Analisis bahan ajar JURNAL EVALUASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN Penulis Idrus L1
ANALISIS BAHAN AJAR
NAMA
:
JUDUL
BAHAN AJAR : JURNAL EVALUASI DALAM PROSES
PEMBELAJARAN Penulis Idrus L1
1.Pengertian
Secara etimologi “ evaluasi” berasal
dari bahasa Inggris yaitu evaluationdari akar kata value yang berarti nilai
atau harga. Nilai dalam bahasa Arab disebut al-qiamah atau al- taqdir’ yang
bermakna penilaian (evaluasi). Sedangkan secaraharpiah, evaluasi pendidikan
dalam bahasa Arab sering disebut dengan al-taqdiraltarbiyah yang diartikan
sebagai penilaian dalam bidang pendidikan atau penilaian mengenai hal-hal yang
berkaitan dengan kegiatan pendidikan . Secaraterminologi, beberapa ahli
memberikan pendapat tentang pengertian evaluasidiantaranya: Edwind dalam
Ramayulis mengatakan bahwa evaluasi mengandung pengertian suatu tindakan atau
proses dalam menentukan nilai sesuatu. SedangkanM.Chabib Thoha, mendefinisikan
evaluasi merupakan kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan objek
dengan menggunakan instrumen dan hasilnyadibandingkan dengan tolok ukur untuk
memperoleh kesimpulan Pengertian evaluasisecara umum dapat diartikan sebagai
proses sistematis untuk menentukan nilaisesuatu (ketentuan, kegiatan,
keputusan, unjuk-kerja, proses, orang, objek dan yanglainnya) berdasarkan
kriteria tertentu melalui penilaian. Untuk menentukan nilaisesuatu dengan cara
membandingkan dengan kriteria, evaluator dapat langsungmembandingkan dengan
kriteria umum, dapat pula melakukan pengukuran terhadapsesuatu yang dievaluasi
kemudian membandingkan dengan kriteria tertentu
2.Hubungan
antara evaluasi,
pengukuran, dan penilaian merupakan kegiatan yang bersifat hirarki. Artinya
ketiga kegiatan tersebut dalam kaitannya dengan proses pembelajaran tidak dapat
dipisahkan satu sama lain dan dalam pelaksanaannya harusdilaksanakan secara
berurutan. Dalam kaitan ini ada dua istilah yang hampir samatetapi sesungguhnya
berbeda, yaitu penilaian dan pengukuran. Pengertian pengukuranterarah kepada
tindakan atau proses untuk menentukan kauntitas sesuatu, karena itu biasanya
diperlukan alat bantu. Sedangkan penilaian atau evaluasi terarah pada penentuan
kualitas atau nilai sesuatu
3.Dalil
Al- Qur’an
sebagai dasar segala disiplin ilmu termasuk ilmu pendidikan Islamsecara
implisit sebenarnya telah memberikan deskripsi tentang evaluasi pendidikandalam
Islam. Hal ini dapat ditemukan dari berbagai sistem evaluasi yang
ditetapkanAllah diantaranya:
a. Evaluasi untuk mengoreksi balasan amal
perbuatan manusia, sebagaimana yangtersirat dalam QS. Al-Zalzalah: 7-8.
Terjemahnya: Barangsiapa yang mengerjakankebaikan seberat dzarrahpun, niscaya
Dia akan melihat (balasan)nya danBarangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar
dzarrahpun, niscaya Dia akanmelihat (balasan)nya pula.
b.
Nabi Sulaiman As, Pernah mengevaluasi
kejujuran seekor burung Hud-hud yangmemberitahukan adanya kerajaan yang
diperintah oleh seorang wanita cantik,yang dikisahkan dalam Q.S, al Naml: 27
Terjemahnya: Sulaiman berkata: akankami
cermati (evaluasi) apakah kamu benar ataukah kamu termasuk orang-orangyang
berdusta.
c.
Obyektifitas Penilaian harus dilaksanakan secara obyektif.
Untuk itu, penilaian harus adil,
terencana, berkesinambungan, menggunakan bahasa yangdapat dipahami siswa, dan
menerapkan kriteria yang jelas dalam pembuatankeputusan atau pemberian angka
(skor).
