Lembar Kerja (LK) 5 : Analisis Penentu Masalah
Lembar Kerja (LK) 5
: Analisis Penentu Masalah
Analisis
Penentu masalah adalah menentukan solusi berdasarkan eksplorasi alternatif
solusi-solusi yang relevan. Analisis solusi menggunakan analisis SWOT, dan
analisis Alternatif solusi
Judul
: Kurangnya Motivasi Siswa dalam Pembelajaran PAI di SMK SPP Negeri Merangin
Nama
: Abdullah
|
No |
Eksplorasi Alternatif Solusi |
Solusi yang relevan |
Analisis Penentu Solusi |
Analisis alternatif Solusi |
|
1 |
Kajian
Literatur Menurut Siti
Makrifah Setiawati dalam makalahnya. Cara mengatasi anak didik
suka bolos dan suka Ribut dalam Pembelajaran adalah : 1.Intervensi. Setelah
mengetahui adanya hambatan yang dialami peserta didik dengan mengintervensi
apa saja hambatan yang mungkin dialami peserta didik dalam
proses pembelajaran yang sangat berdampak pada
proses pendidikannya 2.Kondisi
kelas. Menciptakan kondisi dan situasi yang menyenangkan diruang kelas dalam menunjang
prilaku belajar siswa melalui kerja sama antara guru, BK dan pimpinan sekolah Hasil wawancara teman Sejawat Guru
PAI : Hamdani 1.
Guru
Jarang memotivasi sebelum memulai pembelajaran 2.
Siswa
tidak terlalu tanggap terhadap
motivasi yang diberikan Guru 3.
Siswa
tidak memiliki cita-cita yang memotivasinya untuk lebih giat belajar 4.
Pembelajarannya
Kurang Inovatif sehingga membuat siswa
jenuh didalam kelas 5.
Strategi
mengajar guru yang kurang tepat 6.
Kondisi
Lingkungan yang kurang memotivasi siswa untuk giat belajar 7.
Guru
tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik minat belajar siswa 8.
Guru
Tidak Menggunakan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran PAI Hasil wawancara
bersama Kepala Sekolah : Jedi Nasrul, S.Pd M.Pd.I 1.
Berasal
dari diri siswa itu sendiri yang mungkin kurang menyukai pelajaran tertentu atau memiliki kurang
kemampuan baik dalam menerima pelajaran 2.
Dari
sisi guru seperti guru yang kurang kurang menggunakan strategi-strategi yang menuntut siswa untuk aktif sehingga siswa kurang bersemangat 3.
Faktor
Orang Tua yang kurang memberikan
motivasi kepada anaknya
sehingga kurang bersemangat untuk
mengikuti Pembelajaran Faktor
lingkungan sekitar paeserta didik yang tidak menuntut peserta didik untuk
memiliki motivasi belajar yang tinggi |
Guru
mencari Tahu Permasalahan Peserta Didik |
Kekuatan
(Strenghts)& Peluang (Opportunities) Mencari
tau permasalahan anak didik dapat mengetahui masalah-masalah yang
dihadapi . Dapat
membantu untuk memecahkan masalah yang dihadapi peserta didik. Dapat
membantu peserta didik
untuk mencapai harapannya. Kelemahan ( Weekness) & Ancaman (Threats) Mencari
tau permasalahan peserta didik membutuhkan tahapan atau rangkaian
yang dilakukan dalam prosesnya |
Dengan
mencari permasalahan peserta didik guru dapat menganalisa masalah,dan
dari situ guru bisa mengambil langkah untuk mengetahui lebih lanjut apa yang
akan dilakukan untuk mengambil keputusan dalam mengatasi permasalahan
yang ditemukan.Untuk meminimalisir kelemahan,guru bisa menyiapkan langkah-langkah
yang di perlukan dalam setiap tahap untuk mendapatkan jawaban dari
permasalahan, Guru juga bisa merubah gaya belajar, mengunakan Media Pembelajaran |
Penilaian:
Nilai
0 : Tidak mengerjakan
Nilai
10-25 :Mengerjakan tetapi tidak
sesuai dengan jenis permasalahan
Nilai
26-50 : Mengerjakan kurang dari 3
identifikasi masalah
Nilai
51-75 : Mengerjakan 3 atau lebih
identifikasi masalah tetapi masih belum baik
Nilai
76-100 : Mengerjakan dengan menguraikan
semua identifikasi masalah dengan baik
Komentar
Posting Komentar