Tugas PPG PAI Analisis Bahan Ajar Journal Teori Belajar Humanistik Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam:

 

ANALISIS BAHAN AJAR

KEGIATAN BELAJAR:  4

Judul Modul

Modul Teori Belajar dan Pembelajaran

Judul Kegiatan Belajar (KB)

Konsep Pembelajaran Dalam Kurikulum k13

Bahan ajar yang dianalsis

Journal

Teori Belajar Humanistik Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam:

 

No

Butir Pertanyaan

Respon/jawaban

1.

Tuliskan minimal 3 (tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan ajar;

 

1.      Teori Belajar Humanistik 

                 pendidikan Islam adalah proses pembentukan individu berdasarkan Islam untuk mencapai derajat yang tinggi se-hingga mampu melaksanakan fungsi kekhalîfahannya dan berhasil mewujudkan kebahagian dunia dan akhirat.Menurut Makmun, proses pembelajaran merupakan suatu rangkaian interaksi antara siswa dengan guru dalam rangkaian mencapai tujuannya. Dengan kata lain bahwa pembelajaran dapat dimakna sebagai hubungan interaktif antara guru dan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran (learning objective).

 2. Paradigma Pembelajaran Humanistik

                 Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengatahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. 

                Teori ini sangat menekankan pentingnya “isi” dari proses belajar. Dalam kenyataannya teori ini lebih banyak berbicara tentang pendidikan dan proses belajar dalam bentuknya yang paling ideal. Teori apapun dapat dimanfaatkan asal tujuannya untuk “memanusiakan manusia” mencapai aktualisasi diri dan sebagainya dapat tercapai.

                Teori belajar dan pembelajaran humanistik merupakan sebuah proses belajar yang berhulu dan bermuara pada manusia, segala sesuatunya disandarkan pada nilai kemanusiaan. Istilah yang sering digunakan adalah memanusiakan manusa.

Karakteristik teori belajar humanisme erat kaitannya dengan eksistensialisme, dimana cirinya adalah sebagai berikut:

1) Keberadaan manusia terdapat dua macam diantaranya ada dalam diri dan berada untuk diri.

2) Kebebasan, dalam hal ini kebebasan memilih yang akan dipelajari, kebebasan mengembangkan potensi, dan kebebasan menciptakan sesuatu yang baru.

3) tiga, kesadaran, kesadaran membuat manusia mampu membayangkan kemungkinan yang akan terjadi dan apa yang bisa ia lakukan. 

3. Tokoh-tokoh teori humanistik :

1) Arthur Combs (1912-1999)

                    Comb mencurahkan banyak perhatian pada dunia pendidikan. Meanig (makna atau arti) adalah konsep dasar yang sering digunakan. Belajar terjadi bila mempunyai arti bagi individu. Guru tidak bisa memaksakan materi yang tidak di sukai atau tidak relevan dengan kehidupan mereka. Oleh karena itu, guru harus memahami perilaku siswa dengan mencoba memahami dunia persepsi siswa tersebut sehingga apabila ingin merubah perilakunya, guru harus berusaha merubah keyakinan atau pandangan siswa yang ada. 

2) Abraham Maslow Maslow

                    mengemukakan bahwa individu berperilaku dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat hirarkis. Tingkatan kebutuhan seseorang menurut Maslow adalah

a). kebutuhan fisiologis,

b). kebutuhan akan rasa aman dan keselamatan,

c). kebutuhan untuk diterima dan dicintai,

d). kebutuhan akan penghargaan,

e). kebutuhan akan aktualisasi diri.

3) Carl Ransom Rogers

              Menurut Rogers guru diharapkan untuk berperan hanya sebagai fasilitator yang baik. Adapun strategi yang mesti dilakukan oleh skan tujuan belajar yang jelas

2) mengusahakan partisipasi aktif siswa melalui kontrak belajar yang bersifat jelas, jujur, dan positif

3) mendorong siswa untuk mengembangkan kesanggupan siswa untuk belajar atas inisiatif sendiri

4) mendorong siswa untuk peka berpikir kritis, memaknai proses pembelajaran secara mandiri

5) siswa diberi keleluasaan mengemukakan pendapat, memilih pilihannya sendiri, melakukan apa yang diinginkan dan menanggung resiko dari perilaku yang ditunjukkan

6) guru menerima keadaan masing-masing siswa apa adanya; dengan tidak memihak, memahami karakter pemikiran siswa, dan tidak menilai siswa secara normatif belaka melainkan dengan cara memberikan pandangan dua sisi dalam hal moral dan etika berkomunikasi

7) menawarkan kesempatan kepada siswa untuk maju (tampil); dan 8) evaluasi yang diberikan secara individual berdasarkan perolehan prestasi masing-masing siswa.

 

2.

Lakukan kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas sosial;

 

              Teori belajar humanistik merupakan sebuah konsep yang utuh dalam memandang manusia sebagai mahluk yang unik dan memiliki potensi yang dapat dikembangkan menajadi seorang manusia yang utuh dan sempurna. Teori pembelajaran humanistik merupakan sebuah proses belajar yang berhulu dan bermuara pada manusia, segala sesuatunya disandarkan pada nilai kemanusiaan. Pendekatan sistem pendidikan humanistik menekankan pengembangan martabat manusia yang bebas membuat pilihan dan berkeyakinan. 

 

3.

Refleksikan hasil kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna.

 

               Dalam pembelajaran humanistik peranan guru yang lebih banyak menjadi pembimbing daripada pemberi ilmu pengetahuan kepada siswa, Dalam pembelajaran in siswa dituntut untuk lebih aktif dan semakin meningkatkan potensi dirinya, adapun guru lebih berperan sebagai pemantau, pembimbing dan mengarahkan.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembar Kerja (LK) 6 : Penyusunan Rencana Aksi

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK