Tugas Resume PPG PAI KB Ekstrimisme
PENDALAMAN MATERI
(Lembar Kerja Resume Modul)
NAMA MAHASISWA : , S.Pd.I
KELAS :
PAI B
A. Judul Modul : PAI KONTEMPORER
B. Kegiatan Belajar 1 : EKSTRIMISME
A.
Refleksi :
|
NO |
BUTIR
REFLEKSI |
RESPON/JAWABAN |
|
1 |
Peta Konsep (Beberapa
istilah dan definisi) di modul bidang studi |
A.
Pengertian Ekstrimisme Secara bahasa
ekstrim pada kamus
Besar Bahasa Indonesia mempunyai makna
yaitu paling ujung ( paling tinggi, paling keras,, teguh dan fanatik.Dalam bahas arab istilah ekstrimdi samakan arti dengan beberapa istilah yakni : altatharruf, al- ‘urf,al-guluww dan tasyaddud. Diantara konsekwensi sikap ekstrim ialah bahwa hal itu lebih dekat
sama kebinasaan serta
bahaya dan lebih
jauh dari keamanan serta kesentosaan. -
Kata al-tattarruf bermakna konotasi ekstrimisme,radikalisme,melampauibatas,keterlaluan berlebihan. -
Kata al-‘urf ialah antonim dari ar-rifq yang
berarti lemah lembut dan kasih sayang -
Kata ghuluww berasal dari
kata ghala yaghlu
yang berarti melampaui batas B.
Sejarah Ekstrimisme Nilai moral yang dapt di petikdari prinsip penyeimbang di alam raya ini, ialah
Allah menegaskan supaya
manusia tetap menjaganya.Dalam konteks
agama islam tidak
di pungkiri adanya peperangan yang pernah di lakukan oleh Rosullulah Saw. Tercatat tidak
kurang dari 19 sampi 21 kali. Atau
di sebut perang
ghazwa atau perang
yang di pimpin
oleh Rosullulah lansung. Serta ada pula perang yang tidak di
pimpin oleh rosullulah atau di sebut
Sariyyah. Dalam sejarah peperangan masa Rosullulah perlawanan yang di lakukan kaum muslimin bukanlah termasuk tindakan radikalisme.Sebab mereka lebih memberikan perlawanan setelah mendapatkan seranagn musuh dan tidak menyerang membabi buta tanpa alasan. Gerakan radikalisme di mulai pada masa Khalifah Ali
Bin Abi thalib, yakni
munculnya kaum kawarij. Dalam islam memanglah terdapat orang
yang boleh di kafirkan terdapat pula yang tidak
boleh di kafirkan, Ulama mengklasifikasikan kekufuran jadi 2 jenis : -
Kufur Akbar yang
mengeluarkan manusia dari Islam -
Kufur ashgar, tidak
mengeluarkan dari Islam C.
Sikap Ekstrimisme Pendapat Azyumardi Azra,
ekstrimisme ialah bentuk
ekstrim dari revivalisme dan fundamentalisme. -
Revivalismeyakni intensifikasi keislaman yang lebih
berorientasi ke dalam(
inward oriented), dengan
artian pengaplikasian dari
suatu keyakinan cuma diterapkan buat diri pribadi. -
Fundamentalisme, ialah
radikalisme yang cenderung berorientasi keluar (outward oriented), atau kadang dalam penerapannya cenderung menggunakan aksi kekerasan lazim -
Takfiri, yakni istilah untuk
seseorang Muslim yang menuduh Muslim lainya(
ataupun kadangkala pula mencakup pemeluk
ajaran Agama Samawi
lain) selaku kafir
serta murtad. -
Akidah al-wala’ dan bara’ yang ‘salah kaprah’, ialah keyakinan bahwa siapapun yang berada dalam jamaahnya maka harus didekati dan dicintai. Sebaliknya, siapa
pun yang berada di luar jamaahnya maka berhak untuk
dimusuhi dan dijauhi. -
Bom bunuh diri ataupun intihar,
yakni istilah atas aksi yang dicoba seorang yang meledakkan dirinya dengan memakai bom dengan tujuan mengecam nyawa di tempat universal sehingga banyak
orang yang jadi korban. Bagi kaum
radikal, tindakan ini termasuk perbuatan jihad. Ciri- ciri
Sikap Ekstrimisme -
Menutup diri -
Berburuk sangka -
Cenderung mempersulit -
Suka mengkafirkan orang lain |
|
|
Daftar materi pada kb yang sulit dipahami |
Dalam perkembangan bahasa arab kontemporer, radikalisme disamakan
arti dengan beberapa istilah, antara lain: • al-tatharruf • al-‘unf •
alguluww • al-irhab • tasyaddud dari beberapa kata yang sulit di pahami
tersebutsebenarnya memiliki arti yang sama yakni ekstrimisme. |
|
|
Daftar materi yang sering mengalami
miskonsepsi dalam pembelajaran |
Tidak ada |

Komentar
Posting Komentar