TUGAS PPG PAI ANALISIS BAHAN AJAR Jurnal 1 Penafsiran Ibnu Jarir At-Thabari dan M. Quraish Shihab tentang Hari Kiamat
|
Nama Mahasiswa |
, S.Pd.I |
|
|
Kelas |
PAI 2 |
|
|
Judul Modul |
Aqidah Akhlak |
|
|
Judul Kegiatan Belajar |
KB 3 |
|
|
Bahan Ajar yang Dianalisis |
Jurnal 1 Penafsiran Ibnu Jarir At-Thabari dan M. Quraish Shihab tentang Hari Kiamat |
|
|
No |
Butir Pertanyaan |
Respon / Jawaban |
|
1 |
Tuliskan minimal 3 (tiga) konsep beserta
deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan ajar |
a. Konsep
hari Kiamat Di dalam Alquran juga dikenal dengan istilah
al-dar al-akhirah yang berarti negeri akhirat. Sehingga hari akhir adalah
tahapan yang harus dilewati menuju Negeri Akhirat. b. Tanda
datangnya Hari Kiamat Tanda-tanda datangnya hari kiamat sebenarnya
sudah dimulai saat diutusnya Rasulullah saw. ke muka bumi. Kemudian para
ulama membagi tanda-tanda hari kiamat ini menjadi dua, yakni tanda-tanda
kecil dan tanda-tanda besar datangnya hari kiamat. c. Kepastian
datangnya Hari Kiamat dan gambaran mengenai Hari Kiamat Seperti pastinya kematian bagi sesuatu yang
bernyawa. Begitu pula langit dan bumi yang menanti masa sirnanya. Allah ‘Azza
wa Jalla benar-benar merahasiakan waktunya agar manusia dapat
mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan apa yang mereka usahakan.
Dengan dirahasiakannya waktu kedatangannya, tentunya menutup kesempatan
manusia untuk merakayasa amal perbuatannya. Gambaran langit dan bumi disaat terjadinya
kiamat sangatlah mengecam. Allah Subhana wa ta’ala menjelaskan tentang hal
ini di dalam QS. Al-Hajj ayat 1-2 dan QS. Az-Zumar: 68-70. Langit dan bumi benar-benar
luluh lantak. Keadaan manusia seperti orang mabuk, padahal mereka tidak
mabuk. Melainkan karena merasakan betapa dahsyatnya kiamat itu. Tidak
seorangpun yang dapat menghindar dari rasa takut dan kebingungan yang
ditimbulkan dari hari kiamat itu, kecuali orang-orang yang dinaungi oleh
Allah SWT. |
|
2 |
Lakukan kontekstualisasi atas pemaparan
materi dalam bahan ajar dengan realitas sosial |
Seorang mukmin harus mempercayainya dan
menghindari kebimbangan atasnya. Percaya kepada hari kiamat merupakan rukun
kelima dari rukun iman yang enam. Konsekuensi bagi seseorang yang menganggap
dirinya seorang muslim adalah mempercayai datangnya hari kiamat ini. Kalau
tidak maka diragukan keimanannya. Oleh sebab itu, dalam kehidupan sehari-hari
sudah sewajibnyalah kita memperbanyak amal ibadah sebelum datangnya hari kiamat. |
|
3 |
Merefleksikan hasil kontekstualisasi materi
bahan ajar dalam pembelajaran bermakna |
Mengimani hari akhir berarti mengimani hari
kebangkitan, mengimani adanya hisaab (perhitungan) dan jazaa’ (balasan),
serta mengimani adanya surga dan neraka. Selain itu, beriman kepada hari akhir juga
mencakup mengimani segala peristiwa yang akan terjadi setelah kematian
seperti fitnah kubur, adzab kubur dan juga nikmat kubut. Adapun perilaku yang merefleksikan tentang
beriman kepada hari akhir adalah sebagai berikut : a. Selalu
merasa senang dan bersemangat dalam melakukan ketaatan kepada Allah SWT b. Selalu
merasa takut untuk melakukan kemaksiatan c. Semakin
beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT d. Mempersiapkan
diri dengan sebaik mungkin Hari kiamat atau hari akhir adalah sebuah
fase yang harus dilewati setiap hamba untuk mencapai negeri akhirat. Hari
dimana alam semesta diporak-porandakan. Hari di mana keadilan ditegakkan
dengan seadil-adilnya. Tidak ada seorang hamba pun yang dapat menghindar dari
ketentuan ini. Dalam kehidupan sehari-hari, telah banyak tanda-tanda hari
kiamat yang di isyaratkan oleh Allah SWT. Namun, terkadang kita tidak
menyadarinya bahwa dari beberapa tanda tersebut sudah ada yang terjadi. Untuk
itu, kewajiban kitalah untuk dapat memahami dan memaknai setiap tanda yang
sudah diberikan oleh Allah SWT bahwa kiamat itu pasti akan terjadi. |
Komentar
Posting Komentar