individu didasarkan pada prestasinya.Kelas terdiri dari sekumpulan orang-orang dengan status sama yangterkait berbagai faktor seperti pendidikan, pendapatan, kekayaan, sertapekerjaan. Sistem kelas bersifat terbuka. Setiap individu bebas untukmencapai tingkat pendidikan atau pekerjaan yang berbeda dari orangtua mereka. Dalam sistem kelas, individu juga dapat bersosialisasi sertamenikah dengan anggota kelas lain sehingga dimungkinkan terjadiperpindahan dari satu kelas ke kelas lain.

Dalam sistem kelas, orang memiliki pilihan untuk membentukpernikahan eksogami, persatuan pasangan dari kategori sosial yangberbeda. Pernikahan dalam keadaan ini didasarkan pada nilai-nilai seperticinta dan kecocokan, bukan pada status sosial atau ekonomi. Meskipunkonformitas sosial masih ada yang mendorong orang untuk memilihpasangan dalam kelasnya sendiri, orang tidak terdesak untuk memilihpasangan nikah hanya berdasarkan elemen-elemen tersebut. Pernikahandengan pasangan dari latar belakang sosial yang sama adalah persatuanendogami.

Meritokrasi

Meritokrasi adalah sistem ideal yang didasarkan pada keyakinan bahwastratifikasi sosial adalah hasil dari usaha pribadi atau prestasi yangmenentukan kedudukan sosial. Tingkat usaha yang tinggi akan membawapada kedudukan sosial yang tinggi, begitu pula sebaliknya. Konsepmeritokrasi adalah ideal, karena masyarakat tidak pernah ada di manaperingkat sosial hanya didasarkan pada prestasi. Proses sosialisasi danrealitas sistem ekonomi, serta kedudukan sosial dipengaruhi oleh banyakfaktor, salah satunya karena struktur masyarakat yang kompleks bukanprestasi semata.

Bentuk pelapisan sosial (stratifikasi) di Masyarakat

1) Stratifikasi Ekonomi

Pelapisan sosial atau stratifikasi atas dasar ekonomi akan membedakanindividu dalam hal atau atas dasar penguasaan dan kepemilikanterhadap materi/harta atau sumber daya lainnya.

2) Stratifikasi Sosial

Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial yang dimaksud disini adalahstratifikasi dalam arti yang lebih khusus, sebagai contoh stratifikasiatas dasar kasta, tingkat pendidikan, maupun jenis pekerjaan.

3) Stratifikasi Politik

Pelapisan sosial atau stratifikasi dalam masyarakat berdasarkankriteria politik dapat diartikan sebagai pembedaan penduduk atauwarga masyarakat manurut pembagian kekuasaan poiltik.

 

Bahan Bacaan Guru

Terdapat ilustrasi gambar masyarakat pesisir.Ilustrasi gambar ini menunjukan bentang alam yang berbeda alam dapatmemengaruhi pekerjaan masyarakat di daerah tersebut. Pada gambartersebut terdapat gambar bentang alam berupa pantai yang memengaruhipekerjaan masyarakat sekitar. Masyarakat di pesisir tersebut sebagainelayan karena potensi sumber daya alam perikanan sangat melimpahdan dapat dimanfaatkan sebagai mata pencaharian. Pekerjaan juga akanmemengaruhi kebutuhan, misalnya ketika berada di kawasan denganprofesi nelayan akan banyak dijumpai pedagang alat-alat penangkap ikan,pengawet ikan, maupun bahan bakar kapal. Gambar tersebut menjadiawal apersepsi kepada peserta didik.

Apersepsi dilakukan oleh guru untuk mengingat kembali pengetahuanyang diperoleh peserta didik serta menghubungkan dengan pengetahuanyang akan dipelajari oleh peserta didik selama proses pembelajaran.Kegiatan apersepsi dalam buku peserta didik ini merupakan rangkaianmateri yang sudah dipelajari peserta didik dengan materi baru dan berisipertanyaan kunci yang dapat digunakan untuk memberikan konsepberpikir peserta didik. Pertanyaan kunci digunakan sebagai pemantikmateri baru yang akan dipelajari peserta didik. Pertanyaan ini akan dijawabpeserta didik dalam kolom yang sudah disediakan.

Dengan “gambaran” tema sebagai apersepsi dengan harapan siswatermotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Guru dapatmemandu siswa dengan mengkaji kembali (review) dan mengingatkankembali topik-topik IPS yang pernah dipelajari siswa ketika belajar dikelas sebelumnya

C.   GLOSARIUM

achieved status  :  Kedudukan yang dapat dicapai berdasarkan usaha seseorang.

ascribed status  :  Status yang diperoleh melalui kelahiran, misal kedudukan anak bangsawan diperoleh karena lahir dari orang tua kalangan bangsawan.

assigned status   :  Status sosial yang diberikan oleh masyarakat atau karena mandat.

Diferensiasi sosial  : Variasi pekerjaan dan kekuasaan kelompok dalam masyarakat yang dikaitkan dengan interaksi atau akibat umum dari proses interaksi sosial yang ada.