Teknik
Evaluasi
Ada
dua hal teknik evaluasi untuk menilai kualitas siswa yaitu
a.Tes
b.nontes
B.Evaluasi
dan refleksi atas pemaparan materi pada Bahan Ajar
Evaluasi merupakan bagian dari proses
pembelajaran yang secara keseluruhan tidak dapatdipisahkan dari kegiatan
mengajar, melaksanakan evaluasi yang dilakukan dalamkegiatan pendidikan
mempunyai arti yang sangat utama, karena evaluasi merupakan alatukur atau
proses untuk mengetahui tingkat pencapaian keberhasilan yang telah dicapai peserta didik atas bahan ajar atau
materi-materi yang telah disampaikan, sehingga denganadanya evaluasi maka
tujuan dari pembelajaran akan terlihat secara akurat danmeyakinkan. Evaluasi
sebagai bagian dari program pembelajaran perlu dioptimalkan,karena bukan hanya
bertumpu pada penilaian hasil belajar, tetapi juga perlu penilaianterhadap in
put, proses, dan out put. Salah satu faktor yang penting untuk efektivitas
pembelajaran adalah faktor evaluasi baik terhadap proses belajar maupun
terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi merupakan kegiatan pengumpulan kenyataan
mengenai proses pembelajaran secara sistematis untuk menetapkan apakah terjadi
perubahan terhadap peserta didik dan sejauh manakah perubahan tersebut
mempengaruhi kehidupan pesertadidik
C.kelebihan dan kekurangan terkait
dengan penjelasan materi
pada Bahan Ajar pada jurnal evaluasi dalam proses
pembelajaran karya
Idrus L Dalam jurnal manajemen
pendidikan islam ini yaitu :
kelebihan
bahwa materi yang disampaikan cukup lengkap
dan sistematis, sehingga mudahdipahami. Juga memuat rumusan masalah sehingga
pembaca mudah menemukan pokok bahasan
yang menjadi pembahasan utama dari jurnal tersebut, namun hal ini
memberikankesan jurnal ini lebih mirip dengan makalah dibandingkan format
jurnal pada umumnya. .kelebihan selanjutnya yaitu Tulisan ini juga telah
memasukan dalil alquran tentang evaluasi,hal ini tentu saja semakin memberikan
nilai plus terhadap jurnal ini.
Kekurangan
dari bahan ajar yaitu bahan ajar ini
tidak menuliskan metode penelitian yangdigunakan, juga tidak disebut alat
pengumpul data / informasi pada jurnal ini.
D.Kaitkan
isi Bahan Ajar dengan Pembelajaran Bermakna.
Jika dikaitkan dengan pembelajaran
Bermakna maka ari beberapa pengertian dan tujuanevaluasi baik dari makna bahasa
istilah maupun dari ayat al-Qur’an. maka penulis dapatnmemberikan pengertian
bahwa evaluasi merupakan suatu proses tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana
tingkat keberhasilan yang dicapai dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu
evaluasi merupakan hal yang signifikan dilakukan dalam dunia pendidikan, karena
mempunyai manfaatyang amat berpengaruh, begitu juga dengan bidang-bidang yang
lain termasuk dalam kehidupan,dan yang paling utama adalah evaluasi terhadap
diri sendiri. Didalam memberikan penilaian, pengukuran dan evaluasi guru
haruslah mengedepankan salah satu nilai yang terdapat dididalammoderasi
beragama yaitu I’tidal(adil tegak lurus).Al-I’tidal adalah sikap tegak lurus
dan adil,suatu tindakan yang dihasilkan dari suatu pertimbangan. Adil dalam
Kamus Besar BahasaIndonesia (KBBI) online adalah sama berat, tidak berat
sebelah, tidak memihak, berpihak padayang benar dan tidak sewenang-wenang.
Sementara keadilan diartikan sebagai suatu sifat atau perbuatan atau perlakuan
yang adil.didalam memberikan penilaian guru haruslah didasaridengan azaz
objektifikas. Kemampuan guru dalam berinteraksi dengan peserta didik
memungkinkan terjadinya transfer nilai-nilai dan paradigma moderasi beragama sedini
mungkin.Guru harus banyak melakukan inovasi dalam mengembangkan pembelajaran,
mendesainkurikulum, menevaluasi pembelajaran serta menciptakan suasana
pembelajaran yangkomunikatif dan penuh inspirasi.
Komentar
Posting Komentar