Tugas PPG PAI Video Lingkungan Pendidikan Bebas Intoleransi
ANALISIS BAHAN AJAR
|
Judul Modul |
MODERASI BERAGAMA |
|
|
Judul Kegiatan Belajar (KB) |
LINGKUNGAN PENDIDIKAN BEBAS
INTOLERANSI (KB2) |
|
|
Bahan ajar yang di analsisis |
VIDEO |
|
|
No |
Butir Pertanyaan |
Respon/Jawaban |
|
1. |
Tuliskan minimal 3
(tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan ajar |
Tindakan Intoleransi terkadang dilakukan
secara tidak sadar, dari itu kita harus memahami apa itu Intoleransi : 1. Intoleransi adalah
sikap atau tindakan diskriminatif terhadap kelompok tertentu dan berusaha
menghalangi kelompok yang tidak disukai untuk mendapat hak-hak dasar yang
sebetulnya dijamin oleh konstitusi. Indonesia terdiri dari manusia yang
beragam etnisnya, agama, ras, golongan dan beragam kepercayaannya. 2. Kepercayaan adalah
istilah yang digunakan pemerintah untuk merujuk pada sekitar 190 kepercayaan
lokal yang lebih dari 10 juta masyarakat Indonesia yang tersebar di Nusantara
dalam lingkup institusi pendidikan. 3. Beberapa bentuk
intoleransi terjadi adalah seperti : - Tidak memberikan hak
dan sarana mengajar guru dan dosen karena perbedaan sara dan kepercayaan. - Melarang pelaksanaan
ibadah Agama atau kepercayaan tertentu dilingkungan sekolah atau kampus. - Memaksa memakai seragam
atau atribut khas Agama, suku atau kepercayaan tertentu. - Menolak/menghalangi
pendataan siswa, mahasiswa atau Guru, tenaga kependidikan dan dosen karena
alasan perbedaan sara dan kepercayaan. - Menyiarkan dan
mengajarkan kebencian sara atau kepercayaan tertentu. 4. Dalam membengun lingkungan
sekolah dan kampus yang toleran, sebagai berikut : - Tidak mengutamakan
suku, agama, ras, golongan kegamaan atau kepercayaan tertentu dalam menerima
hak dan kemudahan. - Memfasilitasi ibadah
dan memberikan pelajaran Agama dan kepercayaan sesuai dengan keyakinan
peserta didik. - Membiasakan sikap
menghargai kepada mereka yang memilih memakai atribut sara atau kepercayaan. - Membiasakan sikap
menghargai atau tidak memilih untuk mengucapkan selamat atas perayaan hari
besar Agama. - Membiasakan sikap menghargai
proses pencalonan maupun hasil pemilihan pemimpin dalam lingkup satuan
pendidikan tanpa ada diskriminatif atas sara atau kepercayaan tertentu. |
|
2. |
Lakukan
kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas
social. |
Dalam mengkontekstualisasikan realitas
kehidupan beragama saat ini, sering kita jumpai
perselisihan antar pribadi. Sebab sebagian orang menganggap agama
atau kepercayaan yang dianutnya adalah benar.
Sehingga mempermalukan orang lain dan kemudian menimbulkan sikap
intoleransi. Intoleransi membuat seseorang menjadi tidak
menghormati dan menghargai perbedaan sehingga dapat menciptakan
perpecahan, Padahal ketika kita memahami pentingnya
toleransi antar manusia, maka akan muncul keharmonisan dan
kehidupan yang harmonis. Toleransi antar umat beragama merupakan hal
yang penting untuk dimiliki setiap orang saat ini. Jika setiap orang memiliki
sikap toleransi yang tinggi, maka ini akan meminimalisir terjadinya
konflik antar umat beragama, dan kehidupan antar umat beragama pun akan
terjalin dengan tentram dan damai. |
|
3. |
Refleksikan hasil
kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna. |
Melihat perbedaan yang dialami
siswa, sebagian dari mereka masih mempunyai sikap
intoleran terhadap temannya, melalui pendidikan agama
Islam diharapkan kita sebagai orang tua dan guru
dapat menghilangkan
sikap intoleran tersebut. Sebab setiap
agama mempunyai hak yang sama dan mendapat perlindungan konstitusi
dari pemerintah. Dan kita harus mampu menanamkan
sikap toleransi pada diri siswa dan menjelaskan kepada mereka
pentingnya sikap toleransi dalam mewujudkan masyarakat
yang damai dan harmonis. Sikap dan perilaku toleransi terhadap
keberagaman masyarakat merupakan kunci untuk meningkatkan persatuan dan
kesatuan, serta mencegah proses perpecahan masyarakat, bangsa dan negara
Indonesia. Setiap individu hendaknya mengaplikasikan perilaku toleran
terhadap keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan antargolongan. |
Komentar
Posting Komentar