Analisis Bahan Ajar Pendistribusian Zakat Produktif Dalam Perpektif Islam
ANALISIS BAHAN AJAR
KEGIATAN BELAJAR : 1
|
Judul Modul |
FIQIH |
|
|
Judul Kegiatan Belajar
(KB) |
PENDISTRIBUSIAN ZAKAT
PRODUKTIF DALAM PERSPEKTIF ISLAM |
|
|
Bahan ajar yang
dianalisis |
Jurnal/Artikel 1 |
|
|
No |
Butir Pertanyaan |
Respon/jawaban |
|
1 |
Tuliskan minimal 3
(tiga) konsep beserta deskripsinya yang Anda temukan di dalam bahan ajar; |
A. 3 Konsep dan
Deskripsinya yang ditemukan dalam bahan ajar 1. zakat merupakan
refleksi rasa kemanusiaan, keadilan, keimanan serta ketakwaan yang tertanam
dalam sikap orang kaya, karena ibadah zakat tidak hanya mengandung
dimensi habl min Allah, tetapi juga mengandung dimensi habl
min al-nas. Selain itu banyak hikmah dan manfaat dari ibadah zakat, baik
yang dirasakan oleh pemberi zakat (muzaki), penerima (mustahik), maupun
masyarakat secara keseluruhan. Muzaki akan meningkat kualitas keimanannya,
rasa syukur, kebersihan jiwa dan hartanya, sekaligus pengembangan harta yang
dimilikinya. Mustahik akan meningkat kesejahteraan hidupnya, terjaga
agama,akhlaknya, meningkatnya etos kerja dan ibadahnya. 2. Zakat produktif
adalah sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu zakat yang
diberikan kepada mustahik, baik secara langsung diserahkan (‘ayn
al-zakah yang ditamlikkan) kepada mustahik maupun tidak langsung
diserahkan (mustawlad al-zakah yang ditamlikkan) kepada mustahik.
Namun mereka tidak menghabiskannya melainkan mengembangkannya dan
menggunakannya untuk membantu usaha mereka, sehingga dengan dana zakat
tersebut dapat membuat mustahik menghasilkan sesuatu secara berkelanjutan. Para ulama cenderung
berani mengambil suatu inisiatif untuk melakukan ijtihad tentang distribusi
zakat secara produktif, karena melihat kondisi yang begitu mendesak. Serta
masalah tersebut termasuk bagian dari masalah muamalah yang hukumnya tidak
ditunjuk secara langsung oleh nas, khususnya tentang teknik penyaluran zakat.
Karena itu, dalam rangka memenuhi hajat hidup manusia sepanjang zaman dan
tempat, serta sesuai dengan kondisi dan situasi masyarakat itu sendiri, maka
praktek muamalah seperti ini syariat Islam mengemukakan kaedah-kaedah dasar,
kriteria-kriteria dan prinsip-prinsip umum yang sesuai dengan kehendak
syariat. 3. Pendistribusian
Zakat produktif adalah zakat yang didistribusikan kepada mustahik dengan
dikelola dan dikembangkan melalui perilaku-perilaku bisnis. Indikasinya
adalah harta tersebut dimanfaatkan sebagai modal yang diharapkan dapat
meningkatkan taraf ekonomi mustahik. Termasuk juga dalam pengertian zakat
produktif jika harta zakat dikelola dan dikembangkan oleh amil yang hasilnya
disalurkan kepada mustahik secara berkala. Lebih tegasnya zakat produktif
adalah zakat yang disalurkan kepada mustahik dengan cara yang tepat guna,
efektif manfaatnya dengan sistem yang serba guna dan produktif, sesuai dengan
pesan syariat dan peran serta fungsi sosial ekonomis dari zakat. |
|
2 |
Lakukan
kontekstualisasi atas pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas
sosial; |
B. Kontekstualisasi
pemaparan materi dalam bahan ajar dengan realitas sosial Saat ini,
pendistribusian zakat di kalangan umat Islam memiliki dampak negatif yang
signifikan terhadap realitas ekonomi dan sosial masyarakat luas. . Sebagai ilustrasi,
perhatikan betapa lebih banyak manfaat dari mengalokasikan zakat dengan cara
produktif dibandingkan dengan cara konsumtif. Salah satu manfaat yang sangat
membantu adalah sebagai solusi untuk mengurangi kemiskinan dan menggabungkan
kemandirian , Meski skalanya kecil,
zakat tidak selalu tersalurkan secara ideal. Untuk mencapai hasil terbaik,
pemerintah harus mendukung zakat yang bersangkutan. Namun dalam situasi ini,
terjadi perbedaan pendapat di antara para pemuka agama, dan banyak dari
mereka yang mengatakan bahwa karena negara kita bukan negara Islam, maka
pemerintah tidak dapat mewajibkan pembayaran zakat. |
|
3 |
Refleksikan hasil konstektualisasi
materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna. |
C. Refleksi
hasil kontekstualisasi materi bahan ajar dalam pembelajaran bermakna Setelah membaca entri
jurnal atau artikel tentang zakat profesi ini, perlu diberitahukan kepada
orang-orang yang memiliki kewenangan untuk menerimanya sesuai dengan hukum
Syar'i. Oleh karena itu, disarankan kepada para pelaku zakat untuk mengelola
zakat sesuai dengan syariat Islam. zakat berperan sebagai sumber dana yang
potensial untuk mengentaskan kemiskinan. Zakat juga bisa berfungsi sebagai
modal kerja bagi orang miskin untuk dapat membuka lapangan pekerjaan,
sehingga bisa berpenghasilan dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Selain sebagai bentuk ibadah, zakat juga mempunyai tujuan dan manfaat dalam
kehidupan sosial umat Islam. Oleh karena itu, membayar zakat merupakan bentuk
ketaatan dan kepedulian umat Muslim terhadap sesama yang membutuhkan, serta
merupakan wujud solidaritas sosial yang harus dijaga dan dipertahankan |
Komentar
Posting Komentar