D.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka

Adhuri, D. S., Wiratri, A., & Bismoko, A. B. 2016. “Interseksi BudayaDan Peradaban Negara-negara Di Samudra Hindia: PerspektifIndonesia”. Masyarakat Indonesia, 41(2), 115-126, https://doi.org/10.14203/jmi.v41i2.310.

Alisjahbana Armida Salsiah, Murniningtyas Endah. 2018. TujuanPembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: UNPAD Press.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 2019. Bencana Alam diProvinsi Yogyakarta. http://bnpb.cloud/dibi/xdibi_list/.

Badan Perencana Pembangunan Nasional. 2016. Laporan Prakarsa StrategisBidang Kemaritiman. Jakarta: Bappenas.

Badan Pusat Statistik. 2019. Statistik Pertambangan Minyak dan Gas Bumi.Jakarta: BPS.

Banowati Eva, Sriyanto. 2013. Geografi Pertanian. Yogyakarta: Ombak.

______________ . 2012. Geografi Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Daldjoeni. 2014. Pokok-Pokok Klimatologi. Yogyakarta: Ombak.

Danandjaja, James. 1994. Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Department of Economic and Social Affairs. 2019. Growing at a slowerpace, world population is expected to reach 9.7 billion in 2050 and couldpeak at nearly 11 billion around 2100. Artikel. https://www.un.org/development/desa/en/news/population/world- populationprospects-2019.html pada 21-08-2020

Erman, Erwiza. 2011. “Penggunaan Sejarah Lisan dalam HistoriografiIndonesia”. Jurnal Masyarakat & Budaya, 13 (1), 1-22, https://doi.org/10.14203/jmb.v13i1.94.

Franz Adler. 2014. “The Value Concept in Sociology”. American Journal ofSociology. Volume 62, Number 3.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, R. P., & Carr, D. 2018. Introduction toSociology. New York: W. W. Norton & Company, Inc.

Goujon A. 2018. Human Population Growth. In: Reference Module in EarthSystems and Environmental Sciences. h. 1907-1912 Elsevier. ISBN 978-0-12-409548-9 DOI:10.1016/B978-0-12-409548-9.10755-9.

Graha, Andi Nu. 2012. Pengembangan Masyarakat Pembangunan melaluipendampingan sosial dalam konse pemberdayaan di bidang ekonomi.

Jurnal Ekonomi Modernisasi, 5(2), 117-126. https://doi.org/10.21067/jem.v5i2.243

Griffiths, H., dkk. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas: OpenStax.

Grusec, J. E., & Hastings, P. D. 2015. Handbook of Socialization: theory andresearch. NY: The Guilford Press. h. 1, 13, 20.

Habibi, Maksum dan Gunadi. 2014. Pengantar Ekonomi dan Bisnis BidangKeahlian Bisnis dan Manajemen. Jakarta: Yudhistira.

Hadi, A. P. 2010. Konsep pemberdayaan, partisipasi dan kelembagaan dalampembangunan. Yayasan Agribisnis/Pusat Pengembangan MasyarakatAgrikarya (PPMA).

Harahap, Erni Febian. 2012. “Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional yang tanggung danMandiri”. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 3(2), 78-96.

Herlina, N. 2020. Metode Sejarah. Bandung: Satya Historika.

Hutomo, Mardi Yatno. 2000. Pemberdayaan Masyarakat dalam BidangEkonomi: Tinjauan Teoritik dan Implementasi. Naskah No 20, Juni-Juli2000.

Kartodirjo, Sartono. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900.Yogyakarta: Ombak.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2019. Laporan Tahunan 2018. Jakarta:KKP.

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. 2019. Laporan Kinerja2018. Jakarta: Kemenko Bidang Maritim.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2018. Status Hutan danKehutanan Indonesia 2018. Jakarta: KLHK

Koentjaraningrat. 1985. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta:Gramedia.

Korlantas Polri. 2013. Polantas dalam Angka 2013. www.korlantas.polri.go.id.

Kotarumalos, Nur Aisyah. 2010. “Mengkonstruksi Identitas Diaspora Malukudi Negeri Belanda”. Masyarakat Indonesia. 36 (1), 123-144, https://media.neliti.com/media/publications/150453-ID-mengkonstruksiidentitas-diapora-maluku.pdf.

Kotler, Philip dan Gary Amstrong. 2008. Prinsip-prinsip Pemasaran Jilid I.Jakarta: Erlangga.

Krautkraemer, J. A. (2005). Economics of natural resource scarcity: The stateof the debate (No. 1318-2016-103362).

Kuntowijoyo, D. R. (2005). Pengantar Ilmu Sejarah. Sleman: BentangPustaka.

Lembar Fakta Forest Watch Indonesia 2019. 2019. diakses dari http://fwi.or.id/wp-content/uploads/2019/10/FS_Deforestasi_FWI_small.pdf

Muta’ali, Lutfi. 2013. Pengembangan Wilayah Perdesaan (PerspektifKeruangan). Yogyakarta: Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG).

Noor, Djauhari. 2014. Pengantar Geologi. Sleman: deepublish.

Noor, Munawar. 2011. “Pemberdayaan Masyarakat”. Junal CIVIS, 1(2), 87-99.

Prihandito Aryono. 1989. Kartografi. Yogyakarta: PT Mitra Gama Widya.Rambe, Tappil., et al. 2019. Sejarah Politik dan Kekuasaan. Medan: KitaMenulis.

Resosoedarmo Soedjiran, Kartawinata Kuswata, Soegiarto Aprilani. 1987.Pengantar Ekologi. Bandung: Remadja Karya.

Ricklefs, M.C., et al. 2013. Sejarah Asia Tenggara dari Masa Prasejarahsampai Kontemporer. Depok: Komunitas Bambu.

Robert S. Pindyck dan Daniel L Rubinfeld. 2013. Mikroekonomi. Jakarta:Erlangga

Romansara, Enos. H. 2015. “Memahami Kebudayaan Lokal Papua: Suatu

Pendekatan Pembangunan yang Manusiawi di Tanah Papua”. JurnalEkologi Birokrasi. 1 (1), 47-57 https://doi.org/10.31957/jeb.v1i1.491.

Saihu, Ade. 2020. Merawat Pluiralisme Merawat Indonesia. Yogyakarta:Deepublish.

Siska, Y. 2015. Manusia dan Sejarah: Sebuah Tinjauan Filosofis. Sleman:Garudhawaca.

Sobarna, A. 2003. “Konsep pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskinperkotaan”. Mimbar: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 19 (3), 316-329.

Sodik, Abror., dan Musthofa, Muhamad Wakhid. 2018. “Analisis StrategiPenyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Moderndengan Pendekatan Teori Permainan Matematika”. HISBAH: JurnalBimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 15 (1), 99-113, https://doi.org/10.14421/hisbah.2018.151-08.

Soekmono. 1992. Sejarah Kebudayaan Indonesia 3. Yogyakarta: Kanisius.

Sofiana, Anas. 2017. “Ratu Kalinyamat Penguasa Wanita Jepara Tahun 1549-1579.” Avatara 5.3. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/avatara/article/view/21467.

Stolley, K. S. 2005. The basics of sociology. CT: Greenwood Press.

Suharyono, Amien M. 2013. Pengantar Filsafat Geografi. Yogyakarta: Ombak

Suryanegara, Ahmad Mansur. 2015. Api Sejarah Jilid 1. Bandung Suryadinasti.

Susanti, S. 2016. “Nasionalisme dan Gerakan Mulih Njowo, 1947dan 1954”. Jurnal Sejarah Citra Lekha, 1(2), 107-120, https://doi.org/10.14710/jscl.v1i2.12767.

Syefriyeni. 2018. “Karakteristik Pengetahuan Orang Melayu”. Intizar. 24 (2), 265-271,<doi.org/10.19109/intizar.v24i2.2730>.

T., Vyain, S., Bry, J., & Jones, F. 2017. Introduction to Sociology 2. Texas:OpenStax.

Tim Nasional Penulisan Sejarah Indonesia. 2010. Sejarah Nasional Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.

Tim. 2012. Indonesia dalam Arus Sejarah. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve.

Tyasyono Bayong. 2004. Klimatologi Edisi Kedua. Bandung: ITB.

Usrah, Cut Rizka AI. 2015. “Laksamana Keumalahayati Simbol PerempuanAceh (Peranan dan Perjuangannya dalam Lintasan Sejarah KerajaanAceh Darussalam 1589-1604)”. Skripsi. Medan: Universitas NegeriMedan.

Wolters, O.W. 2011. Kemaharajaan Maritim Sriwijaya & Perniagaan Dunia.Depok: Komunitas Bambu.

Worosetyaningsih, Tri. 2019. Kehidupan Masyarakat pada Masa Praaksara,Masa Hindu Budha, dan Masa Islam. Ponorogo: Myria Publisher.

Sumber Gambar

https://cdn.bmkg.go.id/Web/2020.10_CH_GSMAP.png

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/64/Bali_ngaben_pelebon_cremation_ceremony_Indonesia.jpg

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Dewaruci.jpg

https://web.archive.org/web/20161016172930/http://www.panoramio.com/photo/42125739

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Gedung_Batu_Temple_Semarang.jpg

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Lawang_sewu.jpg

https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/progresssmelter-pt-fi-capai-386-akhir-tahun-2022-selesai

https://www.esdm.go.id/assets/imagecache/bodyView/arsip-beritadivestasi-51-saham-pt-fi-simbol-kedaulatan-negara-tympxrm.jpg

https://geoportal.esdm.go.id/indonesia-overview/

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20190412/infografisutang-luar-negeri-4-tahun-trakhir-1-a18ef6c7f68ceec3ba4b98b6f1952ea5.png

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK